Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Raudhatut Thalibin Karya Imam Ghazali

Bagian Keempat: Makna Wushul dan Wishal

KETAHUILAH, MAKNA WUSHUL adalah manakala hamba mampu melihat hiasan Allah dan tenggelam karena-Nya. Jika ia melihat kepada pengetahuannya, ia tak melihat hal lain selain Allah. Bila ia melihat tujuan hidupnya, ia tidak melihat yang lain selain Dia.Ia secara total sibuk dengan Allah, dalam segala hal yang dia saksikan maupun tujuan hidup. Dalam hal ini, ia tidak menoleh (mengandalkan) kepada dirinya sendiri untuk mengisi lahir dengan ibadah, atau mengisi batin dengan penyucian akhlak. Semua itu merupakan bentuk penyucian dan menjadi awal perjalanan. Puncaknya adalah ketika ia telah lepas sepenuhnya dari dirinya sendiri dan ber-tajarrudf hanya untuk-Nya, hingga seolah-olah ia adalah Dia. Inilah yang disebut wushul. Karena itu, pahamilah sebaik-baiknya.

Adapun makna wishal yaitu melihat dan menyaksikan Allah di dunia dengan rahasia hati, serta menyaksikan Allah dengan mata kepala di akhirat. Sehingga makna wishal bukanlah pertemuan dzat (manusia) dengan Dzat (Allah). Mahasuci Allah dari semua itu.

Seorang sufi berkata,

Mataku senantiasa dapat melihat-Nya meski tempat-Nya jauh dari tempatku

Selanjutnya, pahamilah bahwa fondasi jalan tasawuf ada empat hal: ijtihad, suluk, sair (perjalanan), dan thair (terbang).

ljitihad adalah mengetahui hakikat-hakikat Islam secara pasti. Suluk yaitu mengetahui dengan pasti berkaitan dengan hakikat-hakikat keimanan. Sair (berjalan) berarti mengenal hakikat-hakikat ihsan dengan sesungguhnya, dan thair (terbang) artinya mengalami ekstase Gadzb) dengan jalan berlaku dermawan dan ihsan menuju makrifat Sang Raja Pemberi Anugerah.

Posisi ijtihad terhadap suluk seperti posisiistinja terhadap wudhu. Jadi, barang siapa tidak beristinja berarti tidak memiliki wudhu. Dan siapa pun yang tak memiliki wudhu, maka shalatnya tidak sah.

Demikian pula, seseorang yang tidak melakukan suluk, ia tidak melakukan sair (perjalanan). Sedangkan thair berarti wushul sehingga jalan dan tingkatan orang-orang wushul disebut thair (terbang). Inilah jalan para salik dan tingkatan para pelaku. Dan, Allah Mahatahu.

Ittishal

Ats-Tsauri berkata, “Ittishal adalah penyingkapan hati dan penyaksian rahasia-rahasia Ilahi dalam magam keterkaguman (dzuhul).”

Ketahuilah, ittishal dan ketersambungan (muwashalah) itu tergantung pada isyarat para guru. Setiap orang yang mencapai jernihnya keyakinan melalui pencerapan (dzaug) dan cinta (wajd), berartiia berada dalam satu derajat wushul.

Tingkatan mereka berbeda-beda. Di antara mereka ada yang menemukan Allah melalui perbuatan: satu derajat tajalli, hingga perbuatannya rmmaupun perbuatan selain dirinya menjadi fana” karena ia telah berdiri bersama Allah swt. Dalam keadaan ini, ia tak lagi membuat rancangan maupun pilihan. Inilah satu tingkatan wushul.

Ada pula yang diberhentikan pada magam kebesaran (haibah) dan kedamaian karena apa yang tersingkap bagi hatinya yaitu melihat keagungan dan keindahan. Ia bertajalli melalui sifat-sifat, dan berada pada satu derajat dalam magam wushul.

Selain itu, ada juga yang naik ke magam fana” sembari melihat cahaya keyakinan dan penyaksikan pada batinnya. Ia tak lagi mengenali wujudnya karena penampakan yang dialaminya. Inilah jenis tajalli Dzat khusus bagi kaum Muqarrabin sekaligus satu tingkatan wushul.

Di atasnya ada haggul yagin. Orang-orang khusus (khash) di dunia ini dapat menyaksikannya. Tingkatan ini bisa dikatakan sebagai berjalannya cahaya penyaksian dalam totalitas diri seorang hamba sehingga ruh, hati, nafsu, bahkan anggota lahirnya menggapai cahaya tersebut. Demikian inilah tingkatan wushul yang paling tinggi.

Jika berbagai hakikat telah dikenali secara pasti, maka dengan kemuliaan ini hamba mengetahui bahwa ia berada pada tingkatan pertama. Lantas, di manakah wushul? Sangat jauh. Persinggahan jalan menuju wushul tak pernah bisa dilewati di akhirat yang abadi, terlebih dengan umur duniawi yang begitu singkat. Dan, Allah Mahatahu.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker