Kitab Tauhid

Terjemah Kitab Husunul Hamidiyah

Pentakwilan-pentakwilan itu pada mulanya untuk menolak aliran yang penyimpang (ahli bid’ah) dan untuk memantapkan keyakinan orang-orang yang lemah.

Seolah-olah mereka berkata: selama nash-nash mutasyabbihat itu mengandung pengertian-pengertian yang benar, sesuai dengan dalil-dalil akli dan sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa Arab, maka harus ditakwilkan dengan takwilan yang sesuai antara nash-nash mutasyabbihat tersebut dan dalil-dalil yang menunjukkan Wajibnya perbedaan Altah dengan barang-barang baru dan mustahilnya persamaan Allah dengan barang-barang baru. Sehingga bisa selamat dari keyakinan yang dapat mengeluarkan seseorang dari keimanan. Kita mohon perlindungan dari yang demikian ini kepada Allah.

Dalam menyikapi nash-nash mutasyabbihat ada dua cara, sebagaimana akan diterangkan. Di dalam Al-Qur’an terdapat firman Allah swt yang tergolong mutasyabbihat. seperti:

Ya Tuhan Yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas Arsy

Tangan Allah di atas tangan mereka

Dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya

Dan datanglah Tuhanmu dan sebagainya

Dalam hadits Nabi Muhammad saw. yang mulia juga terdapat sabda Rasulullah saw. yang termasuk mutasyabbihat. antara lain:

Aku telah melihat Tuhanku dalam rupa yang sangat bagus

Sesungguhnya Tuhan Yang Maha Perkasa meletakkan kaki-Nya di api

Tuhan kalian sama turun ke langit dunia dan sebagainya.

Jalan yang paling selamat yang ditempuh oleh ulama salaf yang shalih ra. ialah hendaknya kita meyakini, bahwa nash-nash itu mempunyai pengertian-pengertian yang tidak seperti arti harfiahnya, dan pengertian itu benar dan cocok dengan dalil-dalil akli dan naqli yang menunjukkan wajibnya perbedaan Allah dengan barang-barang baru.

Kita mempercayainya dan kita serahkan hakikat pengertian yang sebenarnya kepada Allah swt. Cara yang demikian ini sudah cukup untuk menyelamatkan iman.

Duduknya Allah di atas Arasy adalah menurut sifat-sifat-Nya yang layak dengan-Nya, tidak seperti duduknya makhluk yang membutuhkan materi dan arah. Turun-Nya ke langit dunia adalah menurut sifat-sifat-Nya yang layak dengan-Nya, tidak seperti turunnya makhluk yang mesti pindah dari satu tempat ke tempat lain, demikian juga datangnya. Kita katakan pula, bahwa Allah swt. mempunyai tangan, dan telapak kaki, namun tidak seperti tangan dan telapak kaki anggota tubuh kita, tetapi anggota-anggota yang sesuai dengan Allah Yang Maha Suci, yang tidak menerima bagian-bagian dan ukuran-ukuran. Allah Maha Tahu tentang hakikat pengertian-pengertian yang dimaksud oleh nash-nash tersebut. Demikianlah komentar tentang nashnash mutasyabbihat.

Apabila Kita udak melakukan pencntangan atau penolakan aliran orang – orang yang menyimpang (ahli bid’ah). yang menuduhkan adanya persamaan Allah dengan barang-barang baru, karena berpegang pada zhahir-zhahir nash. atau keinginan untuk memantapkan keyakinan orang-orang yang lemah agama. maka kita menyikapi nash-nash mutasyabbihat tersebut dengan menggunakan cara kedua, yaitu dengan cara pentakwilan. bahwa nash-nash itu mengandung pengertian-pengertian yang tidak seperti dipahami secara harfiyah, yang pengertian itu tidak menetapkan adanya persamaan Allah dengan barang-barang baru. Dengan membawa pengertian ke situ, maka sesuailah antara dalil-dalil akli dan naqli yang menunjukkan kesucian Allah swt. dari menyamai barang-barang baru.

Dengan cara pentakwilan seperti itu kita aman dari kesalahan dalam akidah yang mungkin dapat menyebabkan kekafiran -kita mohon perlindungan kepada Allah-. Jelasnya talah, bahwa yang dimaksud dengan istawaa di atas Arasy dapat diartikan menguasai Arasy, sebagaimana kata seorang penyair Arab:

“Seorang manusia telah menduduki Irag” Maksud kalimat di atas ialah menerangkan keagungan Allah swt. dan pengaruh hukum-Nya pada segala sesuatu di alam semesta ini.

Mungkin juga yang dimaksud dengan turun ke langit dunia, adalah menghadapi hamba-hamba-Nya. Dalam bahasa Arab kata nuzul dapat berarti menghadapi. Pengertian bahwa Allah swt. saat itu menghadapi hamba-hamba-Nya diungkapkan dengan turun ke langit dunia. Kedatangan Allah dapat diartikan juga menghadapi. Datanglah perintah Tuhanmu dan kekuasaan-Nya. Maksud wajah adalah dzat, dan kata wajah itu dikhususkan dan dimaksudkan dengan dzat. Yang dimaksudkan dengan tangan ialah kekuasaan.

Semua pentakwilkan itu mempunyai dalil-dalil penggunaan bahasa Arab yang Al-Qur’an dan hadits Nabi mempergunakannya juga. Demikianlah cara pentakwilan terhadap nash-nash yang mutasyabbihat. Semua nash mutasyabbihat ditemukan oleh para ulama tentang takwilannya yang cocok dan sesuai dengan dalil akli. berdasarkan tata bahasa Arab.

Mereka telah menyusun kitab tersendiri, yang berisi keterangan yang memadai mengenai takwilan ayat-ayat mutasyabbihat.

Oleh sebab itu, setiap orang mukallaf wajib mempercayai nash-nash mutasyabbihat, dan wajib meyakini, bahwa nash-nash tersebut mempunyai pengertian-pengertian yang benar dan layak bagi Allah swt. Tidak mengakui adanya persamaan Allah dengan barang-barang baru. Selanjutnya menyerahkan hakikat pengertian yang dikehendaki oleh nash-nash tersebut kepada Allah.

Apabila ada seseorang membutuhkan pentakwilan untuk menolak aliran ahli bid’ah atau untuk menghilangkan keraguan dani hatinya, sedangkan bukan ahli takwil, maka hendaklah ia kembalikan hal itu pada para ulama yang pandai, dan agar ia memahami tentang pentakwilan nash-nash yang dibutuhkan dari mereka ini. Janganlah ia mentakwilkannya sesuai dengan pikiran sendiri, padahal bukan ahlinya, karena dikhawatirkan terjerumus dalam kesalahan yang bisa memasukkan ke dalam bid’ah atau kafir. Kita mohon penjagaan dan keselamatan kepada Allah swt.

Perlu diketahui oleh setiap orang mukallaf, bahwa nash-nash mutasyabbihat yang yang telah diterangkan dalam pasal ini adalah ayatayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah saw. yang shahih. Adapun hadits yang dinisbatkan kepada Rasul oleh sebagian ahli, tetapi tidak shahih, maka tidak wajib bagi kita untuk membenarkannya, apalagi untuk mentakwilkannya. Allah swt. adalah Yang Maha Mengetahui.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker