Kitab Tauhid

Terjemah Kitab Husunul Hamidiyah

TIGA BELAS SIFAT YANG WAJIB DIIMANI SECARA TERPERINCI DENGAN DALIL YANG MEYAKINKAN

1. Al-Wujud (Maha Ada)

Allah swt. wajib atau mesti bersifat wujud (ada), dan mustahil bagiNya memiliki lawan sifat itu, yakni adam (tidak ada).

Bukti bahwa Allah itu ada ialah: Adanya alam yang kita saksikan dengan segala isinya ini adalah baru, dan setiap barang baru pasti ada yang membuatnya.

Dengan demikian, maka alam ini pasti ada yang membuatnya. Adapun bukti, bahwa alam ini baru ialah, karena alam ini menetapi sifatsifat baru, seperti gerak dan diam, terdiri dari berbagai bentuk, baik berbentuk hewan, tumbuh-tumbuhan atau tambang dan sebagainya, yang materi dan esensi alam ini tidak terlepas dari salah satu sifat baru tersebut. Setiap benda yang menetapi sifat-sifat baru, maka dia termasuk benda baru.

Jelasnya adalah, bahwa setiap benda-benda itu adalah baru, dengan bukti bahwa masing-masing sifat tersebut bisa hilang dan diganti oleh sifat lain, sedangkan sesuatu yang qadim itu tidak bisa hilang, baik qadim karena dzatnya atau karena yang lain, yakni ada benda qadim lain yang menjadikan adanya benda tersebut.

Selama dzat yang qadim itu masih ada, atau yang menjadikan qadimnya itu masih ada, maka menurut akal benda tersebut tidak boleh hilang.

Apabila telah mantap, bahwa sifat-sifat itu baru, maka kami katakan, bahwa asal esensi alam itu adakalanya qadim adanya dan terlepas dari sifat-sifat baru.

Pendapat ini adalah batal (salah), karena sifat-sifat baru selalu menyertainya dan benda-benda tersebut tidak dapat terlepas dari sifat-sifat tersebut. Karena tidak mungkin benda-benda tersebut dapat terlepas dari sifat gerak, diam dan bentuk.

Ada kalanya dikatakan pula, bahwa alam itu baru dan sifat-sifat yang menyertainya juga baru. Oleh karenanya, tetaplah bahwa alam itu baru dan sifat-sifat itupun baru.

Dengan demikian, maka dapat dipastikan, bahwa alam dan semua-isinya adalah baru, dan inilah yang dimaksudkan.

Adapun dalil, bahwa setiap benda baru mesti ada yang membuatnya adalah: Seandainya benda baru itu ada tanpa ada yang membuatnya, maka akan terjadi suatu keunggulan tanpa ada yang mengunggulkannya.

Hal ini termasuk mustahil badihi. Bagi orang yang samar-samar, penjelasannya adalah akal udak dapat membenarkan, bahwa salah satu dari dua piringan neraca yang keduanya itu sama berat dan seimbang, misalnya yang kiri turun ke bawah sampai ke tanah karena sesuatu sebab, tiba-tiba piringan yang kanan mengungguli yang kini dan piringan yang kiri itu naik setinggi mungkin, tanpa adanya sebab yang mendorongnya,baik berupa kekuatan hewan, hembusan angin maupun benda lain yang jatuh padanya dan tidak ada sesuatu yang pantas untuk menjadi sebab keunggulannya.

Barangsiapa yang membenarkan hal tersebut, maka orang itu dianggap dungu. Tidaklah ada perbedaan antara contoh ini dan seluruh kenyataan alam, baik itu benda konkrit maupun abstrak. Karena unggul tanpa ada yang mengunggulkan itu jelas termasuk hal yang mustahil.

Dengan demikian, maka dapat ditetapkan, bahwa adanya benda baru tanpa ada yang membuatnya adalah mustahil. Jadi, setiap benda baru pasti ada penciptanya, yang menciptakan dani tidak ada menjadi ada. Sempumalah hujah karni, bahwa alam yang baru ini pasti ada yang membuatnya dan yang membuat itu pasti ada (wujud), karena sesuatu yang tidak ada, jelas tidak dapat mengadakan sesuatu.

Dengan uraian tersebut di atas, maka wajib adanya Dzat Yang Mengadakan alam ini, dan mustahil jika tidak ada. Itulah inti pembahasan ini.

Para ahli pikir memberi nama Dzat Pencipta alam ini dengan nama Tuhan alam (ilahul alam), sedangkan syari” at-syari’at memberi nama dengan nama keagungan, yaitu Allah swt.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker