Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Risalatul Muawanah Karya Habib Al Haddad

Tidur

Apabila hendak tidur, berbaringlah ke arah kanan, menghadap kiblat, bertobat dari semua dosa, berniat bangun untuk mengerjakan solat malam, dan mengucapkan:

  1. “Dengan nama-Mu ya Allah, ya Tuhanku, aku meletakkan — lambungku. Dengan nama-Mu ya Allah, aku mengangkat lambung(ku), maka ampunilah dosaku. Ya Allah, selamatkanlah aku (dari) siksa-Mu pada hari Engkau mengumpulkan seluruh hamba-Mu.” 3X
  1. “Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung. Tiada Tuhan selain Dia, yang bersifat hidup dan mengurus makhluk. Dan aku bertobat kepada Nya.” 3X
  1. Subhanallah, 33 kali.
  1. Alhamdulillah, 33 kali.
  1. Allahu Akbar, 33 kali. Adapula beberapa zikir yang dibaca sebelum tidur selain bacaan di atas. Janganlah lupa berzikir sebelum tidur serta tidurlah dalam keadaan suci.

Jangan terbiasa tidur di atas kasur yang empuk, karena hal itu akan menjadikanmu tertidur pulas. Maka engkau akan kecewa ketika melihat pahala yang dijanjikan Allah bagi orang-orang yang solat malam itu. Sabda Rasulullah Saw:

“Kelak di akhirat manusia akan dikumpulkan dalam suatu lapangan. Lalu ada panggilan,’Di manakah orang-orang yang mengangkat lambung mereka dari tempat tidurnya (untuk solat lail)?’, yang mengacungkan jarinya hanyalah sedikit. Kemudian mereka (diperintah) masuk surga tanpa hisab.” (al-Hadis).

Ibu Nabi Sulaiman bin Dawud berkata: “Wahai anakku, janganlah banyak tidur di malam hari karena hal itu dapat menyebabkan engkau miskin dari pahala di hari kiamat.”

Imam al-Ghazali berkata: “Ketahuilah, sesungguhnya sehari semalam itu ada 24 jam. Janganlah tidur lebih dari 8 jam. Jika tidurmu sampai 60 tahun, berarti waktumu yang terbuang untuk tidur sebanyak sepertiga, 20 tahun.”

Jika engkau mengalami kesulitan tidur berbaring ke arah kanan sambil menghadap kiblat, maka tidurlah berbaring ke arah kanan tanpa menghadap kiblat.

Berhati-hatilah, janganlah engkau tidur dengan membelakangi kiblat. Boleh berbaring ke arah kiri ketika santai. Tidur siang sebentar sebelum Zuhur dapat membantu bangun malam.

Janganlah tidur sesudah solat Subuh karena dapat menghambat datangnya rezeki, dan jangan tidur sesudah solat Asar sebab dapat menimbulkan penyakit gila dan tidur sebelum solat Isya’ dapat menimbulkan penyakit insomnia (sukar tidur).

Jika engkau bermimpi dengan mimpi yang indah dan menyenangkan, bacalah Alhamdulillah dan tafsiri dengan baik sesuai dengan mimpimu. Jika mimpimu termasuk mimpi yang buruk, bacalah ta’awudz, lalu berludah ke kiri tiga kali kemudian ubah posisi baringmu, dan jangan kau ceritakan pada orang lain karena dapat membahayakan dirimu sendiri.

Jika seseorang menceritakan mimpinya padamu. janganlah engkau menafsiri mimpi itu kecuali atas kehendaknya sendiri, atau izin yang diberikan padamu untuk menafsirkannya.

Makan dan Minum

Bacalah Basmalah sebelum makan atau minum, serta Alhamdulillah setelah melakukan keduanya

Makan dan minumlah dengan tangan kanan Jika makanan atau minuman sudah dihudangkan di hadapanmu, maka bacalah.

“Ya Allah, berilah keberkahan kepada kami di dalam rezeki kami dan anugerahilah makanan kepada kami yang lebih baik darinya.”

Kecuali ketika minum susu, maka bacalah:

“Ya Allah, berilah keberkahan kepada kami dalam rezeki kami dan tambahlah kami karena tidak ada yang lebih baik darinya.”

Hendaklah engkau selalu mencuci kedua tanganmu sebelum dan sesudah makan. Kecilkan suapanmu, haluskan kunyahanmu dan jangan kau ambil makanan lain sebelum makanan yang ada di dalam mulutmu tertelan, mulailah makan dari pinggir dan jangan dari tengah, karena keberkahan turun di tengah-tengah.

Jika sebagian dari makananmu terjatuh, ambil dan cucilah. Dan jangan kau sisakan makanan itu untuk setan. Selesai makan, jilati jari dan tempat makanmu.

Makanlah dengan menggunakan jari tengah, ibu jari dan jari telunjuk. Tetapi jika tak mampu, maka gunakan semua jari. Contohnya pada saat kita makan nasi. Pada saat engkau makan dengan orang lain, makanlah apa yang ada di dekatmu saja, kecuali buah-buahan. Jangan sering memperhatikan tata cara makan orang orang di sekitarmu atau berbicara dengan mereka kecuali pembicaraan yang pantas dibicarakan pada saat makan, dan jangan pula berbicara saat makanan masih ada di dalam mulut. Jika keadaan memaksamu untuk meludah atau mengeluarkan ingus, palingkan wajahmu dari mereka atau berdirilah agak menjauh atau berpindahlah ke tempat lain.

Ketika engkau makan di tempat orang lain, pujilah dan doakan mereka serta ucapkan terima kasih atas kebaikan mereka.

Sesudah makan, bacalah doa:

“Segala puji bagi Allah. Ya Allah, sebagaimana Engkau memberi aku makanan dengan makanan yang baik, maka jadikanlah aku orang yang saleh. Segala puji bagi Allah, Zat yang telah memberi makan dan memberi rezeki padaku tanpa upaya dan kekuatan dariku.”

Barangsiapa membaca doa tadi, maka Allah SWT mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan akan datang.

Janganlah terlalu memaksa untuk menghadirkan lauk-pauk, dan jangan kamu menghina makanan walaupun makanan tersebut tidak berkualitas.

Jangan kau jadikan makanan-makanan yang lezat sebagai tujuan untuk mengumbar syahwat. Bila tujuanmu seperti itu, berarti engkau termasuk golongan yang disebutkan dalam hadis Nabi saw:

“Sejelek-jelek umatku adalah mereka yang memakan makanan yang lezat-lezat (saja) dan tubuh mereka menjadi tambah (gemuk). Dan cita-cita hidup mereka hanyalah aneka makanan, aneka pakaian, dan senang berbicara panjang lebar (yang tidak ada manfaatnya).”

Berkata Ali bin Abi Thalib Karramallahu wajhah, “Siapa yang tujuan hidupnya hanya memasukkan sesuatu ke perutnya, maka harga diri dan kehormatannya seperti barang yang keluar daripadanya (perutnya).”

Berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk tidak memasukkan sesuatu ke perutmu, kecuali yang halal. Barangsiapa makan barang halal selama 40 hari berturut-turut, hatinya menjadi bersinar, dari lisannya keluar kata-kata hikmah, Allah memberi kemuliaan kepadanya dengan zuhud terhadap dunia dan hatinya senantiasa berhubungan dengan Allah secara harmonis. Sebaliknya, orang yang selalu makan barang haram atau syubhat, hatinya menjadi gelap gulita, perkataannya tak berfaedah dan hubungannya dengan Allah selalu mengalami hambatan.

Hari-hati dan janganlah engkau makan hingga kekenyangan meskipun makanan itu berasal dari sesuatu yang halal, karena kekenyangan adalah penyebab awal kejahatan.

Makan sampai kekenyangan juga menimbulkan kerasnya hati, rusaknya kecerdasan, kacaunya pikiran, serta malas dalam beribadah dan lain sebagainya.

Makan dengan sederhana itu ialah berhenti makan ketika engkau masih menginginkannya dan tidak makan kecuali dengan nafsu makan yang benar. Nafsu makan yang benar itu tandanya bila engkau menginginkan makanan apa saja.

Bila engkau minum, hisaplah dan jangan minum sekali teguk, minumlah dengan tiga kali nafas, jangan bernafas pada tempat minum atau minum pada tempat yang retak, hindari minum sambil berdiri dan minum dari mulut timba. Jika tidak ada tempat yang patut digunakan untuk minum, seperti cangkir, gelas, dan lain-lain, maka gunakanlah kedua tanganmu sebagai tempat minum. Setelah minum, bacalah doa:

“Segala puji bagi Allah, yang telah menjadikan air ini tawar dengan rahmatNya dan tidak menjadikan air ini asin dan payau lantaran dosa-dosa kami.”

Bersenggama

Bila engkau hendak bersenggama, bacalah doa: ,

“Dengan nama-Mu, ya Allah, jauhkanlah kami (dari) setan dan jauhkanlah setan (dari) anak yang Engkau berikan.”

Dan tutuplah tubuhmu dan tubuh isterimu dengan selimut. Hendaklah engkau selalu bersenggama dengan perlahan dan tenang. Ketika engkau merasakan keluarnya mani, bacalah ayat Al-Qur’an dalam hati tanpa menggerakkan lisan, ayat yang dibaca adalah:

“Dan Dia (Allah) yang menciptakan manusia dari air (sperma), lalu Dia menjadikan manusia itu mempunyai keturunan dan hubungan kekeluargaan yang berasal dari perkawinan. Tuhanmulah yang Maha Kuasa.” (QS. al-furqan: 54)

Bila ditanya, manakah yang afdhal bagi setiap murid untuk menikah atau tidak, jawabannya ialah, tergantung mana di antara keduanya yang lebih mampu menyelamatkan agamanya, memberi kemaslahatan pada hatinya dan dapat mengonsentrasikan pikirannya.

Sangat dimakruhkan bagi laki-laki yang belum nikah memikirkan soal-soal wanita karena hal itu dapat membuang waktu dengan kegiatan yang tak berfaedah serta membuat hatinya condong pada mereka hingga mengganggu aktivitas ibadahnya. Maka, jika ia mampu melangsungkan pernikahan dan menunaikan segala kewajibannya, hendaklah ia menikah. Bila tidak mampu melaksanakannya, maka seyogyanya ia berpuasa, karena puasa merupakan salah satu alat untuk mengendalikan syahwat.

Buang Hajat

Bila engkau hendak masuk kamar mandi untuk buang air kecil atav besar, maka pakailah sandalmu dan tutuplah kepalamu, dahulukan kaki kiri ketika hendak masuk dan kaki kanan ketika keluar. Bacalab doa ini ketika hendak memasuki kamar mandi:

“Dengan menyebut asma Allah, aku berlindung dengan-Mu (ya Allah) dari setan laki-laki dan perempuan.”

Dan jika hendak keluar, bacalah:

“Aku mohon ampunanmu ya Allah. Segala puji bagi Allah, Zat yang telah menghilangkan kotoran dariku, dan telah memberi kesehatan kepadaku.”

Jangan berzikir di dalam kamar mandi, kecuali dalam hati dan jangan pula membawa tulisan yang berisikan nama Allah SWT untuk memuliakan dan mengagungkan-Nya, juga dilarang bermain-main dan berbicara kecuali dalam keadaan terpaksa serta jangan membuka pakaian kecuali bagian yang sekiranya dikhawatirkan terkena najis.

Ketika buang air kecil atau besar, tutuplah dirimu sehingga tak terlihat oleh orang lain, dan menjauhlah supaya suara dan bau kotoran tidak didengar dan tercium orang lain serta jangan menghadap kiblat saat buang air kecil dan membelakanginya ketika buang air besar.

Dalam keadaan yang mendesak dan terpaksa, kita diperbolehkan untuk meninggalkan etika-etika di atas.

Janganlah kencing di air yang tidak mengalir walaupun air itu banyak, kecuali dalam keadaan terpaksa. Dilarang pula buang air di atas tanah yang keras dan kencing pada tempat bertiupnya angin. Jika engkau dapat melaksanakan ketentuan-ketentuan di atas, maka engkau pasti selamat dari siksa kubur.

Hendaklah engkau selalu ber-istibra’, membersihkan sisa air kecil, tetapi jangan sampai menimbulkan was-was.

Cara ber-istibra’ ialah dengan berdehem dan memijat alat vital dengan perlahan hingga ia yakin bahwa tak ada lagi sisa di dalamnya.

Hendaklah engkau selalu beristinja’ dengan batu terlebih dahulu lalu dengan air. Jika harus memilih antara keduanya, maka airlah yang lebih utama, Beristinja’ pada qubul lebih utama dengan air lalu dengan batu.

Setelah beristinja’, bacalah:

“Ya Allah, jagalah alat kelaminku dari kejahatan dan sucikanlah hatiku dari kemunafikan.”

Hendaklah engkau selalu mengerjakan sesuatu dengan anggota kanan, kecuali untuk menghilangkan najis dan kotoran, atau pada saat memasuki tempat-tempat kotor, maka dahulukan anggota kiri.

Bersin, meludah dan menutup bejana

Jika engkau bersin, lirihkan suara, tutuplah mulut dan ucapkanlah Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

Janganlah meludah, kecuali  kearah kiri atau kebawah telapak kaki kiri.

Hendaklah engkau selalu menutup tempat minuman, pintu, lebihlebih ketika hendak tidur dan keluar rumah.

Janganlah tidur sebelum kau padamkan lampu yang ada di rumah atau engkau kecilkan khususnya lampu minyak atau sejenisnya.

Jika pagi hari kau temukan tempat air minum dalam keadaan terbuka, maka janganlah kau minum dan kau pakai air tersebut, karena meskipun air itu suci, tetapi di dalamnya telah mengandung zat-zat yang berbahaya.

Syekh Ibnu ‘Araby dalam kitabnya, al-Futuhat, menerangkan: “Sesungguhnya dalam satu tahun ada malam yang dirahasiakan, malam turunnya beberapa penyakit ke bumi. Penyakit-penyakit itu masuk ke dalam tempat-tempat yang terbuka dan tempat air yang berisi penuh.” :

Oleh karena itu, Rasulullah menganjurkan agar setiap tempat air dan bejana selalu ditutup. Jika tak ada yang patut untuk digunakar | sebagai penutup, tutuplah dengan kayu atau kain sambil membaca Bismillahirrahmanirrahim serta bertawakal kepada Allah. Karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker