DZIKIR YANG KE 12 DAN SYARAHNYA .
Setelah Sayyidina Umar memberikan kepuasan dengan do’a: yang menyejukkan, beliau juga mempersingkat apa-apa yang dicita-citakan, lalu ‘ beliau membawa para murid kepada penghujung keinginan dan bertawassul dengan seutama-utama tawassul yaitu : asma’ Allah ( )’Azza Wa Jalla :
WAHAI DZAT YANG BELAS KASIHNYA TIADA TERBATAS, KASIHANILAH KAMI DALAM SEGALA HAL YANG TELAH ENGKAU TENTUKAN, SESUNGGUHNYA ENGKAU YANG SANGAT RAMAH YANG TAK PERNAH HENTI. OLEH KARENA ITU, KASIHANILAH KAMI DAN SEGENAP KAUM MUSLIMIN. 3x
Telah berkata Syaikh Ali: dinasabkan karena masuknya yaitu( ) artinya: “Belas kasih-Mu berkesinambungan dengan pemeliharaan-Mu terhadap clam wujud, demikianlah sejak zaman azali hingga wujud (berada) dan abadi, tiada hilang dari sifat-Mu”.
“Kasihanilah kami dan kaum muslimin dalam segala gerak-gerik kami, ketenangan kami, dalam kedatangan kami dan kepergian kami. Kasihanilah kami dalam segala urusan kami baik yang kecil maupun yang besar, dalam segala tingkatan, pada setiap detik, setiap waktu, setiap malam, setiap siang, sepanjang tahun dan zaman”. Wahai Dzat Yang Maha Belas Kasih didalam keagungan-Mu, Yang Maha Agung didalam kasih sayang-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Memperhatikan urusan yang kecil dan perbuatan-perbuatan yang tersembunyi. Kami telah kemukakan ayat-ayat Kitabullah Al Ouranul-Kariim, mengenai ism-Nya ( ) dan telah pula dikemukakan syarah dan makna dzikir itu dan beberapa faidah bagi orang yang mendzikirkannya.
Telah berkata Asy-Syaikh Albunni didalam Kitab “Syamsul – Ma’arif”. : “Ismullah ( ) mempunyai 4 khasiat yaitu : Ujituk mendatangkan rezki, untuk mengungkap ilmu, untuk membungkam mulut musuh, dan untuk mengangkat kesusahan.
- Adapun untuk mendatangkan rezki, adalah hendaknya ism yang mulia ” “ itu, dibaca sebanyak 129x, kemudian membaca ayat :
“Allah Maha Lembut terhadap hamba-hambaNya”. (QS. Asy Syuro : 19).
- Adapun untuk pengungkapan ilmu, adalah hendaknya ism tersebut didzikirkan dengan jumlah yang sama, kemudian membaca ayat : –
“Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu – lahirkan dan rahasiakan) dan Dia Maha halus lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al Mulku : 14).
- Adapun untuk membungkam mulut musuh, adalah hendaknya ism tersebut di dzikirkan dengan jumlah yang sama, kemudian membaca ayat :
“Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan mata itu, dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al An’am :103).
- Adapun untuk mengangkat kesusahan, adalah hendaknya ism tersebut dibaca dengan jumlah yang sama, lalu membaca ayat :
“Sesungguhnya Tuhanku, Maha Lembut terhadap apa-apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS. Yusuf : 100).
FAIDAH: .
“Dari syarah Zuruuq disebutkan ismullah ( ) mengangkat amal para murid, dan siapa yang berada didalam perjalanan atau kesulitan atau mencita-citakan sesuatu tetapi sulit untuk dicapai, hendaklah ra membaca ism. tersebut sesudah sunnah wudhu sebanyak 100x maka Allah akan memenuhi keinginannya.
Dan barang siapa yang membacanya 129x atau 133x, Allah akan meluaskan kesempitannya dan dia akan dikasihi dalam urusannya. Attabrizzi didalam syarah “ASMA “UL-HUSNA” telah berkata : “Ismullah ( —x lah ) tclah diriwayatkan bahwasanya orang yang mengucapkannya dalam keadaan berwudhu ( ) 1000x akan terpenuhi hajatnya.









One Comment