AMAL-AMALAN YANG KEKAL LAGI SALEH DAN KEUTAMAANNYA.
Dengan memohon pertolongan kepada Dzat yang memiliki (yang merajai), Yang Maha Pemberi, kami mulai menghimpun keutamaan kalimat-kalimat ini serta menyebutkan kebenarannya dari sumber ayat-ayat Al Our’an dan Hadist-hadist Nabi-Nya SAW. sebagai berikut : Adapun ayat-ayat yang berkaitan dengan dzikir ini, adalah firman Allah Ta’ala:
Tetapi amal-amalan yang kekal lagi saleh lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (QS. Al Kahfi: 46). maka, perhatikanlah pujian yang indah ini yang datangnya dari Dzat Yang Maha Pelindung lagi Hag. Dan itu merupakan pujian yang seimbang, memberi kesembuhan dan kecukupan. Alangkah sempurnanya dan alangkah lengkapnya bagi orang-orang yang benar-benar mau memperhatikannya,
dan amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanye disisi Tuhanmu serta lebih baik sesudahnya. (QS. Maryam:76) Dan firman-Nya pula :
“KepadaNya-lah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya”, (QS. Faathir : 10).
Dan firman-nya pula:
“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) kelangit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat” (QS. Ibrahum : 24-25). Dan firman-Nya pula :
“Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)-Nya. Dan bertasbih kepadaNya diwaktu pagi dan petang”. (QS. Al Fath : 8-9). Dan ayat-ayat yang memuji kalimat ini, banyak antara lain firman Allah Ta’ala :
Dan katakanlah : “Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan Nya, dan Dia bukan hina yang memerlukan penolong dan agunglah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya”. (QS. Al Israa’ : 111)
Adapun hadist-hadist yang berhubungan dengan dzikir tersebut diatas adalah Sebagai berikut :
Ibnti-Abi Aufaa r.a telah meriwayatkan, ia telah berkata : “Seorang laki-laki telah datang (kepada Rasulullah SAW.) seraya berkata : “Hai Rasulullah, aku tidak dapat mengambil (mendapatkan) sesuatu dari Al Qur’an, maka ajarilah aku pa-apa yang memberikan pahala bagiku”. Beliau bersabda : “Ucapkanlah :
la berkata : “Ya Rasulullah, ini adalah untuk Allah dan apakah yang untukku?” Beliau bersabda : Ucapkanlah …. “Ya Allah, rahmatilah aku, sehatkanlah aku, beri petunjuklah aku, dan anugerahkanlah rezki padaku”. Demikianlah ia mengucapkan do’a itu dengan kedua tangannya yang ditengadahkannya. Maka bersabdalah SAW, : “Adapun ini, berarti ia telah memenuhi kedua tangannya dengan kebajikan”.
(Hadits ini dikelua.kan oleh Abu Dawud sesuai lafazh aslinya, dan oleh An Nasa’i hingga ucapannya :
Telah meriwayatkan, Al Imam Abu Ishak Ats Tsa’labi di dalam tafsirnya dengan sanadnya dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi SAW. mengenai firman Allah Ta’ala :
(“Kepada-Nya-lah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya.”) Beliau bersabda : “Itu adalah ucapan seseorang :
“Jika seorang hamba mengucapkan itu, maka ia akan dibawa malaikat naik ke langit, lalu dengan kalimat itu, malaikat memberi hormat kepada Dzat Yang Maha Pengasih (Arrahmaan) “Azza wa Jalla. Dan jika orang yang mengucapkan kalimat itu tidak mempunyai amal saleh maka tidak diterimanya”.
Dari Abi Sa ‘id Al-Khudri ra. bahwasanya Rasulullah SAK. telah bersabg, ‘ “Perbanyaklah oleh kamu sekalian (Albaagiyaatush Shaalihaat)!” Lalu ada yang bertanya : “Apa itu ya Rasulullah?” Beliau bersabda . “Dialah yang menyelamatkan”. Ada yang bertanya (pula) :“ Apa itu ya Rasulullah ?” Beliau bersabda : “Takbir, tasbih, alhamdu dan Laa haula walaa Quwwata illaa billaahil-‘aliyyil “adziim”, Maksudnya tak lain, adalah ucapan :
Dari Anas bin Malik r.a. ia telah berkata : “Telah datang Abu Oubaishah bin Dzuaib kepada Nabi SAW. seraya berkata : “Sesungguhnya aku dahulu adalah seorang yang banyak mengamalkan : “puasa, shalat, hajji, dan “umrah, maka ajarilah aku ‘umalan yang dapat mengejar kedua kebaikan di dunia dan akhirat”. Beliau bersabda : “Aku ajari engkau sepuluh perkara, 5 untuk urusan akhiratmu dan lima untuk urusan duniamu”,
Adapun yang untuk urusan akhiratmu adalah :
dan yang untuk urusan dunia-mu adalah (do’a) :
“Ya Allah, berilah kami petunjuk dari sisi-Mu, limpahkan kepada kami kurnia-Mu, sebarkanlah kepada kami rahmat-Mu, turunkanlah kepada kaini keberkahan-Mu dan liputilah kami dengan pakaian ma’af-Mu dan kesejahteran-Mu di dunia dan akhirat, wahai Dzat Yang Maha Pengasil: lagi Maha Penyayang, maka sesungguhnya Allah akan melindungimu (dengan do’a itu) dari penyakit gila, lepra, belang dan bermacam-mayam musibah”.
Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. ia telah berkata : “Aku ielah berbicara kepadamu sekalian tentang suatu hadist, yang telah aku beritahukan kepadamu tentang kebenarannya yang bersumber dari Kitab Suci Allah “Azza Wa Jalla : “Sesungguhnya, jika seorang hmaba mengucapkan :
Maha Suci Allah Ta’ala, ucapan itu ditangkapnya oleh seorang malaikat dan dihimpitnya dibawah sayapnya lalu dibawa naik. Tidaklah malaikat Itu melalui sekelompok para malaikat, kecuali mereka memohonkan ampun Allah untuk hamba yang mengucapkannya tadi, hingga malaikat pembawa ucapan Itu (tasbih, tahmid, tahlil dan takbir) memberi hormat kepada Dzat Arrahmaan Yang Maha Suci. Kemudian Abdullah membaca :
(HR. Al Baihaqi)
An Nasaa’i telah meriwayatkan dari Abi Hurairah r.a. bahwasanya SAW. telah bersabda : “Ambillah perlindungan kalian”. Kami berkata : “ Ya Rasulullah, apakah dari musuh yang sudah ada dihadapan kami?”. Beliau bersabda : “Perlindungan dari api neraka (yaitu) ucapan :
ucapan itu akan datang di hari kiamat sebagai perisai, pembela dan penyelamat”. (ucapan-ucapan itu adalah yang disebut) (amalan-amalan yang kekal lagi saleh).
Telah bersabda SAW. : “Pada malam aku menjalani Isra”. Nabi Ibrahim a.s. telah menjumpaiku dan berkata : “Beritahukan ummatmu, bahwa syorga itu tanahnya baik, airnya tawar dan tanahnya subur, tanamannya adalah :









One Comment