Kitab Tauhid

Terjemah Kitab Husunul Hamidiyah

Kemudian, dalam sebagian riwayat yang menceritakan mukjizat itu ada riwayat yang memberi pengertian, bahwa Rasul meminta berhenti matahari atau mengembalikannya. Maka itu tidak dapat dikatakan menurut perkiraan diterimanya pendapat ahli kosmografi modern tentang peredaran bumi. Sesungguhnya yang benar bagi Rasul itu ialah, bahwa beliau mestinya minta berhentinya bumi atau mundurnya gerakan bumi sebagai ganti permintaan pemberhentian matahari.

Karena kami berkata atas perkiraan diterimanya pendapat itu, maka tidak mustahil, bahwa Rasul itu telah mengetahui hakikat urusan itu, tetapi beliau meminta pemberhentian matahari itu atas dasar zhahir dan yang berlaku menurut pandangan bangsa yang biasa mereka gunakan. Allah swt. mengetahui maksud permohonan beliau dan hal itu bukanlah kesalahan dari Rasul.

Sebagaimana kita lihat ahli kosmografi modern biasa mengatakan menurut penggunaan bahasa yang berlaku di kalangan ahli bahasa, mereka biasa berkata: “Matahari terbit dan terbenam”.

Padahal mereka berkeyakinan terhadap berhentinya matahari dan bergeraknya bumi. namun Kita tidak mendengar mereka berkata: Bumi ituu terbit atau bumi itu terbenam atau sampailah bumi menghadapi cahaya matahari atau meninggalkan cahaya matahari”. Masing-masing Itu semua menurut yang umum dalam penggunaan dan zhahir dari apa yang dapat disaksikan.

Apakah kalian telah mengerti apa yang kau tetapkan. dan meninggalkan syubhat-syubhat berdasar apa yang telah kami uraikan, maka ketahuilah. bahwa Kami. golongan muslim telah beriman dengan mukjizat ini. karena tidak ada penghalang yang menghalangi terjadinya mukjizat itu, sedang Allah Maha Kuasa untuk mewujudkannya sebagai mukjizat yang menguatkan para rasul-Nya yang mulia, yang dengan mukjizat itu beriburibu manusia memperoleh petunjuk dan mendapat kemantapan dalam kcimanan.

Di antara mukjisat Nabi Muhammad saw. yang sampai kepada kita melalui hadits-hadits yang shahih. adalah memancarnya air dari sela-sela jarijemari behau dan banyak orang yang mendapatkannya. dan beliau memperbanyak makanan yang sedikit, yang dapat mengenyangkan orang banyak.

Barangsiapa yang percaya adanya Allah serta kekuasaan-Nya untuk membuat barang-barang dan menimbulkan sesuatu yang dulunya tidak ada atau membalik dari satu bentuk pada bentuk yang lain, maka udak ada penghalang yang menghalanginya untuk membenarkan dua mukjizat itu. Penjelasannya ialah. bahwasanya di kala orang-orang meminta air kepada Rasul, maka tidak ada penghalang bagi Allah swt. menciptakan air, atau membalik udara menjadi air,

Kemudian terpancarlah air itu dari scla-scla jari-jcmari Nabi saw. di hadapan para hadirin, sehingga air itu mencukupi Orang-Orang yang minum. Mengubah udara menjadi air itu dapat dilakukan oleh ahli kimia.

Baru saja termuat dalam majalah ilmiah, bahwa para ahli kimia menemukan teori mengubah udara menjadi barang cair. Bagaimana pendapat anda dengan kekuasaan Pencipta udara, air dan ahli kimia? Demikian juga halnya. tidak ada yang menghalangi Allah merwiptakan makanan dari jenis makanan yang sedikit, yang berada di hadapan Rasul dan menyuguhkannya kepada beliau tanpa dilihat oleh para hadirin, tahutahu makanan sedikit itu menjadi banyak dan orang banyak itu menjadi kenyang.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker