PERTAMA – MENYEBUTKAN BEBERAPA HURUF YANG SEDERHANA MENGENAI KEUTAMAAN “LAA ILAAHA ILLALLOH” DAN KETERANGAN ARTINYA
Ketahuilah, semoga Allah memberi petunjuk bahwa kalimat ini ( ) adalah “kalimat tauhid” yang merupakan dasar agama dan bibitnya, yang menumbuhkan cabang-cabang pohonnya, mematangkan buah-buahannya dan gemerlap tanda-tanda kebahagiannya, dan berkilauan cahaya wajahnya. Atas dasar itulah terbangun Al Islam yang selanjutnya – diturunkan ketentuan-ketentuan mengenai shalat, hajji. puasa dan seluruh ketentuan ibadah termasuk yang bersifat nawafil (sunnah) secara sempurna. Ketahuilah bahwa Sayyiduna Umar r.a. telah menetapkan didalam Raatibnya ini dzikir “Laa ilaaha illaloh” 100x, dikarenakan keagungan kegunaannya .dan berlimpah ruah kelebihan keberkahannya. Maka perhatikan keagungannya, semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yangsaleh. Amiin. . Adapun penjelasan mengenai keutamaan kalimat ini yang bersumber dari Kitab-Nya yang mulia adalah firman-Nya :
“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada TUHAN ( Yang berhak disembah) melainkan Dia”. (QS. Ali Imron :18).
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar. niscaya Allah memperbaiki bagimu amalamalmu” (OS Al Ahzab : 70-71).
Telah diterangkan didalam tafsir bahwa kalimat itu adalah berada dalam kandungan ( ) dan itu : disebut pula ( —ali Ai ) dalam firman-Nya :
“Kepada-Nya-lah naik perkataan-perkataan yang baik”,
“Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (yang hag) melainkan Allah”. (QS. Muhammad : 19).
“Janganlah kamu sembah disamping (menyembah) Allah Tuhan apapun yang lain. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Tiapfiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya-lah segala penerituan dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”. (QS. Al Gasas : 88).
“Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka “Laa ilaaha illallah” (tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri”. (QS. Ash Shaffat : 35).
“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu. melainkan Kami wahyukan kepadanya : “Bahwasanya tidak ada Tuhan yang haq melainkan Aku. maka sembahlah oleh kamu sekalian akan Aku”. (QS. Al Anbiya’ : 25).
Adapun hadits-hadits yang berkaitan dengan itu antara lain :
Telah bersabda Rasulullah SAW. : “islam dibangun atas 5 (tiang) yaitu : Kesaksian bahwa tidak ada Tuhan (yang hag) selain Allah dan bahwa Muhammad itu adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Mendirikan shalat, Mengeluarkan zakat, Berpuasa di bulan Ramadhan. dan melaksanakan haiji ke Baitullah bagi orang yang mampu di jalannya”. (HR. Bukhari dan Muslim).
Al Baihaqie telah meriwayatkan dengan isnad yang ada didalam Shahih Muslim mengenai hadits pertanyaan mengenai Iman, Islam dan Ihsaan. Islam adalah hendaknya engkau bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang patu disembah selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, melaksanakan ibadah hajji, melaksanakan umrah, mandi junub, menyempurnakan wudhu, dan berpuasa di bulan Ramadhan. Ini adalah lafazh yang diriwayatkan oleh Addaruguthni dengan huruf-hurufnya, lalu ia berkata ini isnad Shahih dan tetap.
Syaikhul Islam Zakariyya Al Anshari telah berkata : “Mengikrarkan dua kalimat syahadat itu mengandung Al ma’rifah”.
Telah bersabda SAW. : “Laa ilaaha illallah” akan senantiasa menolak musibah dari orang-orang yang mengucapkannya, selama mereka tidak mengutamakan kehidupan dunia atas kehidupan akhirat dan tidak membicarakannya dan tidak melanggar larangan-larangan Allah Ta’ala”.
Telah bersabda SAW. : “Barang siapa yang meninggal dunia dengan kesaksian : “Tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah”, da akan masuk syorga. Telah berkata Abu Dzarr : “Kemudian aku berkata : “Walaupun ia berzina dan mencuri ?”, Beliau bersabda : ” Walaupun ia telah berzina dan mencuri – menurut Abu Dzarr ia terpaksa menanya” (Al Hadits).
Telah bersabda SAW. : “Ada 3 (tiga) kehormatan yang jika seseorang memeliharanya, (maka) Allah akan memelihara agama dan dunianya, dan siapa yang tidak memelihara ketiga kehormatan itu (maka) Allah tidak akan memelihara agamanya ataupun akhiratnya (yaitu) : kehormatan Islam, kehormatanku dan kehormatan keluargaku. (Diketengahkan oleh At Thabrani)
Dari Ibnu Umar bin Al ‘Ash r.a. ia telah berkata : “Telah bersabda Rasulullah SAW. : “Sesungguhnya Allah telah memilih seorang laki-laki dari ummatku diatas seluruh makhluk, lalu digelar baginya 99 lembaranlembaran (catatan amal), setiap lembaran dari padanya, sejauh mata memandang, maka Allah bertanya : “Apakah kamu memungkiri sesuatu dari ini? Apakah malaikat pencatat amal menzalimi dalam kitab catatan amal ini ?. Maka ia menjawab : “Tidak, ya Tuhanku”, Allah bertanya lagi : “Apakah engkau mempunyai kebajikan ?”. Ya menjawab :”Tidak ya Tuhanku”. Lalu Allah SWT. berfirman : “Ya, engkau mempunyai kebajikan disisi Kami, sesungguhnya engkau tidak dizalimi”. Lalu dikeluarkanlah selembar kartu dimana tertulis :
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya). lalu Allah berfirman lagi : “Datanglah (saksikan) timbanganmu !!” Ia bertanya : “Ya Tuhanku, apakah (artinya) kartu dan lembaran-lembaran ini?” maka menjadi lebih beratlah kartu itu (dibanding dengan lembaranlembaran yang 99 itu), dan sesuatu tidak akan menjadi berat jika dengan ismullah Ta’ala”. (Dikeluarkan oleh Turmudzi).
Mengenai dzikir itu, dari kitab Abdul Ghafur dari Abil Fadhlil Jauhari ia telah berkata : “Apabila penghuni syorga, mereka mendengar pepohonannya, sungai-sungainya dan semua yang ada didalamnya mengucapkan : “LAAILAAHA ILALLOH”, kemudian satu sama lain berkata : “Kalimat itu banyak dilalaikan ketika (masih) hidun di dunia).
Dari Ali bin Abi Thalib r.a. ia telah berkata : “Telah bersabda Rasulullah SAW. : “Tidaklah beriman seorang hamba hingga ia beriman dengan 4 (empat) perkara : “Menyaksikan bahwa tidak ada Tuhan (yang patu disembah) selain Allah, dan sesungguhnya aku (Muhammad), sebagai ulusan Allah, Dia (Allah) telah mengutusku dengan haq Beriman dengan hari kebangkitan sesudah mati. Beriman dengan takdir”.
Imam Muslim dan lainnya telah meriwayatkan dari Umar Ibnul-Khaththab r.a. ia telah berkata : “Telah bersabda Rasulullah SAW. : “Tiada seorangpun dari kamu sekalian yang berwudhu dengan sempurna”, kemudian mengucapkan :
“Kecuali akan dibukakan baginya pintu-pintu syorga yang 8 (delapan), ia boleh masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki”.
Telah bersabda SAW. :.“Tidak ada rasa kengerian didalam kubur bagi ahli “Jaa ilaaha illallah” dan begitu pula pada hari-kiamat, dan sepertinya aku melihat ahli “Laa ilaaha illallah” mengipas-ngipaskan debu dari kepala mereka ketika kebangkitan seraya mereka berkata :
“Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri” (QS. Fathir : 34).
Telah bersabda SAW. : “Kamu sekalian pasti akan masuk syorga kecuali orang yang tidak mau dan melarikan diri dari Allah seperti larinya scekor unta dari pemiliknya. Lalu ada yang bertanya : “Ya Rasulullah, siapakah orang yang tidak mau dan melarikan diri dari Allah iru:”, Beliau bersabda 1″ (yaitu) orang yang tidak mau mengucapkan “Laa ilaaha illallah”, maka perbanyaklah oleh kalian ucapan “Laa ilaaha ilallah” sebelum kamu terhalang dari padanya. Sesungguhnya dia merupakan “kalimat tauhid, kalimat ikhlas, kalimat tagwa, kalimat thayyibah (baik) seruan kepada kebenaran, tali buhul yang kokoh, dan dia adalah harga sebuah syorga”.
Beliau SAW. bersabda : “Telah berfirman Allah Ta’ala :
“Jidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula) lalu ada yang bertanya “Apakah ihsaan itu ya Rasulullah ?”. Beliau bersabda : “Ihsan (kebaikan) di dunia adalah “Laa ilaaha illallah”, dan Ihsan (kebaikan) di akhirat udalah syorga”.
Albarraa’ bin Aazib telah meriwayatkan dari SAW. beliau bersabda : “Siapa yang mengucapkan :
“Tiada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah, Yang Maha Esa, tidak uda sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, dan bagi-Nya segala puji dan Diu Maha Kuasa atas segala sesuatu) 10x, ia akan memperoleh pahala sebanding dengan membebaskan seorang hamba atau jiwa dari keturunan Ismail, dan siapa yang mengucapkannya 100x. ia ukan memperoleh pahala sebanding dengan membebaskan 10 orang hamba”. (HR. Bukhari dan Muslim )
Telah berkata Umar Ibnul-Khaththab r.a. : “Siapa yang mengucapkan (kalimat tersebut diatas). disalah satu pasar akan ditetapkan baginya 1.000.000 kebajikan dan dihapus daripadanya 1.000.000 keburukan . dan akan dibangun baginya satu istana di syorga. (kecuali dalam riwayat Umar bin Syu’aib dan dalam riwayat Umar bin Alkhaththab ada tambahan ( )
“Dan Dia Dzat Yang Maha Hidup. tidak akan mati. ditanganNya-lah segala kebajikan” dan tidaklah terdapat pada riwayat Albarraa’. Semua itu terdapat didalam Shahih.
Didalam Kitab “At Turmudzi” dari Umarah bin Syuaib, ia telah berkata : “Telah bersabda Rasulullah SAW. : ” Siapa yang mengucapkan : 10x setelah maghrib, Allah akan mengirimkan kepadanya para malaikar penjaga yang akan menjaganya dari syetan hingga subuh, dan Allah akan mencatat baginya 10 kebajikan yang mewajibkan (masuk syorga) dan menghapuskan dari padanya 10 keburukan yang mencelakakan (masuk neraka) dan baginya pula pahala sebanding dengan membebaskan 10 orang muminat. Dikutip oleh Al-Imam Annawawi dari riwayat An Nasa’i didalam Kitabnya. (
Didalam “Kitab Alhaqaaiq” ia berkata : “Ibnu Habib didaigam “Kitab Dzikir”nya berkata : “Siapa yang mengucapkan :
maka kalimat itu akan mengoyak setiap atap rumah hingga kelangit yang ketujuh, dan tidaklah koyakan itu menutup kembali sebelum Allah memandang kepada siapa yang mengucapkan kalimat itu dari penduduk bumi. Adalah hak Allah untuk tidak menyiksa siapa saja yang dipandangnya.
Muhammad bin Yahya Al ‘Adani telah mengeluarkan didalam masnadnya kepada Rasulullah SAW. bahwasanya beliau telah bersabda : “Barang siapa diwaktu pag’ mengucapkan :
“Tiada Tuhan (Yang patut disembah) selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, Maha Esa, tempat kita bergantung, tidak beristeri dan tidak berputra), maka keadaannya seperti orang yang telah membaca Alqur’an 12x dicatatkan Allah baginya 40 kebajikan”.
telah diterangkan Juga (dari SAW.) : “Barang siapa yang mengucapkan Setiap hari»
“Ya Alah, sesungguhnya dipagi hari ini aku mempersaksikan kepada-Mu.mempersaksikan kepada para pembawa Arasy-Mu, Malaikat-malaikat-Mu dan seluruh makhluk-Mu, bahwa Engkau adalah Allah, yang tiada Tuhan (yang patut disembah) selain Engkau (sendiri) Yang Maha Esa, tiada sekutu hagi-Mu dan bahwa Muhammad adalah hamba-Mu dan rasul-Mu. Satu kali tebakan dibebaskan 1/4 nya dari api neraka dan jika ia mengucapkan dua kali. ia akan dibebaskan 1/2 nya dari api neraka, dan jika ia mengucapkan tiga kali, ia akan dibebaskan 3/4 nya dari api neraka, dan jika ia mengucapkan empat kali, maka ia akan dibebaskan dari api neraka”.
Sebahagian ulama berkata :” . mungkin hikmah yang ada dalam hal tersebut adalah finman Allah Ta’ala :
“Isterinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya 4x atas nama Allah, sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang dusta” (QS. Annur : 8).
Menyingat bahwa 4x sumpah telah menghindarkan dari siksa beserta yang ke-5, begitu pula 4x sumpah karena Allah dengan tauhid dan iman wajib menghindarkan dari siksa akhirat yaitu api neraka dan demikian pula adanya 4 saksi dalam soal zina mewajibkan siksaan dengan cambuk, maka demikianlah selayaknya dari kebalikan itu, adanya 4 sumpah karena Allah Ta’ala dengan tauhid mewajibkan pembebasan dari api neraka.
Hal tersebut diatas telah diperkuat dengan riwayat bahwa Allah Ta’ala, ketika mengutus para malaikat untuk membinasakan kaum Nabi Luth a.s.
Allah telah berfirman kepada para malaikat : “Janganlah kalian membinasakan mereka, hingga Luth a.s. bersaksi atas mereka dengan 4 (empat) kesaksian”.
Maka datanglah para malaikat kepada Nabi Luth disiang hari, dan ketika itu Luth sedang berada ditempat dimana ia bekerja. Kemudian para malaikat menemuinya dengan mengutarakan maksud tujuan dari kunjungan itu. Kemudian mereka berjalan bersama-sama, dan setelah itu Nabi Luth a.s. berkata : “Apa yang kalian ketahui tentang keadaan penduduk negeri ini?”. Mereka berkata : ” Kiranya ada apa dengan mereka?” Ia (Nabi Luth a.s.) berkata : “Aku bersumpah demi Allah, bahwa amal penduduk negeri ini adalah yang paling jahat dimuka bumi”, Sumpah itu diucapkannya hingga berulang-ulang hingga 4 (empat) kali, lalu mereka masuk kerumah Nabi Luth a.s.
Telah diriwayatkan bahwa Nabi Luth a.s. ketika itu sedang membawa kayu bakar yang diikuti oleh para malaikat hingga masuk kerumahnya. Ketika mereka berada diperjalanan, mereka melewati suatu kelompok dari kaumnya. Mereka saling mengisyaratkan dengan mata mereka sebagai ejekan kepada Luth Nabi Luth a.s. berkata : “Sesungguhnya kaumku adalah sejahat-jahat makhluk Allah”.
Kemudian Nabi Luth a.s. melewati pula kelompok lain, dan mereka pun berbuat seperti yang diperbuat oleh kaumnya yang pertama. Maka setiap Nabi Luth a.s. mengucapkan kata-kata ini, berkata Jibril a.s. kepada para malaikat : “Bersaksilah, hingga aku nanti akan mendatangi kaumnya”.
Asy Syairazi, Al Khathib, Arraafi’i dan Ibnu Najjaar telah mengeluarkan hadits : “Siapa yang mengucapkan setiap hari 100x
“Tiada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah, Maha Raja Yang Haq lagi Nyata), maka ia akan memperoleh perlindungan dari kefakiran, rasa senang dari kesunyian kubur, memperoleh kekayaan dan dengan kalimat itu, ia akan mengetuk pintu syorga’”.
Salah seorang pemberi syarah telah berkata : “Para ulama telah berkata : “Sesungguhnya, jika seorang hamba dengan niat yang benar lagi ikhlas, mengucapkan :
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Maha Raja Yang Hag lagi Nyata”, maka sujudlah 70.000 (tujuh puluh ribu) malaikat. Maka Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Besar berfirman : “Demi kebesaran-Ku, sesungguhnya aku telah mengampuni semua dosa orang yang mengucapkan kalimat ini, baik yang terdahulu maupun yang terkemudian. “Dan Jika dia meminta sesuatu kepada-Ku baik urusan dunia maupun akhirat, niscaya Aku memberikannya”.
Dari Sa’id bin Abi Waggaash r.a. ia telah berkata : “Telah bersabda SAW. : “Orang muslim mana saja yang didalam sakitnya mengucapkan :
Tiada Tuhan (yang patut disembah) selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim) 40x, kemudian ia mati didalam sakitnya itu, ia akan diberi pahala orang yang mati-syahid, dan jika ia sembuh, maka sembuhlah ia, dan dia telah diampuni dosa-dosanya. (H.R. Al Hakim).
Didalam “Kitab Al Hagaaig”, ia telah berkata : “Ibnu Abi Syaibah didalam kitab karangannya, telah mengeluarkan dari Ibnu ‘Abbas ra. mengenai . firman-Nya Ta’ala : ( ) (maka ia telah ditelan oleh ikan besar) ia berkata : ““ Setelah ia ditelan, ia dibawa hingga ditempatkannya di lapisan bumi yang ke-7, lalu terdengar oleh nabi Yunus a.s. “bumi itu bertasbih”. Maka iapun tersentak dan bertasbih pula dengan ucapannya :
Ia berkata : “Kemudian ia Yunus) dikeluarkan hingga terlempar ke permukaan bumi tanpa rambut dan tanpa kuku, layaknya seperti seorang yang baru dilahirkan.
Kemudian Allah menumbuhkan sebatang pohon yang menaunginya. dan iapun makan makanan dari serangga bumi. Ketika ia sedang tidur dibawahnya, berjatuhanlah daun-daunnya yang kering mengenainya. Lalu mengadulah ia kepada Tuhannya. Allah berfirman kepadanya : “Hai Yunus engkau merasa sedih atas sebatang pohon. tetapi tidak sedih atas kurang lebih 100.000 orang yang disiksa.
Telah bersabda SAM. : “Sesungguhnya sedekah yang bersifat rahasia akan memadamkan murka Allah, dan silaturahmi akan memanjangkan umur, dan amal-amal yang ma’ruf (baik) akan melindungi dari tempat-tempal keburukan dan bahwasanya ucapan “Laa ilaaha illallah” akan menolak 99 pintu musibah. yang paling sederhana adalah rasa duka cita”: (HR. Ibnu Asyakir dari Ibnu Abbaas r.a).
Telah bersabda SAW. : “Aku telah memasuki syorga dan aku melihat 3 (tiga) baris tulisan dari emas : ” baris yang pertama . baris yang kedua : “Apa yang kami telah kemukakan dari amal kami, kami jumpai, dan apa-apa yang kami telah makan, kami ‘telah beruntung,: dan apa-apa yang kami tinggalkan, kami telah merugi. baris yang ketiga : “Umat yang berdosa dan Tuhan Yang Maha Pengampun (HR. Imam Ar Rafi’i dan Tbnun Najjar dari Anas).
Telah bersabda SAW. : “Lambang Kaum mu’minin pada hari kebangkitan dari kubur mereka adalah :
“Tiada Tuhan yang patut disembah selain Allah, dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman-bertawakkal”. (HR. Ibny Fardawiyyah dari “Aisyah r.a.).
Ibnu Abi Syaibah telah mengeluarkan dari hadits Abi Hurairah r.a. ia telah berkata : “Telah bersabda Rasul Allah SAW. kepada pamannya (Abu Thalib): Ucapkanlah : ( ) aku akan menjadi saksi bagimu dihadapan Allah pada hari kiamat”. Maka berkatalah pamannya :… “Aku khawatir kalau-kalau Ouraisy akan menyalahkanku karena engkau”. Kemudian Allah Ta’ala menurunkan :
“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, terapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. QS. Al Qasas : 56).
SIFAT RASU ULLAH SAW. DIDALAM TAURAT.
Al-Imam Al Baghawi telah meriwayatkan dengan sanadnya dari ‘Atha bin Yasar ia telah berkata : “Aku telah berjumpa dengan Abdullah bin Umar Ibnul-‘Ash, kemudian aku berkata : “Beritahukan kepadaku tentang sifatsifat Rasulullah SAW. didalam Kitab Taurat”. Dia berkata : “Sungguh agung, demi Allah, sesungguhnya beliau telah disifati didalam Taurat dengan sebagian sifat-sifat beliau yang terdapat didalam Alqur’an : (Wahai Nabi. sesungguhnya, Kami telah mengutus engkau sebagai saksi pemberi khabar gembira dan pemberi peringatan, pembebas bagi orang-orang mu’min, perbendaharaan bagi orang-orang mu’min. Engkau adalah hamba-Ku sekaligus utusan-Ku. Aku beri nama engkau “almutawakkil” (orang yang berrawakkal) yaitu orang yang tidak keras hati, tidak suka marah, tidak suka bersuara keras di pasar-pasar, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan melainkan memaafkan dan berlapang dada, dan aku tidak akan mencabut nyawanya sehingga agama yang bengkok diluruskan dengan kalimat ( ). membuka mata yang buta, telinga Yang tuli, dan hati yang tertutup. ,
Telah diriwayatkan dari Isa putra Maryam a.s. ia berkata : “Ya Allah, ya Tuhanku beritahukan kepadaku tentang ummat yang diralunati ini yaitu umat Muhammad SAW.” . Maka Allah berfirman : “Diantara mereka ada ulama-ulama yang dermawan, bertagwa dan ahli hikmah, mereka seperti para nabi, mereka ridha atas pemberian-Ku yang sedikit dan Aku-pun ridha utas amal mercka yang sedikit lagi mudah. Aku akan masukkan mereka ke syorga dengan (kalimat) . Hai Isa, mereka kebanyakan menjadi ahli syorga, karena lidah mereka tidak merasa hina dengan ucapan “ “ ( ) Sementara kaum yang lain merasa hina, begitu pula leher (wajah) mereka tidak merasa hina untuk sujud, sementara kaum yang lain merasa hina.
Telah bersabda SAW. . “Barang siapa yang mengucapkan 11x
“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya. Maha Esa. tempat kita bermohon. tidak beranak dan tidak diberanakan dan tidak ada seorangpun yang menyamai-Nya. Allah akan mencatat baginya 2.000.000 kebajikan”.
Dari Ibnu ‘Abbas r.a. ia telah berkata : “Barang siapa yang terbungun dimalam hari lalu mengucapkan :
“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Maha Suci Engkau sesungguhnya aku (ini! termasuk orang-orang yang berbuat zalim. ia akan terlepas dari dosa-dosanya seperi terlepasnya seekor kambing dari kulitnya”.
DO’A YANG DIAJARKAN JIBRIL KEPADA NABI MUHAMMAD SAW. UNTUK : ORANG SEDANG SAKIT
Dari Anas bin Malik ra. ia telah berkata : “Malaikat Jibril a.s. telah mengajarkan kepada Rasulullah SAW. do’a ini, dan kemudian Nabi SAW. mengajarkannya kepada Abu Hurairah ra. yang ketika itu sedang sakit. Beliau bersabda : “Apabila engkau menderita sakit ucapkanlah : “
“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia yang menghidupkan, Dia yang mematikan dan Dia Yang Maha Hidup “ada mati, Maha Suci Tuhan pemelihara para hamba dan Tuhan pemelihara negeri. Dan segala puji bagi Allah suatu pujian yang amat banyak, yang baik. yang diberkahi atas segala hal keadaan dan Allah Maha Besar, sebesarbesar-Nya, Keagungan Allah Yang Muha Mulia lagi Maha Agung, Kebesaran-Nya, kekuasaan-Nya dan ke-agungan-Nya berada disetiap tempat. Ya Allah. jika Engkau telah tetapkan kematian atas diriku, maka ampunilah dosa-dosaku dan tempatkanlah aku di syorga ‘Adn’. fe









One Comment