Adzkar

Terjemahan Kitab Al Qirthos

FAIDAH PERTAMA

Ism-Nya (  ) “Dzat Yang Maha Mengetahui”. Telah berkata Asy-Syaikli-Attabrizi : “Setiap orang yang banyak membacanya, akan diberi ma’firah oleh Allah SWT.

Ism-Nya (  ) “Dzat Yang maha Memperhatikan”. Siapa yang membacanya dengan khusyu’, ia akan memperoleh kedudukan terhormat dimata manusia. Dan barang siapa yang merasa dirinya gelisah, hendaklah ia banyak membacanya baik siang maupun malam, maka ia akan dapat menguasai dirinya. 

Telah berkata Asy Syaikh Zuruug : Ism-Nya ”  “khasiatnya, akan memperoleh khabar mengenai segala sesuatu. Maka barang siapa yang mendzikirkannya.selama 7 hari, secara ruhani akan datanglah khabar yang diinginkannya. Dan barang siapa ada orang yang mengganggunya, hendaklah ia banyak mendzikirkannya, maka akan baiklah keadaannya.

Telah berkata Al-Umari :

“Kehalusan kasih dari Allah, adalah taufik dan perlindungan. Dan taufik adalah diciptakannya kemampuan untuk ketaatan seorang hamba”.

Ism-Nya (   ) “Dzat yang Maha Belas Kasih”. adalah Yang Maha Belas Kasih kepada hamba-hamba-Nya. Di dalam hadits disebutkan (yang artinya) : “Tidaklah seorang hamba memperoleh taufik kecuali orang yang diberi taufik oleh Allah”.

Di dalam Kitab “Al-‘Uhuud”, karangan Asya’rani ia berkata :

Sebahagian orang-orang khowas berkata : “Apabila kamu sekalian berdo’a kepada Allah untuk saudara-saudaranu pada zaman ini, maka berdo’alah “Allah Yang Maha belas Kasih, Yang maha Penolong, Yang Maha Penyayang dan Yang Maha Pengasih” dan sebagainya. Dan setiap orang yang meminta do’a kepadamu di zaman ini untuk suatu hajat, maka katakanlah kepadanya : “Menghadaplah dengan hatimu kepada Sayyidul-Mursaliin (Nabi Muhammad SAW.”, karena semua pintu para wali sudah hampir tertutup, kecuali yang masih terbuka hingga hari kiamat adalah pintu Penghulu Para Rasul SAW. hendaklah engkau ketahui itu!”.

Sebagian Assaadah telah berkata : “Aku felah mendapatkar. tulisan orang-orang yang berkedudukan tinggi (ulama besar) :

“Wahai Dzat Yang Belas Kasih-Nya tersembunyi, selamatkan aku dari apaapa yang aku takuti. Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih. dengan kehalusan kasih-Mu yang tersembunyi, sampaikanlah aku kepada yang kukejar”. — Barang siapa yang mengucapkannya 1000x, akan terpenuhi hajatnya.

FAIDAH KEDUA

Telah-berkata Asy-Syarji di dalam kitabnya “ALFAWAID” : “Aku telah mendengar dari sebahagian orang-orang saleh berdo’a dengan do’a ini: ‘

“Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih. Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, Wahai Dzat Yang Maha Memperhatikan, aku mohon kasih sayang-Mu pada takdir yang berlaku kepadaku”.

Do’a tersebut telah diucapkannya berulang-ulang, dan akupun telah berdo’a dengan do’a itu, dan ternyata telah memberi dampak yang baik – Alhamdulillah.

la (Asy-Syarji) berkata : “Aku mendapatkan do’a ini dengan tulisan tungan sebahagian ulama, dan banyak sekali manfaatnya yaitu :

“Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih diatas semua yang pengasih, kasihanilah aku di dalam semua urusanku, seperti yang Engkau kehendaki, dan ridhailah aku diduniaku dan diakhiratku”.

DOA MASYHUR

Di dalam Kitab “ALFAWAID” juga ia (Asy-Syarjii) telah berkata : “Dan ini do’a lain, yang terkenal dan mempunyai syarah yang panjang yaitu :

“Yu Allah, sebagaimana dalam ke-agungan-Mu telah mengasihi diatas para pengasih, dan Engkau telah melampaui diatas para pembesar, dan Engkau telah mengetahui apa yang ada di bawah bumi-Mu seperti Engkau telah mengetahui pula apa-apa yang ada di atas ‘Arsy-Mu, dan adapun keraguraguan hati, bagi-Mu bagaikan kenyataan, dan kenyataan ucapan bagaikan rahasia dalam ilmu-Mu. Segala sesuatu telah patuh kepada ke-agunganMu, dan orang-orang yang berkuasa telah tunduk kepada kekuasan-Mi, maka segala urusan dunia dan akhirat berada di genggaman-Mu”.

Karena itu, jadikanlah semua kesusahan hatiku baik diwaktu pagi maupun diwaktu sore, menjadi kegembiraan dan jalan keluar.

“Ya Allah, sesungguhnya ma’af-Mu atas dosa-dosaku, ampunan-Mu atas kesalahanku, dan penutupan-Mu atas segala perbuatan burukku, telah memberanikan aku untuk memohon kehadirat-Mu apa-apa yang sebetulnya tidak layak bagiku, karena kekuranganku. Aku mohon kehadirat-Mu rasa aman dan kasih sayang, sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang senantiasa berlaku baik terhadap diriku, sedang aku senantiasa berbuat buruk terhadap diriku, dan itulah yang ada antara aku dan hadirat-Mu.

Engkau telah menyayangiku dengan segala ni’mat, dan aku telah membuat-Mu murka karena maksiat-maksiatku, tetapi keyakinanku atas kasih sayang-Mu membuatku memberanikan diri menghadap-Mu, maka terimalah hamba dengan karunia dan kebaikan-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha penyayang.

FAIDAH KETIGA

Asy-Syarji juga telah berkata didalam “Fawaidnya” : “Dua bait di bawah ini adalah milik Abil-Fadhil-Bakri ia telah berkata : “Aku telah jatuh dalam suatu musibah yang besar, dimana orang-orang yang berpengaruh tidak mampu untuk menolaknya. Karena itu, lalu aku membuat dua bait ini dan aku gantungkan mengarah ke Kiblat, hingga akhirnya Allah telah mengangkat mmusibah. itu dari padaku”. Dua bait tersebut adalah sebagai berikut :

“Ya Allah Ya Tuhanku, selama belas kasih-Mu meliputiku, maka telah berubahlah keadaanku, seperti yang Engkau ketahui. Maka angkatlah dengan kemurahanMu apa yang menimpaku maka siapakah selain DzatMu yang merahmati hamba-Nya”.

Diriwayatkan dari Syaikh “Izzuddiin bin Jama’ah bahwa ia telah menderita penyakit mati sebelah badan/struk. Ia berkata : “Aku telah mengulang-ulang bait itu siang dan malam, lalu alhamdulillah akupua telah disembuhkan dari penyakit itu.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker