Sejarah

Terjemah Kitab Tarikh Tasyri

BAGAIMANA TURUNNYA AL QUR’AN ?

Ayat-ayat pembinaan hukum adalah ayat-ayat hukum yang turun atas Rasulullah s.a.w. Ayat-ayat itu pada umum. nya merupakan jawaban peristiwa-peristiwa dalam masya. rakat Islam. Peristiwa-peristiwa itu diketahui dengan Asba. bun Nuzul (sebab-sebab turunnya ayat Al Qur’an) . Sejumlah ahli tafsir telah bersungguh-sungguh membahasnya dengan menyusun buku-buku yang mengupas tentang hal itu dan dijadikannya Asbabun Nuzul itu sebagai dasar untuk memahami Al Qur’an, dan kami akan mengemukakan dengan terperinci pada periode-periode yang akan datang.

Kadang-kadang ayat-ayat itu turun sebagai jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan oleh sebagian orang mu’min. Dan sedikit saja ayat-ayat hukum yang turun sebagai pemula. Sebagaimana contoh yang kami kemukakan bagi masing-masingnya :

  1. Rasulullah s.a.w. mengutus Martsad Al Ghanawi untuk mengeluarkan kaum muslimin yang lemah: dari Mekkah. Ketika ia tiba di Mekkah ada seorang wanita musyrik yang kaya dan cantik menawarkan diri kepadanya namun ia (Martsad) berpaling dari padanya karena takut kepada Allah. Kemudian wanita itu bermusyawarah dengannya di mana ia ingin dikawininya, yang dijawabnya bahwa hal itu tergantung atas izin Rasulullah s.a.w. Ketika ia (Martsad) tiba di Medinah maka dikemukakannya hal itu kepada Rasulullah dan ia mohon kepada beliau agar diperkenankan untuk menikahnya. Maka turunlah firman Allah ta’ala dalam surat Al Baqarah :

Artinya :

Janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman, sesungguhnya wanita budak yang mu’min lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mu’min ) sebelum mereka beriman, sesungguhnya budak yang mu’min lebin baik dari orang musyrik walaupun dia menarik natimu. Merka mengajak ke syurga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayatNya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

  1. Dalam Al Quran banyak datang hukum-hukum sesudah adanya persoalan-persoalan yang timbul dari orang-orang mu’min dan orang-orang selain mereka. Sebagian dari padanya adalah firman Allah ta’ala dalam surat Al Baqarah :

Artinya :

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah : “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya. ”Dan mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah : “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir. (Berfikir) tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak-anak yatim, katakanlah : “Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu menggauli mereka, maka mereka adalah saudara mu, dan Allan mengetanui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan,

Dan jikalau Allah menghendaki niscaya Dia dapat mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungughnya Aliah Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. Janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman: sesungguhnya wanita budak yang mu’min lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita musyrik) sebelum mereka beriman: sesungguhnya budak yang mu’min lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu, mereka mengajak ke neraka sedang Aliah mengajak ke syurga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran . Mereka bertanya kepadamu tentang haidh, Katakanlah :’Haidh itu adalah suatu kotoran. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh: janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Bila mereka telah suci maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang menyucikan diri?

Allah berfirman :

Artinya :

Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah : Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah (menghalangi masuk) Masjidil haram dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosa nya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) dari pada membunuh.

Dalam surat An Nisa: . 

Artinya : “ Mereka minta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah :” Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah” ‘dan ayat-ayat lain lagi. Adapun hukum-hukum yang turun tanpa adanya peristiwa atau pertanyaan hanyalah sedikit saja. darang kita menjumpai hukum yang oleh para ahli tafsir tidak disebutkan peristiwa yang menye babkan turunnya hukum itu. ,

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker