DATANG KE MADINAH
Selanjutnya Rasulullah saw. berangkat menuju ke Madinah, sedangkan para sahabat Anshar pada saat itu mengawalnya seraya menyandang pedang mereka masing-masing. Pada saat itu terjadilan suatu hal yang bid’ah, tetapi tidak mengapa karena hal itu merupakan ungkapan rasa gembira yang meluap dari penduduk Madinah. Hari itu berubah menjadi hari yang sangat semarak, penuh dengan kegembiraan, yang pada sebelumnya mereka tidak pernah merasakannya. Hal ini tiada lain karena kegembiraan mereka dalam menyambut kedatangan Rasulullah saw. Kaum wanita, anak-anak, dan gadis-gadis keluar menyambut kedatangan Rasulullah saw. seraya mengucapkan:
Kini rembulan (Rasulullah saw.) telah datang kepada kami dari Tsaniyyatul Wada”. Kami harus bersyukur atas kedatangan orang yang mengajak kepada Allah. Hai orang yang diutus kepada kami, engkau telah datang dengan membawa perkara yang ditaati. Pada saat itu orang-orang berjalan mengiringi Rasulullah saw. Di antarg mereka ada yang berjalan kaki dan ada pula yang menaiki kendaraan Kemudian mereka saling bersengketa dalam hal memegang tali kendal kendaraan Rasulullah. Setiap orang menginginkan agar Rasulullah saw. singgah di rumahnya.





One Comment