Adzkar

Terjemahan Kitab Al Qirthos

(PENGUSIRAN IBLIS DAN KEDENG KIANNYA)

Adapun firman-Nya :   (dari syetan yang terkutuk) | adalah Iblis, ia termasuk bangsa jin sesuai firman Allah Ta’ala :

(Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat:” Sujudlah kamu kepada Adam ” maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya). (OS. Alkahfi:50)

Adapun jin adalah makhluk Allah yang diciptakan dari api yang sangat panas, sesuai firman Allah SWT.:

(dan Dia menciptakan jin dari nyala api) (OS. Arrahman:15)

Adapun Iblis, sebelumnya dengan Bahasa Suryani bernama ”Azazil dan dengan Bahasa Arab bernama Alharits, dan setelah ia melanggar perintah Allah maka nama dan rupanya telah berubah, lalu bernama Iblis, karena ia telah putus asa dari rahmat Allah yang dalam Bahasa Arab:   artinya :  Adapun syetan itu terdiri dari bangsa jin dan manusia yang durhaka. Nama syetan itu sendiri diambil dari kata asal   yang artinya : sumur yang dasarnya sangat jauh, lalu dinamai syaiton   karena ketenggelamannya didalam kejahatan dan jauhnya dari kebaikan.

(Al-lmam Annawawi telah berkata:”Syetan adalah semua jin yang durhaka, dan nun-nya adalah asli. Ada yang berkata bahwa nun-nya itu adalah merupakan”kelebihan”, maka yang pertama diambil dari kata :   artinya : menjauh, dan yang kedua diambil dari kata : 

artinya terbakar dan binasa.

Adapun:  artinya yang dirajam/dilempar dengan bintang yung menyala, sesuai firman-Nya:

(dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syetan). (OS.Almulku : 5)

Para Ulama telah berkata bahwa Iblis yang terkutuk itu “asalnya   (dari makhluk yang kafir) yang sudah semestinya mendapat kesengsaraan lalu berputus asa dari rahmat Allah.Dan pada permulaannya, para ulama telah bebeda pendapat. Ada yang mengatakan bahwa iblis itu termasuk dari keluarga malaikat, dan ketika terjadi peperangan diantara para jin, saat itu iblis masih kecil, ia telah beribadah kepada Allah SWT. dengan sesungguh hati (tekun dan rajin), lalu ia meningkat bersama para malaikat, bahkan melebihi mereka, karena ia sangat taat dengan adab yang sempurna kepada Tuhan. Kemudian Allah SWT menguasakan dia atas alam ini hingga ia merasa bangga diri atas anugerah Allah tersebut. Lalu ia diuji oleh Allah SWT yaitu dengan kehadiran Adam a.s.

Allah SWT telah memerintahkan kepada malaikat untuk bersujud kepada Adam a.s. tetapi ia sendiri membangkang dan enggan bersujud kepadanya. Karena sikapnya itu, iapun diusir dan diajuhkan dari khadirat Allah SWT, lalu ia merasa putus asa dari memperoleh rahmat dan keridhaan-Nya.

Ketika Allah SWT. memerintahkan para Malaikat agar bersujud kepada Adam a.s. sebagai tanda penghormatan dan kepatuhan kepada perintah-Nya, maka merekapun serentak mentaatiNya, lalu sujudlah mereka semuanya kecuali Iblis. karena kesombongannya, ia enggan mematuhi perintah Tuhannya dan termasuklah ia dari orang-orang yang kafir. Firman Allah SWT :

(Aku lebih baik dari padanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah). (OS. Al-a’raaf : 15)

Dialah makhluk pertama yang tidak mematuhi perintah Allah SWT. karena rasa kesombongannya. Ia telah berdalil kepada Allah SWT. dengan suatu argumentasi yang buruk lagi rusak, dan inilah suatu permulaan kejahatan, perlawanan, kekufuran, keraguan, perpecahan dan kemunafikan. Semoga Allah SWT. menganugerahi kita kesehatan yang sempurna. Adapun yang menyebabkan Iblis itu memperoleh siksaan, pengucilan, pengusiran dan kutukan adalah karena ucapannya:” Aku lebih mulia dari padanya(Adam), karena Engkau ya Allah telzh menciptkan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah, dan api adalah lebih baik dari tanah.

(Telah berkata Ibnu’ Abbaas r.a.:”Yang pertama mengkias (mempersamakan)sesuatu adalah Iblis tetapi ia telah salah. Maka barang siapa yang mengkias urusan agama dengan pendapatnya sendiri maka ia dihubungkan dengan iblis. Telah berkata Ibnu Sairin :”Tidaklah matahari itu disembah kecuali karena dikias”.

(KEUTAMAAN TANAH ATAS API)

Muhammad bin Jarir telah berkata:”Makhluk yang jahat itu(iblis) telah mengira bahwa api lebih baik dari tanah, sedangkan ia sendiri tidak mengetahui keutaman tanah. Allah SWT. telah menganugerahkan keutamaan pada tanah atas api.

Telah berkata para ahli hikmah:”Tanah memiliki keutamaan atas api dari berbagai aspek antara lain: permata tanah baik mutunya, berwibawa tabah, sabar dan tanah itu pulalah yang telah mendo’akan Adam setelah memperoleh kebahagiaan lalu memperoleh taubat, kerendahan hati (tawadhu) dan kerendahan diri yang mewariskan kepadanya petunjuk dan keterpilihan.

Adapun pada permata api adanya kekeringan dan membubung tinggi, dan api itu pulalah yang mendo’akan Iblis setelah memperoleh kesengsaraan, lalu memperoleh sifat kesombongan dan pembangkangan yang mewariskan kepadanya kutukan dan kesengsaraan.

Tanah adalah penyebab terkumpulnya segala sesuatu, sedang api adalah penyebab tercerai berainya segala sesuatu, dan tanah juga penyebab adanya kehidupan, karena itu pepohonan dan tanaman dapat hidup dan tumbuh, sedangkan api adalah penyebab kebinasaan dan karenanya pula telah menimbulkan perbuatan dosa besar yang karenaya ia diusir, dibenci dan dicabut pengabdiannya lalu disingkirkandari sisi hadirat Allah SWT.,maka turunlah ia kebumi menempati lautan dan membuat semacam tempat tidur dan kursi memperagakan dirinya bagai Dzat Yang Maha Benar, Yang Maha Agung, lalu ia naik kebeberapa lapis langit dan alam malaikat utnuk memata-matai dan mencari tahu rahasia.

Dan setelah ia dikeluarkan Allah SWT. dari suatu peribadahan yang khusus, ia meminta dari Dzat Yang Maha Benar agar ia ditangguhkan untuk dapat hidup lama di dunia yang fana ini.,sesuai firman-Nya:

(Berkata Iblis:”Ya Tuhanku, (kalau begitu), maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan. Allah berfirman:”(kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan (OS.Alhijr : 36-38) kemudian permintaannya-pun dikabulkan oleh Allah SWT, Yang Maha Pemurah, umurnya ditangguhkan hingga hari kebangkitan manusia (hari kiamat), dan ia dijadikan sebagai pemimpin dari kejahatan. Kemudian karena kesalahannya yaitu telah memperdaya Adam dan Hawwa, akhirnya atas kehendak Allah SWT, mereka semua dikeluarkan dari syorga dan diturunkan ke bumi, sesuai firman Allah Ta’ala : .

(Turunlah kamu ! sebahagian kamu menjadi musuh bagi yang lain dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan). (Albagarah : 36)

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker