Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Adab al-Suluk Wa al-Tawassul

64 Tanda Cinta Adalah Ridha

SYEKH—semoga Allah meridhai dan meridhakannya-berujar, “Mengapa harus kesal

dan marah kepada Tuhanmu

‘Azza wa Jalla hanya karena doa-doamu belum dikabulkan? (Mengapa) kau menggerutu, ‘Dia telah mengharamkanku untuk meminta kepada makhluk dan mewajibkan sebagai gantinya untuk meminta hanya kepada-Nya. Tetapi, mengapa permohonanku kepada-Nya tak dikabulkan juga?’

“Saya ingin bertanya padamu, ‘Kamu ini orang merdeka atau budak?’ Jika Anda katakan bahwa diri kamu orang merdeka, maka kamu telah kafir.

“Dan, jika kau bilang dirimu adalah budak, maka saya ingin bertanya, ‘Apakah kau ini menuding Junjunganmu ‘Azza wa Jalla hanya karena Dia mengakhirkan pengabulan doamu, juga meragukan kebijaksanaan dan rahmat kasih-Nya kepadamu dan pada segenap makhluk-Nya, serta pengetahuan-Nya akan kondisi mereka, ataukah tidak?’

“Jika kau tak menyalahkan-Nya dan mengakui kebijaksanaan, kehendak, dan kemaslahatan-Nya dalam menangguhkan pengabulan doamu, maka kau patut bersyukur kepada-Nya, sebab Dia telah memilihkan yang terbaik bagimu.

“Jika kau salahkan Dia, maka kau sudah tak beriman lagi, sebab kau menisbatkan kepada-Nya sifat ketidakadilan yang mustahil bagi Diri-Nya. Ingat, Dia adalah Pemilikmu, Pemilik segalanya. Seorang pemilik berkuasa penuh atas apa yang dimilikinya. Karena itu, tudingan ‘ketidakadilan’ sungguh tak layak bagi-Nya. Sebab, ketidakadilan ialah keikutcampuran dalam milikan orang lain, tanpa seizin pemiliknya.

“Jadi, jangan kesal terhadap-Nya atas segala tindakan-Nya padamu hanya karena hal itu bertentangan dengan tabiat dan syahwat dirimu, meskipun dari luar ia terlihat merusak dirimu.

“Kau harus tetap bersyukur, bersabar, ridha kepada-Nya, dan mencampakkan kekesalan dan ketidakpatuhan benak dan kedirianmu—hal-hal yang akan menyesatkanmu dari jalan Allah.

“Teruslah berdoa, sopan, dan berbaik sangka terhadap-Nya, menanti saat-saat yang baik, yakin akan janji-Nya, menunjukkan sikap baik terhadap-Nya, selalu ridha dengan perintah-Nya, senantiasa mengesakan-Nya, segera melaksanakan perintah-perintah- Nya dan menjauh dari melakukan hal-hal yang dilarangNya.

“Jika memang harus ada yang disalahkan dan dikecam, maka nafsu dirimu yang mendorong berbuat keburukan dan maksiat pada Tuhannya ‘Azza wa Jalla-lah yang lebih tepat untuk kau kecam dan persalahkan, dan menisbahkan ketidakadilan pada dirimu sendiri lebih layak daripada menisbahkannya pada Maula Junjunganmu.

“Jangan sekali-kali kau turuti dan setiai nafsu diri, juga ridha menerima tindakannya, serta kata-katanya dalam segala kondisi. Sebab, ia adalah musuh Allah Azza wa Jalla dan musuhmu, serta malah berkoalisi dengan musuh Allah dan musuhmu, yaitu setan yang terkutuk. Nafsu adalah khalifah, mata-mata, dan antekantek setan.

“Takutlah kepada Allah, takutlah kepada Allah. Waspadalah, waspadalah! Selamat!

Selamat!

“Kutuklah dirimu sendiri! Alamatkan ketidakadilan kepadanya! Bacakanlah di hadapannya  firman  Allah,  ‘Adakah  Allah  menyiksamu,  jika  kamu  bersyukur  lagi

beriman?’ (QS. an-Nisaa’ [4]: 147), juga firman lain, ‘Ini dikarenakan perbuatan- perbuatanmu sebelumnya, sesungguhnya Allah adil terhadap hamba-hamba-Nya. (QS. Ali ‘Imran [3]: 181). Firman-Nya lagi, ‘Sesungguhnya, Allah

tak menzhalimi, tetapi merekalah yang menzhalimi diri mereka sendiri.’ (QS. Yunus

[10]: 44), serta ayat-ayat dan hadits lainnya.

“Musuhilah dirimu demi Allah dan debatlah ia demi Allah. Jadilah pasukan pedang untuk Tuhanmu ‘Azza wa Jalla, juga panglima perang dan militer-Nya, sebab nafsu adalah musuh Allah yang paling dibenci.” Allah berfirman, ‘Hai Daud, musuhilah hawa kecenderunganmu, sesungguhnya tiada pesaing yang (coba) menyaingi-Ku dalam kerajaan-Ku selain hawa nafsu.”

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker