DZIKIR YANG KE EMPAT DAN SYARAHNYA
Kemudian Sayyiduna Umar r.a mewiridkan dzikir yang meliputi pengertian ”Meng-Esakan Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” Wirid itu merupakan penawar bagi setiap orang yang sakit, dan merupakan pula pusaka kekayaan yang memperkaya orang yang fagir yaitu :
(Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung). 10x
Asysyaikh Ali telah berkata :” itu adalah termasuk dzikir yang paling tinggi (nilainya) yang diulang-ulangnya oleh orang yang berdzikir sebanyak 1x.Dan itu adalah karena ketinggian martabatnya disebab kan.telah men bawakan (ism yang paling agung) sebagai pelambang rahmat yang meliputi segala sesuatu dan rahmat -rahmat yang tersimpan yang kepadanya akan berakhir perputaran kedua alam inir (diakhirat) dan inilah yang disebut atau rahmat yang wajib bagi Allah yang diberikannya kepada hamba-hambaNya yang Inu’min nanti. dan itu merupakan anugerah yang meliputi segala sesuatu. Dan.dampak dari rahmat ini terdapat dalam daya dan upaya, ucapan dan kekuatan bagi seluruh kekuatan yang ada.
(Dan jika diucapkan ” Bismillah”, adalah merupakan pemeliharaan alam samawi (langit) dari roh-roh yang tercipta dari api, dari pencurian pendengaran. Karena itu, jika diucapkan kemudian berpapasan dengan jin dan syetan-syetan, maka mereka akan meleleh seperti melelehnya timah dari api, kemudian akan terbakar dan mati. Dan tasmiah (basmalah) ini dibaca 10x adalah karena ketinggian martabatnya. Adapun ayat-ayat yang berkaitan dengan dzikir tersebut, adalah firman Allah Ta’ala :
(Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala Kamu memasuki kebunmu “MAA SYAA ALLAH, LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH” (Sesungguhnya atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). (OS. Alkahfi : 39)
(Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. Aku tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan. Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezki Yang mempunyai kekuatan lagi sangat Kokoh). (OS. Adz-dzaariyaat : 56-58)
(Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)Nya Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa). | (OS. Alhajj : 40) Adapun hadits-hadits yang berkaitan dengan dzikir tersebut adalalah:
(Telah bersabda s.a.w yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. : ” …” Perbanyaklah oleh kamu sekalian ucapan ( ) “karena ia adalah salah satu pusaka (harta simpanan) dari pusaka pusaka syorga). Makhul telah berkata:”Siapa yang mengucapkannya, kemudian ditambah dengan : (tidak ada tempat menyelamatkan diri dari (murka) Allah kecuali (berlindung) kepadaNya” maka Allah akan membebaskannya dari 70 pintu bahaya, yang paling rendah adalah kefakiran. (Dikeluarkan oleh Turmudzi) Didalam Kitab” ” berkata :”AI ‘agiili telah mengeluarkan dari Ali bin Abi Thalib r.a ia telah berkata : “Telah bersabda Rasulullah SAW.:
(Wahai bapak dari Al-Hasan, maukah engkau aku ajari beberapa kalimat yang engkau ucapkan diwaktu pagi dan diwaktu sore(yaitu) ucapkanlah :
karena dzikir itu merupakan penawar dari 99 penyakit, yang paling sederhana adalah rasa duka /sedih).
(Dan mengenai dzikir ini ia(Asy-syaikh Ali) berkata: Ibnu Wahbin telah mengeluarkan didalam jami’nya, dari Abi Hurauirah r.a. dari Rasulullah SAW beliau telah bersabda :” Sesungguhnya Allah telah berfirman :”” Wahai anak Adam, ada 3(tiga) perkara : satu untukKu, satu untukmu, dan satu antara Aku dan kamu. Adapun, yang satu untuk Ku adalah hendaknya engkau menyembahKu dan tidak menyekutukan Aku dengan sesuatu, Dan yang antara Aku dan engkau, adalah jika engkau meminta kepadaKu, pasti Aku memberimu. Dan yang satu untukmu, adalah agar engkau memperbanyak simpanan disisiKu untuk akhiratmu yaitu ucapan
(Mengenai dzikir ini Albazzaar telah mengeluarkan didalam masnadnya dari Abi Dzarr r.a ia telah berkata:”Telah berwasint kepadaku sahabatdekatku s.a.w.(yaitu) : Agar aku menyambung tali silaturraluni dengan karabatku walaupun mereka berpaling dari padaku,agar aku mengatakan yang benar walaupun pahit, agar didalam menjalankan hak Allah, aku tidak takut kepada cacian seseorang, agar aku melihat kepada orang yang ada dibawahku (dalam urusan dunia) dan tidak melihat kepada orang yang ada diatasku, agar aku mendekati orang-orang miskin, dan agar aku memperbanyak ucapan :”
(Telah bersabda s.a.w.:”Barang siapa yang mengucapkan dalam sehari 10x (sepuluh kali) :
(Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung), ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti ia baru dilahirkan dari perut ibunya, dan akan dilindungi oleh Allah dari 70 (tujuh puluh) pintu musibah dunia seperti : penyakit gila, lepra, belang, darah tinggi, dan mati sebelah badan. Dan dzikir itu lebih agung disisi Allah dari 70 (tujuh puluh) ibadah hajji dan umrah yang makbul sesudah hajji wajib, dan Allah akan mewakilkan 70.000 (tujuh puluh ribu) malaikat yang akan memohonkan ampun baginya hingga malam hari. Dan dzikir itu pula merupakan jampi dari 99 (sembilan puluh sembilan) penyakit. (diriwayatkan dalam Arba’lin).
(Dalam suatu hadits yang dikeluarkan Aljundi mengenai “Keutamaan Mekkah” yang dikutipnya oleh Alfaakihi didalam “Syarah Albidayah” (disebutkan) “ketika Nabi Ibrahim a.s melaksanakan ibadah hajji, setelah membina Ka’bah, beliau dijumpai oleh para malaikat ketika sedang thawaa?”. Mereka memberi salam kepadanya. Lalu Nabi Ibrahim-a.s. bertanya kepada mereka:”Apa yang kalian ucapkan ketika sedang melakukan thawaaf ?”. Mereka (para malaikat) berkata:”Kami mengucapkan sebelum bapakmu Adam a.s. :
(Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah dan tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah, dan Allah Maha besar) maka kami pun telah memberitahukan hal itu kepadanya (Adam a.s.). Maka beliau (Adam a.s.) berkata : “Tambahkan olehmu pada kalimat itu : S4 Y! BI JPN, (dan tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah ) . dan Nabi Ibrahim a.s berkata pula :”Tambahkan olehmu pada kalimat itu :
(Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung). Maka para malaikatpun mengucapkan kalimat itu dengan sempurna (Didalam Kitab Alfawaa’id yang disusun oleh Asysyarji (disebutkan)”Barang siapa yang membaca antara shalat sunnah (gobiiyyah subuh) dan shalat fardhu(subuh) :
Surat Alfiilu ( ) sebanyak 41 x yang diteruskan dengan dzikir berikut ini, sebanyak itu pula :
(Allah Yang Maha Kuasa, Dzat Yang memegang kekuasaan, Yang Maha Menundukkan setiap orang yang sombong lagi selalu menentang, Dzat Yang Membela yang hak dimana saja, bagiNya segala daya dan kekuatan, tiadalah siksaan bagi mereka, melainkan satu teriakan suara saja, maka tiba-tiba mereka mati semuanya). Barang siapa yang melakukan itu ia akan melihat pada musuhnya sesuatu yang akan menggembirakan dis (karena musuhnya akan binasa). Hendaklah engkau bertagwa kepada Allah, dan janganlah mengajarkannya kecuali kepada orang yang mustahig (layak) saja).
(Didalam Kitab tersebut (yaitu Alfawaid), dari sebahagian Ulama, bahwasanya ia (Asy-syaikh Ali) telah berkata:”Barang siapa yang telah selesai shalat shubuh, kemudian sesudahnya (sebelum berbicara) ia mengucapkan :
(Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dan tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Wahai Dzat Yang Maha Hidup, Yang Maha Kekal, Yang berdiri sendiri, Yang Maha Tunggal, Yang Maha Ganjil, Yang Maha Esa, Dzat tempat kami meminta) 100x kemudian ia sujud dan memohon hajatnya kepada Allah, maka akan terpenuhi atas izin Allah). (Benar telah dicoba).
(Telah diriwayatkan dari s.a.w. bahwasanya beliau bersabda: “Barang siapa yang mengucapkan setiap hari 100 x
(Tidak ada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung), ia tidak akan mendapatkan kepapaan selamanya). (Diriwayatkan oleh Attagiy bin Fahd didalam kitabnya :
yang dikutip oleh Alfakihi didalam syarah Albidaayah).
(Addailami telah meriwayatkan seperti yang tertera pada” Aljaami” ja tolah berkata:”Telah bersabda a.s.: “Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung berfirman :” Katakanlah (ya Muhammad) kepada ummatmu agar mereka mengucapkan : diwaktu pagi, 10x diwaktu sore dan 10x ketika akan tidur, Aku akan tolak dari mereka: diwaktu tidur dari musibah dunia, diwaktu sore dari tipu daya syetan dan diwaktu pagi dari murkaKu”)
relah bersabda s.a.w:”Ada 4 (empat )perkara termasuk harta pusaka sorgah (yaitu)-merahasiakan sedekah, menyembunyikan musibah(yang menimpa kita), silaturahmi dan ucapan ?
(Telah bersabda s.a.w :”Maukah kamu sekalian aku beritahukan tafsir tidak ada daya dari menghindari ma’siat kepada Allah kecuali dengan pemeliharaan Allah, dan tidak ada kekuatan melakukan ketaatan kepada Allah kecuali dengan pertolongan Allah”. Demikianlah Jibril a.s memberitahukan kepadaku wahai anak seorang ibu dari seorang hamba). (HR. Ibnu Najjaar dari Ibnu Mas’uud r.a.)
(Dari Abi Umamah r.a. ia telah berkata:”Rasulullah s.a.w. telah berdo’a dengan do’a yang cukup banyak yang kami tidak hafal sesuatu dari padanya, Kami berkata :”Ya Rasulullah, engkau telal: berdo’a dengan do’a yang Cukup bunyak)yang kami tidak hafal sesuatu dari padanya.”.
Kemudian beliau bersabda:” Maukah kamu sekalian aku tunjukkan Suatu do’a yang mencakup itu semua?” (yaitu) engkau mengucapkan”.
(Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kehadirat-Mu semua kebaikan yang juga dimohonkan oleh Nabi-Mu Muhammad SAW. dan aku mohon perlindungan-Mu dari kejahatan yang juga dimohonkan oleh NabiMu Muhammad SAW. Engkaulah tempat aku mohon pertolongan dan Engkau pula yang mengabulkannya, dan tidak ada daya upaya kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung).
(MENGERASKAN SUARA DALAM BERDZIKIR SERTA MERENDAHKANNYA).
Syekh Ali berkata:” Para ulama telah berselisih pendapat tentang ” mengeraskan suara dan merendahkannya dalam berdzikir”, manakah yang lebih utama?. maka lebih banyak suara yang condong kepada dzikir secara tersembunyi ( ), dan aku telah mendengar hadits-hadits yang lalu mengenai masalah ini seperti yang diucapkannya pula oleh Annawawi dalam “tafsirnya” yang mengisyaratkan kepada keutamaan dzikir dengan suara tersembunyi/rendah. firman Allah Ta’ala :
(Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampui batas). (OS. Al a’raaf : 55)
(Dan sebutlah nama) Tuhanmu dalam hati dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai). (OS. Al-a’raaf : 205)
Sesuai sabda s.a.w bahwa dzikir secara tersembunyi lebih utama dari dzikir yang dapat didengar oleh ” (malaikat pencatat amal) dengan 70x lipat. Ketika itu telah dibenarkan ada yang mengatakan kepada Ibnu Mas’yud r.a. bahwasanya : “Sesungguhnya ada sekelompok manusia telah berkumpul dimasjid membaca tahlil dan shalawat atas Nabi s.a.w. dengan suara tinggi. Maka berangkatlah Ibnu Mas’uud r.a kepada mereka seraya berkata :”Kami tidak menjumpai cara seperti ini dimasa Nabi s.a.w. dan aku tidak melihat kalian, melainkan sebagai orang-orang yang mengadaada. Dan seketika itu, merekapun diusirnya dari masjid.









One Comment