FASAL KEDUA : MENGENAI DO’A, HUKUM-HUKUMNYA, KEUTAMAANKEUTAMAANNYA, PEMBAGIAN-PEMBAGIANNYA, DAN APA- APA YANG BERHUBUNGAN DENGAN DO’A
Firman Allah Ta’ala :
( dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karuniaNya ) (OS. Annisaa : 32 )
(Dan apabila hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat, Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka.beriman kepadaku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran ). (OS. Al bagarah : 186 ).
Telah berkata Al Imam Albaqawai :
(Pengabulan dari Allah adalah berarti suatu pemberian, sedang dari pihak hamba adalah berarti keta’atan ) dan ada yang berkata :
(Hendaklah mereka memenuhi segala perintahKu, artinya hendaklah mereka memohon kepadaKu agar dikabulkan, hakekatnya adalah, hendaklah mereka menta’ati Ku) Kemudian ia berkata : ” (Jika ada orang yang berkata ) : dalam bentuk Gemu: (Aku penuhi do’a orang-orang yang rnemohon ), terkadang telah dimohon sebnnyak-banyakaya tetapi tidak dikabuikan (Maka kami berkata ):”
Telah beda pendapat mengenai ma’nanya dan ada yang berkata bahwa arti do’a disini adalah ketaatan dan arti pengabulan adalah pahala. Dan ada pula yang berkata : ” arti ayat-ayat itu adalah bersifat khusus, walaupun lafazhnya bersifat umum. Tagdirnya ( Hakikatnya) :
(Aku mengabulkan do’a orang yang memohon jika Aku kehendaki ) Didalam hadist : (Sabda Rasulullah SAW) :
(Allah mengabulkan do’a sescorang diantara kamu sekalian, selagi tidak berdo’a untuk suatu perbuatan dosa atau memutuskan tali silaturrahim atau karena minta segera dikabulkan (terburu-buru). Mereka berkata : ” Apakah yang dimaksud minta segera dikabulkan ya Rasulullah ?. Beliau bersabda :
” Ya Tuhanku, aku telah berdo’a kepadaMu, Ya Tuhanku, aku telah berdo’a kepadMu, Ya Tuhanku, aku telah berdo’a kepadaMu, tetapi aku tidak mendapatkanMu mengabulkan do’a ku, kemudian ketika itu ia menyesal, maka ditinggalkanya do’anya, dan katanya itu adalah secara umum.
Firman Allah Ta’ala :
( Dan Tuhanmu berfirman : ” Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu, Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina ). (OS. Almu’min : 69)
(Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepadaNya) (OS. Almu’min : 14)
( Orang-orang yang mesceka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mercka siapa diantara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmatNya dan takut akan AzabNya : sesungguhnya azab Yuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti ). (OS. Al Israa : 57)
( Maka diantara manusia ada yang berdo’a :” Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia ” , dan tiadalah baginya kebahagiaan (yang menyenagkan) di akhirat. Dan diantara mereka ada orang yang berdo’a :” Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian dari apa yang mereka usahakan ,dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya ) (OS. Al Bagarah : 200-202). .
Imam Ali r.a telah bersabda :
(ke baikan didunia adalah isteri yang shalihah ) dan
(kebaikan di akhirat adalah syorga ).
Sabda Rosulullah :
(Dunia seluruhnya adalah merupakan harta benda dan sebaik-baik hartu bendanya adalah seorang isteri yang shalihah ) Telah tetap bahwasanya s.a.w. senantiasa memperbanyak dari ucapan :
(Ya Tuhan kami, berilah karni kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari api neraka ): (OS. Albagarah: 201 )
Firman Allah Ta’ala :
( Katakanlah kepada orang-orang musyrik ) : ” Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu ). (OS. Alfurgan : 77)
(Atau Siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo’a kepada-Nya dan yang menghilangkan kesusahan ). (OS. Annamlu : 62)
(DO’A PARA NABI, PARA MALAIKAT DAN KAUM MU’MININ DIDALAM ALOUR’AN )
- DO’A NABI ADAM A.S DAN SITI HAWA :
(Keduanya berkata : ” Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk Orang-orang yang merugi ). (OS. Al-a’raaf : 23)
- DO’A NABI NUH AS.
(Dan ingatlah kisah Nuh, sebelum itu ketika ia berdo’a dan Kami memperkenankan do’anya, lalu kami.sclamatkan dia beserta peng -Ikutnya.dari bencana yang besar. Dan kami telah menolong dari kaum yang mendustakan ayat-ayat kami).(OS. Al Ambiya:76-77)
( Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada diatas bahtera itu, maka ucapkanlah : ” Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zhalim ”. Dan berdo’alah : ” Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat ) ( OS. Almu’minun : 28-29 )
- DO’A NABI IBRAHIM AS
(Ibrahim berdo’a) : ” Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni’matan). (OS. Asysyu’aran : 83-45)
(Ya Tuhanku, jadikanlali aku dan anak cucuku orang-orang yany tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah do’a aku.Ya Tuhan kami,beri ampunlah aku dan kedua ibu-bapakku dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat) (OS. Ibrahim : 40-41)
- DO’A NABI YUSUF AS.
(Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta’bir mimpi, (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi, Engkaulah Pelindungku didunia dan akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh). (OS. Yusuf : 101)
- DO’A NABI AYYUB AS.
(ingatlah kisah) Ayyub, ketika ia menyeru Tuhannya : “(ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkaulah adalah Tuhan Yang Maha Penyay ang diantara semy, penyayang ” Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan yang ada padanya.) (OS. Al-Anbiyaa’ : 83-84)
- DO’A NABI DAWUD AS.
( Tatkala mereka nampak oleh Jalut dan tentaranya, merekapun (Thalut dan tentaranya ) berdo’a : ” Ya Tuhan Kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami dan kokohkanlah pendirian kami dan tolong lah kami terhadap orang-orang kafir) (OS. Albagarah : 250)
- DO’A NABI SULAEMAN AS.
la berkata : Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang.tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi).(OS. Shaad : 35)
- DO’A NABI ISA AS.
(Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunya) akan menajdikan hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau, beri rezkilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezki yang utama).(OS. Almaa’idah : 114)
- DO’A NABI MUSA AS.
(Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaik an yang Engkau turunkan kepadaku). (OS.Algashas :24 )
(Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku dan lepaskanlah kekakuan lidahku supaya mereka mengerti perkataanku ). (OS. Thaha : 25-28)
- DO’A NABI YUNUS AS.
(Dan (ingatlah kisah) Dzun Nuun (Yunus) ketika ia pergi dalam ke adaan marah, lalu ia menyangka bahwa kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap : ” Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zhalim. Maka Kami telah memperkenankan do’anya dan menyelamatkan dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamat kan orang-orang yang beriman).(OS. AL-Anbiyaa : 87-84)
- DO’A NABI ZAKARIYYA AS.
(Dan (ingatlah kisah) Zakariyya, tatkala ia menyeru Tuhannya : ” Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah waris yang paling baik). (OS. Al-Anbiya : 89)
- DO’A NABI MUHAMMAD S.A.W.
(Dan katakanlah :” Ya Tuhanku, masukanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong). (OS. Al-isra : 80)
- DO’A PARA TABI’IIN
(Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar) mereka berdo’a :” Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami ter hadap orang-orang yang beriman, Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang). ( OS. Alhasyr :10)
- DO’A PARA MALAIKAT AS.
(Malaikat-Malaikat) yang memikul ‘Arsy dan Malaikat yang berada disekilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman ke padaNya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): ” Ya Tuhan kami, rahmat dan Ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampun kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah morcka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala.
Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam syorga ”Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh diantara bapa-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Dan pelihara mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu, maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang-besar). (OS. Al-mu’min : 7-9)









One Comment