Adzkar

Terjemahan Kitab Al Qirthos

FAIDAH

Diantara yang dapat menghilangkan keragu-raguan (waswas) adalah memperbanyak ucapan :

“Maha Suci Allah, Dzat yang memiliki (merajai), Yang Maha Pencipta. Jika Dia menghendaki, niscaya melenyapkan kamu sekalian, dan (kemudian) mendatangkan mahluk yang baru dan hal itu bagi Allah amatlah mudah. “

Dari Al Maalik Al ‘Asy’ari r.a. ia telah berkata : “Telah bersabda Rasulullah SAW. : “Kebersihan itu sebahagian dari iman, alhamdu (pujian) itu memenuhi timbangan amal, Subhaanallah dan Allahu Akbar memenuhi ruang antara langit dan bumi, Shalat itu cahaya, Sedekah itu adalah bukti, Ash Shabru (kesabaran) itu adalah cahaya, Al Gur’an itu adalah bukti yang akan membelamu atau akan mencelakakanmu. Semua manusia dalam keadaan berjalan, ada yang menjual dirinya lalu membinasakannya, dan ada pula yang membeli dirinya lalu membebaskannya (dari api neraka)”. (Hadist ini dikeluarkan oleh : Imam Muslim, Turmudzi dan An Nasaa’i).

TASBIH – TASBIH YANG KHUSUS

Tasbih ini bersifat khusus dan telah diriwayatkan oleh para ulama. Al Imam Ali bin Thalib r.a. telah meriwayatkan bahwa :

(Adalah Rasulullah SAW. sangat menyukai surat ini (yaitu)  dan yang pcrtama mengucapkan :

adalah Malaikat Mikail.

Telah bersabda SAM. : “Hai Jibril, maukah engkau memberitahukan kepadaku tentang pahala bagi orang yang mengucapkannya, baik di dalam shalat maupun di luar shalat ?”. Jibril a.s.. berkata : “Hai Muhammad, tidak ada seorang mu ‘min yang mengucapkannya di dalam sujudnya, kecuali akan diberikan pahala dalam timbangan amalnya (miizaanihi) lebih berat dari ‘Arasy dan Kursi dan dari gunung-gunung di dunia”, yang kemudian Allah berfirman : “Benar hamba-Ku, Aku-lah Yang Maha Tinggi dari segala sesuatu, dan tiada sesuatupun diatas-Ku. Hai para MalaikatKu, bersaksilah bahwa Aku telah mengampuninya, dan Aku (akan) memasukkannya ke syorga-Ku”. ‘

Dan apabila.ia telah meninggal dunia, akan diziarahi oleh Malaikat Mikail a.s.. setiap hari. Dan apabila telah tiba hari kiamat, ia akan dibawanya di atas sayapnya, lalu dihadapkan dihadapan Allah “Azza Wa Jalla sambil berkata : “Yu Tuhanku, aku mohon diberi ijin untuk memberi syafa’at kepadanya”. Lalu Allah SWT. berfirman : “Aku telah izinkan engkau memberi syafa ‘at kepadanya, bawa pergilah dia ke syorga”. (Demikianlah yang disebutkan oleh Al Imam Ats Tsa’labi di dalam tafsir “Suratul A’laa).

FAIDAH AGUNG MENGENAI KEUTAMAAN “ATTASBIH”

Mengenai BAB ini sebetulnya telah dijelaskan didalam kutipan “Shahih Al Bukhari” yang lalu, namun karena lafaz hadistnya berbeda, dan ada tambahan, maka tidak ada salahnya kalau aku sajikan lagi sebagai berikut

(Pemilik Kitab “Alhaqaaiiq Alwaadhihaat” telah mengutip ia telah berkata : “Addaar-Quthni telah mengetengahkan dari Ibnu Umar, ia telah berkata : Ketika itu aku sedang berada bersama Rasulullah SAW. tiba-tiba datanglah seorang lelaki seraya berkata : “Hai Rasulullah, sesungguhnya dunia ini telah berpaling dari padaku dan telah menghilang”. Lalu bersabdalah Rasulullah SAW. : “Lalu dimanakah keberadanmu dari shalatnya para malaikat dan tasbihnya para mahluk?”, ucapkanlah ketika terbit fajar 100x maka, (harta benda) dunia akan datang kepadamu secara suka rela”, Maka pergilah laki-laki itu selama 3 hari. Kemudian ia kembali lagi kepada Rasulullah SAW. sambil berkata : “Dunia telah mendatangiku dan aku tidak mengetahui, dimana. aku harus menyimpan harta itu”.

(Mengenai tasbih itu pula) dari Ibnu Mas’ud, ia telah berkata: “Aku telah menyaksikan Nabi SAW. didatangi oleh seorang laki-laki yang menyebutkan telah menipisnya pangan ditangannya. Lalu ia diperintahkan untuk mengucapkan “tasbih ini”, Dan telah bersabda SAW. : “bahwa Jibril a.s.. telah datang padaku sambil berkata : “Hai Muhammad maukah engkau aku ajari “beberapa kalimat” yang aku sengaja menyembunyikannya khusus untukmu, tanpa (diberikan) kepada para Nabi a.s..”. Kemudian Jibril a.s.. memerintahkan kepadaku (untuk mengamalkan) tasbih ini, sesudah terbit Jajar hingga (melakukan) shalat Shubuh”.

Didalam Kitab “Alhagaaig Alwaadhihaat”, Alhasan bin Muhammad bin Ash Shabah Azza’faraani telah mengetengahkan dari Sufyaan bin Umar, dan dari “Ubaid bin Umar, ia telah berkata: “Bertasbih dengan memuji “9 lah, didalam satu lembaran (shahifah) yakni lembaran (catatan amal) seorang mu’min, akan lebih baik baginya dari gunung-gunung yangada di bumi mengandung emas. Telah bersabda SAW. : “Makanan orang-orang mu’min di zaman dajjal, ialah makanannya para malaikat yaitu : “Attasbih wattagdiis” (Mernaha Sucikan Allah SWT.). Maka siapa yang saat itu ucapannya “Attasbiih” Allah akan menghilangkan rasa laparnya”.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker