TAHLIL YANG MEMILIKI BEBERAPA KEUTAMAAN
Telah berkata Abu Thalib Al Makky : “Telah diriwayatkan kepada kami dari Ali bin Abi Thalib ra. dari Nabi SAW. bahwa Allah ‘Azza Wa Jalla mengagungkan Dzat-Nya setiap hari dengan firman-Nya
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah tiada Tuhan (yang hak) selain Aku, Tuhan pemelihara alam semesta”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Hidup lagi Kekal terus menerus mengurus mahluk-Nya”
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah. tiada Tuhan (yang hak) selain Aku yang bermula menciptakan segala mahluk, dan kepada-Ku akan kembali”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku, yang tidak melahirkan dan tidak pula dilahirkan”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang | “memiliki (merajai) hari pembalasan”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah. tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku. Yang menciptakan kebajikan dan keburukan”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku. Yang menciptakan syorga dan api neraka”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (ang hak) selain Aku Yang Esa, Tempat hamba meminta, Yang tidak mengangkat isteri maupun putra”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku, Yang Maha Tunggal lagi Maha Ganjil”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku, Yang Menguasai (merajai) lagi Maha Suci”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang. hak) selain Aku, ‘ Yang memegang keselamatan, Yang mengamankan dan: Yang memelihara”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Gagah Perkasa, Yang Maha Pengampun dan Maha Agung”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Esa lagi Maha menciptakan bentuk dan rupa”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang “Maha Besar lagi Maha Tinggi”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku, Yang memegang kekuasaan lagi Yang Maha memaksa”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Bijaksana lagi Maha Pemurah”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku yang memiliki pujian dan ke-Agungan”.
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku, Yang mengetahui sesuatu yang rahasia dan tersembunyi”.
22” “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang berada diatas makhluk dan tabiat”,
- “Sesungguhnya Aku-lah Allah, fiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Memaksa lagi Maha Agung”.
24, “Sesungguhnya Aku-lah Allah, tiada Tuhan (yang hak) selain Aku Yang Maha Kuasa lagi Maha Pemberi rezki”.
Barang siapa yang berdo’a dengan asma’ ini hendaklah mengucapkan “Sesungguhnya Engkalah Allah, tiad Tuhan (yang hak) selain Engkau, yang begini dan yang begitu”.
Barangsiapa yang berdo’a dengan asma’ ini akan dicatat termasuk orang-orang yang syahid yang. merendahkan diri yang berdampingan dengan Nabi Muhammd Nabi Ibrahim Nabi Musa Nabi Isa dan Nabi Nabi yang lain SAW. di negeri kebesaran Syorsa di , beri ibadah penghuni langit dan bumi.
FASAL KE-II : BEBERAPA FAIDAH KALIMAT IKHLAS
FAIDAH PERTAMA
Para ulama berkata : Kedua syahadat adalah : dan itu merupakan Rukun pertama, dari rukun Islam. Rukun kedua : shalat. Rukun ketiga : shaum Rukun keempar : zakat dan rukun kelima adalah : hajji. ,
Mereka berkata : “Sebagai pernyataan ke-islaman dan keimanan adalah mengucapkan : “Syahadatain” atau kedua kesaksian dan pembenaran didalam hati. Maka pengucapannya didahulukan dan pembenarannya kemudian (diakhirkan), maka itu tidaklah cukup. Diwajibkan atas setiap orang untuk mengucapkannya seumur hidup sekali saja yaitu 2 (dua) kalimat syahadat. dengan meniatkan di dalam hatinya : akan melaksanakan perintah Allah yang fardhu (wajib) dan mengucapkan dengan lisannya bahwa tidak ada Dzat yang disembah dengan hag selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Dan hendaklah pula meyakini di dalam hatinya bahwa Nabi Muhammad SAW. dan seluruh para Nabi dan Rasul itu terbebas dari sifat dusta (Alkadzibu), penipu (Alghisysyu) dan khianat.
DO’A MENGHADAPI COBAAN
Ibnu Abbas r.a. telah meriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim bahwasanya Rasulullah SAW. ketika mendapatkan kesulitan, beliau mengucapkan :
“Tiada Tuhan (yang hak) selain Allah Yang Maha Agung, lagi Maha Penyabar. Tlada Tuhan (yang hak) selain Allah yang menguasai beberapa lapis langit dan bumi, yang memiliki ‘Arasy yang mulia”.
Dan didalam suatu riwayat Muslim, bahwasanya apabila Nabi SAW. mendapatkan urusan yang sulit, beliau mengucapkan pada awal malam (maghrib) atau awal siang (subuh) :
maka ia akan mendapat perlindungan dari pagutan ular, sengatan kalajengking dan pencuri.
FAIDAH KE DUA
Telah diriwayatkan didalam hadist shahih dari Ibnu Umar r.a. ia telah berkata: — “Telah bersabda Rasulullah SAW. : “Malaikat Jibril a.s. telah mengajarkan satu obat yang dapat menyembuhkan seseorang dari semua penyakit”. Dan beliau telah bersabda : “naskahnya (resepnya) dari “Allauhul-mahfuzh” yaitu : “Mengambil air hujan yang belum mengalir diatas atap rumah. (ditempatkan) di dalam suatu bejana yang bersih, lalu dibacakan pada air itu :
1) – Surat Alfatihah (70x)
2) – Ayatul Kursi (70x)
3) – Suratul-Ikhlas (70x)
4) – Surat Al Falag (70x)
5) – Surat An-Naas (70x)
6)
Kemudian berpuasa selama 7 (tujuh) hari, dan setiap hari berbuka dengan air itu. (Dikeluarkan oleh : Roziin)









One Comment