Adzkar

Terjemahan Kitab Al Qirthos

(MENGENAI KALIMAT YANG DITERIMA ADAM A.S. DARI TUHANNYA, LALU IA DIAMPUNI)

Firman Allah Ta’ala :

(Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allais menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang). (OS. Albagarah : 37)

Kemudian Allahpun memaafkannya dan menerima taubatnya. Lalu Allai mewahyukan kepada Adam a.s. tatacara memperbaiki kehidupan dunia dan akhiratnya. Mereka telah berselisih faham tentang “kalimat yany diterima Adam”. Ada yang mengatakan bahwa sebab taubatnya Adani adalah : ketika ia telah diciptakan Allah, ia memandang kearah Arasy maka dilihatnya, pada tiang-tiang Arasy dan tepinya, ada tulisan   kemudian, ketika ia tergelincir | berbuat kesalahan dan kemudian diturunkan ke burni, ia berdo’a kepada Tuhannya dengan ucapan :

(Ya Allah, sesungguhnya hamba bertawassul kepadaMu dengan Muhamammad s.a.w. kiranya engkau berkenan mengampuni kesalahan hamba), maka Allah pun telah menerima do’anya, mengampuninya dan meridhainya. Allah s.w.t. berfirman kepadanya :” Dengan apa engkau mengenal Muhammad s.a.w ?. Adam a.s berkata :” Ya Tuhanku, hamba melihat namanya berdampingan dengan namaMu, maka hamba mengetahui bahwa beliau adalah makhlukMu yang paling utama, dan paling mulia disisiMu. Karena Itu kehadiratMu hamba bertawassul (berdo’a dengan menyebut nama s.a.w).

Asy-syarji telah mengutip dari beberapa karangan Al-imam Albunni  bahwa   (kalimat yang sempurna) itu ada 10 ism yaitu :

Artinya : Yang Maha Meliput, Yang Maha Mengetahui, Yang Memelihara, Yang Maha Menyaksikan, Yang Maha Mencukupi, Yang Melakukan, Yang Maha Menciptakan, Yang Merencanakan, Yang Menciptakan, Yang Memberi rupa. dan situlah dzikir yang paling agung.

Dan selama seseorang mendzikirkannya, maka ia akan dimudahkan Allah untuk memperoleh scyala keinginannya dengan segera. Dia berkata :” Didalamnya ada asma  Allah yang agung  ‘ yang jika seseorang berdo’a dengan asma itu, akan dikabulkan, dan jika ia meminta akan diberi. Dan untuk ahli kasyaf (orang yang dapat melihat hal-hal yang ghaib) dcngan asma asma itu, ada harapan akan memperoleh rahasianya. Dan barang siapa yang mendzikirnya ditengan malam, maka ia akan melihat kcajaiban-kcajaiban. Dan didalam asma itu ada pula khasiat untuk pemeliharaan jiwa dan jasad dari segala sesuatu yang menyakitkan juga untuk menundukkan musuh. Jika seseorang selalu mendzikirkannya ia akan melihat rahasia-rahasia alam atas, lagi pula alam akan tunduk kepadanya.

Ada pula yang mengatakan bahwa  yang di terima Adam dari Tuhannya adalah firmanNya :

(Keduanya berkata:”Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi). (OS. Alw’raaf : 23)

Adapula yang mengatakan bahwa  itu adalah 3 (tiga) perkara yaitu : rasa malu, tangis dan do’a .

Adapula yang mengatakan bahwa   itu adalah manasik hajji yaitu bahwasanya ketika Adam a.s. turun di Sarandiib — sebuah gunung ditanah India bagian Utara mengarah ke Barat, datanglah kepadanya malaikat Jibril a.s dan memerintahkannya melaksanakan ibadah hajji. Maka berangkatlah bersama-sama hingga tiba di Muzdalifah dan bertemulah dengan Ibu Hawwa, dan ketika itu mereka saling berkenalan.   Karena itu tempat dimana mereka berkenalan itu dianamai Arofah. Kemudian mereka mengadakan wukuf disana hingga tenggelam matahari pada tanggal 9 (dzulhijjah). Kemudian mereka berangkat ke Muzdalifah dan mengadakan mabiit(bermalam) disana, lalu berangkat ke Mina dan melontar jumrah kemudian bercukur (tahallul). Mereka mengadakan nafar awwal dan kemudian berangkat menuju Baitullah yang mulia dan tawaflah sebanyak 7x (tujuh kali).

(Nabi s.a.w. telah bersabda :”Setelah Allah SWT. menurunkan Adama, dibumi, maka bergegaslah Adama.s. menuju ke Ka’bah, maka i, melakukan shalat dua raka’at. Lalu Allah s.w.t. meng-ilhamkan, kepadanya do’a ini:

(Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui rahasiaku dan zhahiriahku maka terimalah permohonan maafku, dan Engkau mengetahui kebutuhanku, maka penuhilah permohonanku, dan Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku, maka ampunilah dosaku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau).

(Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kehadiratMu iman yang selalu melekat dihatiku, dan keyakinan yang benar, hingga aku mengetahui bahwa sesuatu musibah itu tidak akan menimpaku kecuali yang sudah Engkau tentukan kepadaku. Karena itu, buatlah aku ridha atas apa-apa yang telah Engkau anugerahkan kepadaku).

Kemudian Allah, mewahyukan kepadanya :” Wahai Adam, Aku telah terima taubatmu dan Aku telah ampuni dosamu. Dan tidak ada seseorang yang berdo’a dengan do’a ini, kecuali Aku ampuni dosanya, Ku cukupkan urusannya yang paling penting dan Aku enyahkan syetan dari padanya. Dan Aku akan berikan harta perniagaan kepadanya melebihi setiap saudagar dan Aku akan limpahkan kepadanyaharta dengan berlimpah ruah walaupun ia sendiri tidak menginginkannya).

( SYARAT-SYARAT TAUBAT ) Syarat-syarat taubat adalah :

  1. (yang pertama): melepaskan diri dari ma’siat.

2.(yang kedua) : berniat didalam hati untuk tidak kembali kepada ma’siat

3.(yang ketiga) : menyesali perbuatan yang telah/pernah dilakukan.

4.(yang keempat) : mencegah dirinya dari perbuatan zhalim kepada orang yang telah menzhaliminya.

Taubat adalah merupakan kewajiban bagi setiap muslim sesuai firman Allah Ta’ala :

(Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung). (OS. An-nuur : 31)

(dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim). (OS. Alhujurat : 11)

Dan selanjutnya akan diterangkan syarat-syarat taubat, adab-adabnya, fardhu-fardhunya, keutamaanya dan keutamaan orang yang bertaubat secara singkat pada judul syarah ini yaitu pada ucapannya :   (aku bertaubat kepada Allah), Dan ma’na   adalah diterimanya dengan baik dan diamalkan ketika sudah diketahuinya.

Didalam Kitab Kanzul ‘uluum   yang disusun Oleh Ibnu Taurat Al-andalusi dari Ahnaf bin Oais bahwasanya ia telah berkata :”

Manusia telah mengeluarkan kata hikmah sebanyak 4000 kalimat. kemudia dikeluarkan lagi hingga tinggal 400 kalimat, kemudian dikeluarkan lagi hingga tinggal 40 kalimat, kemudian dikeluarkan lagi dari padanya hingg, tinggal 4 kalimat yaitu :

  1. janganlah engkau membebani perutmu melebihi dari kemampuanny,
  2. janganlah engkau sekali-kali mempercayai wanita.
  3. janganlah engkau tertipu oleh harta walaupun banyak.
  4. cukupkan dirimu dengan harta sesuai dengan hajatmu.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker