Adzkar

Terjemahan Kitab Al Qirthos

KISAH YANG MENGAGUMKAN MUHAMMAD BIN HUMAIR DAN EEKOR ULAR

Keutamaan dzikir ini, melepaskan orang dari kesulitan karena berbuat kebaikan kepada yang bukan tempatnya. Al Imam Abu Na’iim telah menceritakan di dalam kitabnya “HILYATUL – AULIYAA’ ” bahwa seorang laki-laki yang dikenal dengan nama Ibnu Humair, adalah seorang yang wara’ ia berpuasa disiang hari dan shalat malam di malam hari. Ia telah mendapat cobaan karena berburu. Pada suatu hari, ia telah keluar rumah untuk berburu, tiba-tibs muncullah dihadapannya seekor ular seraya berkata : “Hai Muhammad bis Humair, lindungilah aku semoga Allah Ta’ala melindungimu”. Ia berkata kepada ular itu : “Dari siapakah engkau minta dilindungi?”. Ular itu berkata : “Dari seorang musuh yang menzalimiku”. Ia berkata pula : “Manakah musulhmu itu?” Ular itu berkata lagi :Ya ada dihelakangku”. la berkata pula : “Dari ummat siapakah engkau?”. Ular itu berkata : “Aku dari ummat Nabi Muhammad SAW”.

Ia (Muhammad bin Hurmair) berkata : “Kemudian aku membuka shalku sambil berkata : “Masuklah kedalamnya!” Ular itu berkata : “jika aku masuk ke shalmu. pasti musuhku akan melihatku”. Lalu aku berkata kepadanya : “Jadi apakah yang harus kulakukan kepadamu?””. Ular itu berkata.: Yika engkau hai Muhantnad bin humair ingin berbuat ma ‘ruf (kebaikan), maka bukalah muluimu agar aku merayap kedalamnya”. Ia berkata : “Aku takut engkau akan membunuhku”. Ular itu berkata : “Tidak. demi Allah aku tidak akan membunuhmu. Allah sebagai saksinya”. la berkata : “Kemudian aku membuka mulutku, dan iapun telah merayap ke dalamnya, lalu aku pergi”.

Tak lama kemudian, aku telah dihadang oleh seorang yang membawa pedang seraya berkata : “Hai Muhammad!”. Aku bertanya kepadanya : “Mau apa engkau?”. Ya berkata : “Apakah engkau menjumpai .musuhku?”. Aku berkata : “Siapakah musuhmu itu?”. Ya berkata : “fa adalah-seekor’ular”. -Aku bertanya kepadanya: “Ya Allah “tidak” dan akupun beristighfar kepada Tuhanku 100x karena ucapanku “tidak” itu, sedang aku mengetahui ia berada di perutku. Kemudian akupun beranjak sedikit, dan ular itu telah mengeluarkan kepalanya dari mulutku sambil berkata: “Tolong lihat, apakah musuhku telah pergi!”

Kemudian, akupun melihat kekanan dan kekiri ternyata.tak ada seorangpun. Aku berkata kepada ular itu : “Aku tidak melihat seseorangpun. dan jika engkau ingin keluar. maka keluarlah sekarang!”.

Ular itu berkata : “Hai Muhammad. sekarang engkau boleh pilih untuk dirimu satu diantara dua ‘: aku akan merobek-robek jantungmu atau aku melubangi jantungmu. lalu aku akan biarkan engkau tanpa. nyawa”. Aku berkata : “Maha Suci Allah. manakah janji yang engkau telah ucapkan kepadaku dan sumpah yang engkau sampaikan kepadaku. alangkah cepatnya. engkau melupakan itu semua”. |

Ular itu berkata : “Hai Muhammad. kenapakah engkau telah melupakan permusuhan yang ada diantaraku dan bapakmu Adam a.s. sehingga ia telah dikeluarkan dari syorga?”. Atas dasar apa engkau berbuat ma ‘ruf (kebaikan) kepada yang hukan ahlinya?”. Aku berkata kepadanya :

“Pasti engkau akan membunuhku”. Ia (ular) berkata : “Ya. pasii aku akan membunuhmu”. Aku berkata kepadanya : “Tundalah keputusanmu, hingga ‘ aku pergi ke kaki gunung itu dan mempersiapkan diri untuk kematianku di (empat itu”. Ular itu berkata : “Apa urusanmu dan mau apa engkau?”. Kemudian akupun pergi ke gunung dengan rasa putus asa dari kchidupan ini. Lalu aku memandang ke langit sambil mengucapkan : »

Artinya : “Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih, Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih, kasihanilah aku dengan sifat kasih sayang-Mu yang tersembunyi. Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih, kasihanilah aku dengan kekuasaan yang dengan itu Engkau telah bersemayam di atas ‘Arasy yang tidak diketahui ‘Arasyi itu dimana, dan dibagian mana Engkau menetap. Wahai Dzat Yang Maha Penyabar, Yang Maha Mengetahui, Yang Maha Tinggi. Yang Maha Agung, Yaa Allah lindungilah aku dari ular ini”. Kemudian akupun berjalan, tiba-tiba seorang yang berwajah tampan, harum baunya, bersih pakaiannya telah menyongsongku serta mengucapkan . “  salam:   salam sejahtera atasmu”. Akupun membalas salamnya (   ) “dan salam sejahtera atasmu pula”. Kemudian ia berkata kepadaku : “Kenapakah aku melihat wajahmu dalam keadaan pucat?” Aku berkata kepadanya : “Karena musuhku telah menzalimiku”. la berkata pula : “Mana musuhmu itu?” Aku berkata : “Ja berada di dalam perutku”. Ia berkata pula : “Bukalah mulutmu!”. Lalu akupun membuka mulutku, dan ia telah menaruh dimulutku selembar daun scperi daun zaitun hijau, kemudian dia berkata kepadaku : “Kunyahlah daun “itu dan telanlah!”.

Akupun mengunyahnya dan menelannya, dan tidak lama kemudian perutku terasa sakit dan berputar-putarlah ular itu di dalam perutku, lalu aku keluarkan dari liang duburku sepotong demi sepotong. hingga apa yang aku derita itu benar-benar telah hilang dan lenyap.

Kemudian aku merangkul laki-laki seraya berkata : “Wahai saudaraku. stapakah gerangan engkau ini?” yang dengan engkau Allah telah memberi anugerah kepadaku”” Orang laki-laki itu tertawa dan berbalik bertanya : “Apakah engkau tidak mengenaliku?”. Aku berkata : “Ya Allah, sama sekali aku tidak mengenal Tuan”. la berkata : “Wahai Muhammad bin Humar. ketika terjadi kejadian antara engkau dan ular itu. kemudian engkau berdo’u dan dengan do’a itu. maka gemparlah para malaikat yang uda di ketujuh lapis langit seraya mengadu kepada Allah Ta’ala “Demi kemuhaan dan keagungan-Ku. Aku melihat dengan mata-Ku apa yang diperbuat oleh ular uu kepada hambaKu”. lalu aku (kata orang yang berwajah tampan itu! diperintahkan pergi ke syorga untuk mengambil daun yang hijau itu duri pohon Thuubaa ( sb / dan memberikannya kepadamu. Aku bernama :

“Alma ma’ruf”  tempat unggalku adalah di langu ke-empat. Kemudian ia berkata : “Hai Muhammad bin Humair. hendaklah engkau berbuat ma’ruf (kebaikan), karena perbuatan itu akan melindungi dari kejadian-kejadian yang buruk . (selesai) 

KISAH LAIN YANG JARANG TERJADI

Al Imam Alyaafi’ didalam Kitabnya “RAUDHUR-RAYYAAHIIN” telah menceritakan bahwa seorang raja telah marah-matah kepada seorang fakir. Kemudian si fakir itu dikurung dalam suatu bangunan yang pintunya telah ditutup rapat-rapat sehingga tidak memungkinkan ia bisa meloloskan diri. Dia (si fakir itu) juga tidak diberi makan dan minum. Setelah 3 (tiga) hari ternyata orang fakir itu telah berada di luar bangunan itu dalam keadaan sehat wal’afiat dan segar bugar.

Kemudian sang raja itu, telah diberitahu tentang kejadian tersebut, lalu bangkit dengan kemurkaannya seraya berkata : “Hudapkan orang itu dihadapanku!”. Sang Raja berkata kepada si fakir : “Demi Dzat yang menyelamatkan engkau dari cobaan ini dan mengangkat kesusahanmu, dan menolongmu dari kesulitan ini, katakan kepadaku : Apakah yang menyebabkan engkau dapat selamat?””. Orang fakir itu berkata : “Aku telah berdo’a dengan beberapa do’a”. Raja itu berkata : “Apa do’anya?” Ia berkata : “Aku telah mengucapkan :

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kehadirat-Mu Wahai Dzat Yung Muha Belas Kasih. Wahai dzat yang kasih sayang-Nya dan karunia. Nya meliputi penghuni langit dan bumi, aku mohon kiranya Engkau berkenan mengasihiku dalam kerahasiaan…….kerahasiaan kasih sayangMu yang tersembunyi yang dengannya Engkau mengasihi seseorang dari hamba-hamba-Mu (kemudian) ia diselamatkan. Maka sesungguhnya Engkau telah berfirman dan firman itu hag (benar) : “Allah Maha Belas Kasih kepada hamba-hambaNya” 

Almunawi telah mengutip dari Kitab  dari Syaikh Abil Ilasan Asy-Syadzili bahwasanya ia telah berkata : “Aku telah bertemu Alkhaidir, lalu Alkhaidir berkata : “Hai Abal-Hasan, Allah telah menyertakan kasih-Nya yang indah, dan dia akan menjadi sahabatmu di dalam magam dan perjalanan. Maka alangkah banyak keuntungannya yang bermanfaat. Semoga manfaatnya senantiasa mengalir kepada kita. Amiin.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker