Sejarah

Terjemah Kitab Tarikh Tasyri

PERBEDAAN — PERBEDAAN MAKKI DAN MADANI

Telah kami kemukakan bahwa masa turunnya Al Qur’an itu ada dua yaitu masa sebelum hijrah dan masa sesudah hijrah. Bagi masing-masing Makki dan Madani mempunyai perbedaan-perbedaan, yang apabila seorang pelajar mengetahuinya maka memungkinkan baginya untuk membedakan antara keduanya. Sebagian perbedaan-perbedaan jituialah :

  1. Secara global, ayat-ayat Makkiyah pendek-pendek, tidak seperti ayat-ayat Madaniyah. Hal itu terbukti bahwa surat-surat Madaniyah yang lebih dari 11/30 Al Qur’an, jumlah ayat-ayatnya hanyalah 1456, yang mana ayat-ayat itu merupakan seperempat lebih sedikit dari seluruh ayat-ayat Al Qur’an. Sebagian contoh yang menunjukkan hal itu adalah juz Qad Sami’a, seluruhnya Madani dengan jumlah ayat-ayatnya 137. Juz Tabarak itu Makki dengan jumlah ayat-ayatnya 631, juz ‘Amma itu Makki dengan jumlah ayat-ayatnya 57. Surat Al Anfal dan Asy Syu’ara yang masingmasingnya itu separoh juz, di mana surat yang pertama “Madaniyah dengan jumlah ayat-ayatnya 75, sedang surat yang kedua Makkiyah dengan jumlah ayat-ayatnya 227.

Perbedaan ini adalah menurut umumnya, di mana kadang-kadang terdapat ayat yang panjang dalam sebagian ayat-ayat Makkiyah dan kebanyakan pada suratSurat yang panjang.

  1. Khithab (pembicaraan) kepada orang banyak dalam ayat-ayat Madaniyah biasanya dengan firman Allah Ta’ala :

    Wahai orang yang beriman) dan sedikit firmanNya. (Wahai manusia). Adapun khithab dalam ayat-ayat Makkiyah adalah sebaliknya. Kami tidak melihat dalam surat Makkiyah, sedang dalam surat-surat Madaniyah terdapat    tujuh kali yaitu :

  1. Artinya : Hai Manusia, sembahlah Tuhanmu.
  1. Artinya : Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat dibumi. Keduanya dalam surat Al Baqarah.
  1. Artinya : Hai , manusia, bertagwalah kepada Tuhanmu.
  1. Artinya : Jika Allah menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu wahai manusia.
  1. Artinya : Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan membawa hak dari Tuhanmu.
  1. Artinya : Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu (Muhammad dengan mu’jizatnya).
  1. Artinya : Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan.
  1. Dalam ayat-ayat Makki sedikitpun tidak ada pembinaan hukum yang terperinci. Namun sebagian besar yang datang pada ayat-ayat itu kembali kepada tujuan . pertama dalam agama yaitu meng Esakan Allah s.w.t.

menegakkan bukti-bukti adanya Allah, menakut-nakuti dengan siksaanNya, mensifati hari pembalasan, keseng. saraan dan keni’matanNya dan mendorong atas akhlak yang mulia yang mana Rasulullah s.a.w. diutus untuk menyempurnakannya, kemudian dikemukakan contoh-contoh yang telah menimpa bangsa-bangsa yang lampau ketika mereka menyelisihi apa (agama) yang diserukan oleh para nabi mereka.

Adapun pembinaan hukum yang terperinci maka sebagian besarnya datang pada ayat-ayat Madaniyah. Al Qur’anul karim mengatur tiga urusan :

  1. Sesuatu yang berhubungan dengan iman kepada Allah, malaikatNya , Kitab-kitabNya, utusanutusanNya dan hari akhir. Ini adalah pembahasan ilmu kalam atau ushuluddin.
  1. Sesuatu yang berhubungan dengan perbuatan-perbuatan hati dan kemampuan yaitu dorongan atas akhlak yang mulia. Ini adalah pembahasan ilmu akhlak.
  1. Sesuatu yang berhubungan dengan perbuatan-perbuatan anggauta badan yakni perintah-perintah, larangan-larangan dan suruhan untuk memilih. Ini adalah pembahasan fuqaha’.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker