Kitab Tauhid

Terjemah Kitab Husunul Hamidiyah

5. Mukjizat Nabi Muhammad saw. Selain Al-Qur’an

Di antara mukjizat Nabi Muhammad saw. yang disebutkan dalam AlQur’anul Karim dan hadits yang suci ialah terbelahnya bulan menjadi dua bagian, karena permohonan beliau kepada Tuhan ketika orang-orang musyrik memintanya kepada beliau.

Penduduk Mekkah baik Islam maupun kafir menyaksikan terbelahnya bulan. Kemudian datanglah di Mekkah sekelompok musafir yang jauh dari Mekkah, tetapi ufuq (cakrhwala) mereka sama dengan ufuq Mekkah. Mereka menceritakan.bahwa mereka melihat bulan terbelah pada malam itu.

Adapun mengenai tidak melihatnya seluruh penduduk bumi terhadap kejadian itu, tidak bisa menafikan terjadinya peristiwa tersebut, karena dengan sebab perbedaan ufuq. yang dari ufuq atu bulan dapat dilihat oleh penduduk bumi. bulan itu tidak bisa tampak dapat dilihat oleh seluruh manusia dalam satu waktu. bahkan setiap waktu bulan itu tampak bagi penduduk ufuq tertentu, tentu tidak tampak bagi penduduk selain mereka. sebapaimana diketahui dalam ilmu astronomi.

Barangsiapa yang mendengar mukjizat Ini. sedang dia orang yang beriman kepada adanya Tuhan Yang Maha Kuasa. dan tergambar bahwa pecahnya bulan ini termasuk jaiz dalam pandangan akal, maka orang itu tidak menolak kebenaran kejadian tersebut. Jika penukilan riwayatnya shahih.

Penjelasan yang menunjukkan kemungkinan tersebut, bahwa bulan itu hanyalah suatu benda yang dapat terbagi dan dapat bersatu. Betapa banyak di bumi kita gunung yang besar itu pecah, adanya lembah-lembah yang dulu belum ada, dan tergabungnya gunung-gunung yang terpisah.

Kejadiankejadian bumi ini, meskipun dalam hukum kebiasaan diciptakan oleh Allah swt. melalui sebab-sebab yang berlaku, seperti gempa bumi, petir-petir dan hujan-hujan yang deras. Tetapi sebab-sebab itu hanyalah menurut hukum kebiasaan saja, padahal Allah Maha Kuasa untuk mewujudkan kejadiankejadian iu tanpa sebab-sebab, sebagaimana diketahui dari kesempurnaan kekuasaan-Nya Dzat yang kuasa mengatur benda-benda bumi dengan pengaturan-pengaturan seperti itu. Dia kuasa pula untuk menjadikan bulan itu terbelah karena tidak ada perbedaan antara bumi dan bulan dalam materi kebendaannya, sama-sama dapat tergabung dan terbelah.

Hanya saja bumi itu lebih besar daripada bulan. Tetapi besar dan kecil itu tidak menjadi penyebab sesuatu dapat dibelah atau tidak dalam kekuasaan Allah swt.

Kemudian, riwayat-riwayat yang shahih tentang mukjizat ini memberi pengertian, bahwa bulan itu terbelah menjadi dua bagian. Sebagian di atas gunung dan sebagian lagi di bawah gunung. Yang dimaksud dengan itu, ialah bulan dalam pandangan orang yang melihat, sebagaimana ada di atas gunung, yakni di ufuqnya, bukan berarti bagian itu berhenti benar-benar di atas gunung. Sebagiannya lagi di bawah gunung, yakni setentang dengan gunung, bukan di bawah gunung.

Begitu salah seorang di antara kita ada yang berkata: “Saya telah melihat bulan di atas gunung, di belakang gunung dan di atas laut”. Padahal sesungguhnya bulan itu tidak demikian. Hanya saja yang dimaksudkan adalah mengungkapkan cara melihat bulan itu. Karena bulan itu barang yang besar sekali ukurannya di bawah bumi kita sedikit, menurut pendapat sarjanasarjana astronomi, maka tidak mungkin sebagian bulan itu terletak di suatu gunung dan kecil di bumi dan gunung itu tidak dapat memuatnya, dan sebagian lagi berada di bawah gunung, secara sebenarnya.

Karena pendapat ini bukanlah yang dimaksudkan. Hanya saja, riwayat itu menceritakan cara penglihatan ini untuk memberi pengertian, bahwa jarak kedua bagian belahan bulan itu tampak terpisah jauh, sehingga tidak ada keraguan lagi bagi orang musyrik, sebab andaikata dua bagian belahan bulan itu berdekatan, maka mereka akan berberkata: “Sesungguhnya penglihatan kita pada terbelahnya bulan adalah kesalahan indera dan khayalan yang tidak ada dasarnya dalam kenyataan.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker