Sejarah

Terjemahan Kitab Nurul Yaqin

HIJRAH YANG KEDUA KE ABESINIA

Sesudah Rasulullah saw. dan kaumnya memasuki blok Abu Thalib, Rasulullah saw. memerintahkan kaum Muslimin untuk berhijrah ke Abesinia, sehingga dengan jumlah yang banyak mereka dapat saling membantu dalam pengasingan. Maka berhijrahlah sebagian besar kaum Muslimin. Jumlah mereka diperkirakan ada delapan puluh tiga orang lakilaki dan delapan belas orang perempuan. Di antara mereka yang laki-laki ialah Ja’far ibnu Abu Thalib beserta istrinya, Asma binti ‘Umais, Al-Migdad ibnu-Aswad, ‘Abdullah ibnu Mas’ud, ‘Ubaidullah ibnu Jahsy beserta istrinya, Ummu Habibah binti Abu Sufyan. Kemudian menyusul orang-orang dari negeri Yaman yang telah masuk Islam. Mereka adalah orang-orang Asy’ariyin, yaitu Abu Musa dan kaumnya.

Tatkala orang-orang musyrik Quraisy mendengar berita tentang hijrahnya kaum Muslimin, mereka mengirim ‘Amr ibnul-‘Ash dan ‘Ammarab ibnul-Walid untuk menghadap Raja Negus dengan membawa hadiahhadiah. Mereka berlaku demikian untuk membujuk Raja Negus supaya menyerahkan kaum Muslimin kepada mereka, tetapi mereka pulang kembali ke Makkah dengan tangan hampa. Yang mereka dapati sewaktu berbicara dengan Raja Negus hanyalah hinaan, karena Raja Negus tidak suka melanggar janji yang telah diberikannya kepada orang-orang yang meminta perlindungan kepadanya.

Adapun Bani Hasyim, tetap berada dalam blok Abu Thalib selama kurang-lebih tiga tahun dalam keadaan paceklik dan kekurangan, tidak ada guatu makanan pun yang sampai kepada mereka selain dengan cara sembunyi-sembunyi.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker