I’rab Isim yang Mudhaf pada Ya’
Tiga harakat tanda i’rab (dhammah, fat-hah dan kasrah) itu dikirakirakan pada isim yang mudhaf pada Ya’ Mutakallim. Contoh:
Kata adalah terdiri dari dan ya (. ) . Ia beri’rab rafa’, dan tanda rafa’nya berupa harakat dhammah yang dikira-kirakan pada huruf mim (. ) .
Kata (. ) disini terdiri dari dan ya” (. ) Ia beri’rab nashab, dan tanda nashabnya berupa harakat fat-hah yang dikira-kirakan pada huruf mim
Kata di sini terdiri dari (. ) dan ya (. ) Ia beri’rab jer, dan tanda jernya berupa harakat kasrah yang dikirakirakan pada huruf mim (. )
I’rab Isim Maqsur
Isim Mu’rab yang akhirnya berupa alif lazimah itu disebut Isim Maqsur dan I’rabnya berupa harakat yang dikira-kirakan, seperti isim yang mudhaf pada ya’ mutakallim. Contoh:
I’rab Isim Manqush
Tanda i’rab rata” dengan dhammah dan tanda i’rab jer dengan kasrah itu harus dikira-kirakan, apabila berada pada Isim Mangush, yaitu isim mu’rab, yang akhirnya berupa ya” lazimah dan huruf sebelumnya dikasrah. Contoh:
Tetapi hakarat fat-hah, tanda i’rab nashab harus ditampakkan, karena harakat ini terbilang enteng. Contoh:
I’rab Fiil Mu’tal
Tanda i’rab rafa’ dengan dhammah dan tanda i’rab nashab dengan fat-hah itu harus dikira-kirakan, apabila ada pada fiil yang mu’tal alif. Contoh:
Sedangkan dhammah apabila ada pada fiil mu’tal wawi dan ya’i, itu harus dikira-kirakan. Contoh:
Adapun ketika fat-hah, harus ditampakkan. Contoh:









One Comment