Kesalehan Jiwa
Sesungguhnya ibadah seorang abid dapat dikatakan sebagai ibadahnya para raja jika ia belum pernah mau menerima hikmah, nasihat, dan saran dari kawan dan lawan.
Aku mengingat sesuatu yang membuatku lupa tentang sesuatu. Maka, seperti apakah sesuatu ini?
Seperti kekenyangan. Sesungguhnya kekenyangan dapat membangkitkan syahwat, menyebabkan kasarnya perangai, penyakit, berat, dan tidur; sebagaimana banyak
berbicara dapat membuat hati menjadi keras, mengurangi keanggunan dan kewibawaan, memandulkan hikmah, dan memperbanyak kekeliruan.
Contoh yang lain adalah angan-angan yang panjang. Ia dapat membuat lupa dari akhirat, mengingatkan akan—dan memuliakan—dunia, membuatmu cinta kepadanya, memunculkan kedengkian dan sikap menunda-nunda, memperkokoh hawa nafsu, serta memperbanyak syahwat.
Dalam hal ini tersirat sikap-sikap atau perilakuperilaku yang menjadi lawan atau kebalikannya. Jika engkau memikirkannya, maka engkau akan mengetahui sesuatu yang dapat mendatangkan kebaikan dan yang mendatangkan kejahatan. Setiap kesibukan akan membuat orang lupa terhadap kesibukan yang lain sebab hati cuma satu dan tak dapat disibukkan kecuali oleh satu hal.
WASPADA:
Tanda-tanda kewaspadaan yang paling nyata adalah rasa sedih dan duka, serta persiapan yang baik untuk kesedihan dan kedukaan itu. Sedangkan tanda-tanda kelengahan yang paling nyata adalah sikap riang dan angkuh karena keduanya melupakan dan melalaikan kewaspadaan. Meninggalkan kewaspadaan berarti pula meninggalkan persiapan untuk sesuatu setelah kematian.









One Comment