DZIKIR YANG KELIMA DAN SYARAHNYA
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. 3x Asy-syaikh Ali telah berkata:” Kemudian dia (Sayyiduna Umar) telah mombawakan “”ism” yang meliputi segala keunggulan dari ism-ism. Dan ism itu merupakan pelambang rahmat yang bersifat khusus dan umum dari lainnya. Ism itu pula mengandung sifat-sifat keagungan yang menunjuk kepada liputan rahmat terdahulu yang meliputi seluruh alam wujud, yang nampak dari padanya ujud setiap yang maujud yang zhahirnys dari seluruh alam rahmat dari Arasy bagi seluruh alam (alam semesta).
Diulang-ulang dzikir itu 3x, karena didalamnya ada pelambany akikat secara dzati, washfi dan fi”li (secara dzat, sifat dan perbuatan). Dan tidaklah akan zhahir di alam ini kecuali dari kedalaman rahmat yang meliputi seluruh dan tidak nampak dampaknya pada alam wujud kecuali dari dampak ism-ism ini dengan ruang lingkupnya.
Engkau telah mengetahui liputan rahmat asmaini adalah merupakan dasar bagi semua wujud dialam kenyataan yang nampak dan alam yang tidak nampak.Maka merupakan rahmat Allah yang meliputi seluruh makhluk yang ada. Dan dengan Basmalah tersebut, mereka yang ada pada beberapa lapisan bumi dan lapisan langit berkasih sayang dengan suatu rahmat pendahuluan yang turun pada manusia dengan kebahagiaan dan karunia. firman Allah Ta’ala :
(Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya.) (OS. Faathir : 2)
(FASAL PERTAMA-MENYEBUTKAN SESUATU MENGENAI KEUTAMAAN BASMALAH) .
Adapun ayat-ayat yang berkaitan dengan itu, adalah firman Allah dalam pembukaan Alqur’an yang penuh hikmat (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha PenyayangKemudian diulang-ulanginya ”basmalah” tersebut pada setiap awal surat. Itulah yang benar pada setiap surat, kecuali pada surat “Attaubah” (tidak ada basmalah), karena telah terjadi perbuatan buruk dari orang-orang munafik.
Kemudian, ia berkata tentang pujian atas “Basmalah” melalui lisan yang mengucapkannya (Ratu Balgis) : .
( Sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang” . (OS. Annaml : 29-30)
Adapun hadits-hadits yang berkaitan dengan “Basmalah” adalah sabda s.aw. : (Kuncinya Alqur’an adalah : ”tasmiyah/basmalah”) Telah diriwayatkan, bahwa yang pertama digoreskan oleh algalam . di Lauh Mahfuzh adalah : Dan itulah yang pertama turun pada Adam a.s. yang merupakan kearnanan bagi penghuni beberapa lapis langit dan penghuni bumi. Dan basmalah juga merupakan setempel Allah bagi hamba-hamba-Nya yang meng-Esakan-Nya dan ia juga merupakan ” ”bagi hamba-hambanya yang ber tagwa.
Sabda Rasulullah s.a.w. :
(Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan maka ia terputus dari rahmat Allah SWT. Dan dalam riwayat lain cacat (kurang keberkahannya)).
Sabda s.a.w. :
(Barang siapa yang ingin diselamatkan oleh Allah dari Zabaniah (malaikat penyiksa) yang berjumlah 19 orang itu, maka hendaklah membaca karena basmalah itu terdiri dari 19 huruf, maka dengan setiap huruf, Allah akan menyelamatkannya dari setiap malaikat itu)) Telah diriwayatkan, dengan sanadnya dari Abi Musa Al asy’ari, ia telah berkata : Telah bersabda rasulullah s.aw : ”
(Maukah engkau, aku beritahukan kepadamu, suatu ayat yang belum pernah turun kepada seseorang sesudah Sulaiman selain aku?”. Aku berkata :” Ya ”. Beliau bersabda :” Dengan apakah engkau memulai Alqur’an jika telah dimulai shalat ?”, Aku berkata :” (dengan)
“Beliau bersabda :” Ya, itu, itu, ”. Telah diterangkan pula, bahwa Allah SWT telah menurunkan 100 kitab dan 4 kitab kepada 7 orang Nabi yaitu : Nabi Syits a.s., Nabi Idris a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Nabi Dawud a.s., Nabi Isa a.s. dan Nabi Muhammad s.a.w. Selanjutnya diterangkan bahwa Allah S.w.t. telah mencantumkan isi kitab-kitab itu pada 4 kitab saja yaitu : Alqur’an, Taurat, Injil dan Zabuur. Dan telah mencantumkan isi-isi kitab yang 4 itu, pada Alqur’an dan mencantumkan isi Alqur’an pada Surat Alfatihah, dan mencantumkan isi dari Surat Alfatihah, pada : dan mencantumnkan isi ”basmalah” pada huruf. Ada yang mengatakan bahwa yang ada pada huruf 5 ialah – pada titik nya
(Ibnu Abbas ra, telah berkata : Dasar kitab-kitab (suci) itu adalah Alqur’an, dan dasar Alqur’an adalah Alfatihah, dan dasar Alfatihah adalah Maka jika engkau jatuh sakit, dan jika engkau menderita dengan sesuatu, hendaklah engkau (berpegang) dengan dasar itu, engkau akan sembuh ntas izin Allah SWT).
(Kemudian ia berkata:”dalam suatu hadits (disebutkan): Barang siapa yang menulis dan tidak merusak (tulisan)nya, Allah akan menetapkan baginya 1.000.000 (sejuta) kebajikan dan menghapus dari padanya 1.000.000 (sejuta) keburukan dan barang siapa yang menulis dan dibaguskannya karena pengagungkan Allah Ta’ala, ia diampuni dosanya).
DARI KEUTAMAAN BISMILLAH
Dihikayatkan bahwa sebahagian orang-orang terdahulu telah berwasiat kepada anaknya seraya berkata :” Jika aku meninggal dunia dan telah dimandikan, maka tulislah pada keningku dan dadaku
Setelah ayahnya meninggal dunia, anaknya berkata:” Aku telah melaksanakan wasiat ayahku, kemudian aku melihatnya dalam mimpi. Aku bertanya kepadanya tentang keadaannya”. Almarhum ayahnya menjawab: “Ketika aku telah diletakkan dikuburku, tiba-tiba datanglah para malaikat penyiksa kepadaku, dan ketika mereka melihat tulisan — pada kening dan dadaku, mereka berkata kepadaku :”Engkau telah aman dari siksaan”.
(Alqaadhii Majduddiin Asy-syirazii telah meriwayatkan dengan sanadnya yang bersambung dan berurutan dari Anas bin Maalik r.a dari Ali bin Abi – Thalib k.w. dari Nabi SAW dari Jibril a.s. dari Mikail a.s. dari Israfil a.s. la telah berkata:” Allah Ta’ala telah berfirman :”Ya Israfil, demi kemuliaan dan keagunganKu dan kemurahanKu, barang siapa yang membaca bersambung dengan Fatihatul-Kitab (surat Alfatihah) satu kali (saja), maka bersaksilah bahwa Aku telah mengampuninya, Aku telah menghapuskan kesalahan kesalahannya, Aku tidak membakar lidahnya dengan api, dan Aku melindunginya dari siksa kubur, dari siksa api neraka dari siksa hari-kiamat dan dari kedahsyatan sar dihari-kiamat).
Allah ‘Azza wa Jalla telah berfirman:” Demi kemuliaan dan keagunganu, hamba laki-laki atau perempuan mana saja dari ummat Muhammad AW. yang membaca : satu kali (saja), akan dicatat baginya didalam daftar/catatanNya pahala 700 tahun).
DARI HADITSUL – ISRA “WALMI’RAAJ
Dalam suatu hadits (yang cukup panjang) dari Rasulullah s.a.w. bahwasanya beliau telah bersabda (yang artinya):”Pada suatu malam, aku telah menjalani Isra” dan Mi’raaj kelangit. Lalu diperlihatkan kepadaku semua syorga, dan didalamnya aku melihat ada 4(empat) sungai terdiri dari sungai dari air tawar, sungai dari susu, sungai dari arak (yang tidak memabukkan) dan sungai dari madu, sesuai firman Allah SWT. didalam Kitab Suci-Nya: .
(didalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring) (OS. Muhammad : 15)
Aku berkata kepada Jibril a.s.:” Dari manakah sungai-sungai ini dan kemanakah mengalirnya?”. Jibril a.s menjawab:”Sungai-sungai ini mengalir ke Telaga Alkautsar, sedang asalnya’ dari mana akupun tidak mengetahuinya.”Berdo’alah kepada Allah agar memberi tahu dan memperlihatkan kepada Tuan. Maka beliau s.a.w. berdo’a kepada Tuhannya, Kemudian, datanglah seorang malaikat seraya memberi salam kepada Nabi s.a.w. lalu berkata :”Pejamkan mata Tuan!”Kemudian akupun memejamkan mataku. lalu membuka kembali. Tiba-tiba aku melihat diriky berada dibawah sebatang pohon dan aku melihat sebuah Qubbah dari mutiara berwarna putih, mempunyai pintu dari zamrud berwarna hijau dengan gembok dari emas berwarna merah.
Kalau andaikata para jin dan manusia dimuka bumi ini ditempatkan diatas Oubbah itu, niscaya mereka bagaikan burung-burung diatas gunung. Kemudian aku melihat sungai-sungai yang empat ini mengalir dibawah Oubbah. Dan ketika aku akan kembali, berkatalah Malaikat itu kepadaku:”Kenapakah Tuan tidak memasuki Oubbah itu?” Aku berkata:” Bagaimanakah aku bisa masuk sedang pada pintunya ada gembok, dan bagaimanakah(caranya)aku membuka?”.Malaikat itu berkata:” Ditangan Tuanlah kuncinya”. Aku berkata:”Mana kuncinya?” Dia berkata :” Kuncinya adalah .Dan ketika aku mendekati gembok itu, akupun mengucapkan — — maka terbuka lah gembok itu. Kemudian aku memasuki gubbah, dan aku melihat sungaisungai ini mengalir dari 4 (empat) tiang Oubbah.
Ketika aku akan keluar, malaikat itupun berkata:” Sudahkah engkau melihat hai Muhammad?”. Aku berkata:”ya, aku sudah melihat” Dia berkata pula:”Cobalah lihat sekali lagi!”.Maka ketika aku melihat. aku menjumpai tulisan — pada ke empat tiang Oubbah itu.
Aku melihat sungai dari air keluar darinya — dan sungai dari susu, keluar darinya dan sungai dari arak, keluar dari nya dan sungai dari madu, keluar dari nya Kemudian akupun mengetahui bahwa asal sungai yang empat ini dari atau . Allah berfirman (dalam hadits Oudsi):”Ya Muhammad yang mengingat Aku dengan ke empat asma ini dari ummatmu dengan hati yang bersih, Aku akan beri minum dari kc empat sungai ini”.
(Didalam sebahagian hadits (disebutkan) bahwa nanti pada hari-klamat, amal-amal ummat ini akan ditimbang. Maka satu raka’at dari shalat mereka (ummat Nabi Muhammad SAW) ketika ditimbang sebanding dengan 1000 raka’at dari shalatnya Bani Israil. Mereka (Bani Israil) berkata :” Ya Tuhan kami, kenapakah satu raka’at dari Ummat Muhammad di timbang sebanding dengan 1000 raka’at dari kami?”. Allah berfirman : “Karena didalam shalat mereka terdapat .
ism Dzat yang mengampuni dosa, ism Dzat yang menerima segala kebajikan, ism Dzat yang menghapuskan segala kesalahan, ism, Dzat yang mengangkat segala derajat, ism Dzat yang mengetahui segala yang tersembunyi, ism Dzat yang dengan ism itu terasa sejuknya berkhalwat, ism Dzat yang dengan ism itu disirnakan segala cobaan, ism Dzat yang dengan ism itu shalat menjadi sah).
(Didalam suatu hadits (disebutkan) :”Tidak ditolak suatu do’a yang diawali dengan: — dan bahwasanya ada suatu kaum dari ummatku(nanti) pada hari-kiamat yang termasuk orangorang yang mengucapkan — maka menjadi beratlah kebajikan mereka dalam timbangan. Maka ummat-ummat lainpun berkata : “Alangkah beratnya timbangan-timbangan ummat Muhammad s.a.w.!. Kemudian berkatalah para Nabi dan para malaikat:”Karena ucapan dan perbuatan mereka dimulai dengan 3 (tiga) asma” dari asma’asma’ yang agung, yang jika sekiranya asma’-asma” itu diletakkan disalah satu daun timbangan, sedang kesalahan-kesalahan seluruh makhluk di daun timbangan yang lain, maka akan lebih berat kebajikan-kebajikan mereka karena keberkah FASAL KE-DUA MENGENAI KEUTAMAAN BASMALAH DITAMBAH DENGAN BEBERAPA FAIDAH)
Firman Allah Ta’ala :
Teman (Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Besur) (OS. Alwagi’ah : 96) Mereka mengatakan :”Ma’nanya, ucapkanlah – — dan untuk penjelasan keutamaan ini, kami mengadakan “fasal ini”, karena merupakan dasar dari segala dasar. Telah mengatakan sebahagian ulama yang baik hati:”Ketahuilah bahwa – (adalah nama Allah yang paling Agung yang jika kita memohon dengan ism itu akan diberi dan jika kita berdo’a dengan ism itu akan dikabulkan. Karena didalamnya terdapat rahasia-rahasia kebermulaan dan kesudahan, dan idalamnya juga terdapat kebajikan dan ketinggian nilai Tauhid, karena “adalah merupakan jaminan kesaksian Allah, dan para dan orang yang berilmu adalah jaminan Maka awal (“ seperti keadaan. akhirnya, zhahirnya seperti bathinnya. Dan dengannya, Allah SWT. Menciptakan alam semesta dan menzhahirkan rahasia makhluk yang diciptakan-Nya. Barang siapa yang banyak berdzikir dengan ” dianugerahi wibawa dialam semesta, alam atas (langit dan alam bawah (bumi), dan barang siapa yang mengajarkan apa-apa yang terdapat didalamnya atau menuliskannya pada sesuatu, maka tidak akan terbakar Oleh api, karena didalamnya terdapat rahasia (nama Allah yang paling Agung).
Dikalangan Bani Israil disebutkan, bahwa ketika Nabi Isa a.s. beranjak menjadi besar, ibunya menyerahkannya kepada seorang mu’allim (guru) ketika beliau masih kecil. Maka berkatalah almu’allim kepadanya :”Ucapkanlah : bertanya kepada almu ‘allim:”Apa itu Almu’allim berkata:” Aku tidak tahu ”. Maka berkatalah Nabi Isa a.s. :
Artinya:
adalah – keindahan Allah
adalah – esa cahaya-Nya
adalah — kemuliaan-Nya
adalah – Tuhan Yang Maha Esa
adalah — Maha Pengasih di dunia dan akhirat
adalah – Maha Penyayang di akhirat









One Comment