AT-TAUKID
Definisi
Taukid adalah isim yang ikut pada isim sebelumnya, untuk menegaskan maksud sebenarnya dari isim yang diikuti.
Pembagian Taukid
Taukid itu ada dua macam, yaitu:
- Taukid Lafzhi.
- Taukid Maknawi
Taukid Lafzhi
Taukid Lafzhi adalah taukid dengan cara mengulangi kata pertama, baik berupa:
- Isim, seperti:
- Fiil, seperti:
“Telah datang kepadamu telah datang kepadamu, orang-orang yang telah menyusulmu, maka berhentilah, berhentilah.”
- ‘ Huruf, seperti:
“Tidak, aku tidak membuka percintaan Bitsnah, sesungguhnya dia telah mengadakan perjanjian-perjanjian denganku.”
- Kalimat, seperti:
Saya telah memukul Zaid, saya telah memukul Zaid.
Taukid Maknawi
Taukid Maknawi itu terdiri dari kata-kata yang telah dikenal, yaitu:
- Nafsun ( )
- ‘Ainun ( )
- Kullun ( )
- Jamii’un ( )
- ‘Aammatun ( ) .
- Kilaa ( )
- Kiltaa ( )
Syarat-syarat Taukid Maknawi
Taukid Maknawi itu harus mengandung dhamir yang cocok dengan kata yang ditaukidi dalam hal mufrad, tatsniyah, jamak, mudzakkar dan muannats. .
Taukid Maknawi dengan kata dan itu boleh dirangkap atau digunakan keduanya untuk satu muakkad, dengan . syarat kata didahulukan, seperti:
Penggunaan Lafal-lafal Taukid Maknawi
Lafal (. ) dan (. ) itu harus digunakan mentaukidi kata yang mufrad, contoh:
Ali berpidato sendiri.
Lafal jamak dari dan jamak dari itu digunakan mentaukidi kata yang berbentuk tatsniyah dan jamak. Contoh:
Telah datang dua Zaid, mereka berdua sendiri.
Telah datang dua Zaid, mereka berdua sendiri.
Telah datang orang-orang yang bernama Zaid diri mereka sendiri.
Telah datang orang-orang yang bernama Zaid diri mereka sendiri.
Lafal dan digunakan untuk mentaukidi kata yang berbentuk mufrad dan jamak, tidak bisa digunakan untuk mentaukidi isim tatsniyah, contoh:
- Mufrad Mudzakkar:
– Telah datang pasukan tentara seluruhnya.
– Telah datang pasukan tentara seluruhnya.
– Telah datang pasukan tentara seluruhnya.
- Mufrad Muannats:
-Telah datang kabilah, semuanya.
– Telah datang kabilah, semuanya.
– Telah datang kabilah, semuanya.
- Jamak Mudzakkar:
– Telah datang para pejuang, seluruhnya.
– Telah datang para pejuang, seluruhnya.
– Telah datang para pejuang, seluruhnya.
- Jamak Taksir:
– Telah datang para lelaki, semuanya.
– Telah darang para lelaki, semuanya.
– Telah darang para lelaki, semuanya.
- Jamak Muannats:
-Telah datang para wanita, seluruhnya.
– Telah datang para wanita, seluruhnya.
– Telah datang para wanita, seluruhnya.
Lafal dan digunakan untuk mentaukidi isim tatsniyah, contoh:
-Telah datang dua Zaid, keduanya.
-Telah datang dua Zaid, keduanya.
Mentaukidi Kata yang Sudah Ditaukidi
Apabila ada kata yang sudah ditaukidi hendak ditaukidi, maka boleh memakai kata-kata sebagai berikut:
- diletakkan sesudah . contoh:
- , diletakkan sesudah , contoh:
- , diletakkan sesudah , contoh:
- , diletakkan sesudah , contoh:
Kadang-kadang lafal taukid dan itu . digunakan tanpa didahului oleh lafal , seperti:
– Dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.
Kadang-kadang lafal taukid itu diikuti oleh lafal dan , contoh:
Lafal dan itu berarti sama.
Hukum Taukid
Taukid itu harus mengikuti muakkad (kata yang ditaukidi) dalam hal i’rab yang meliputi rafa’, nashab dan jer serta dalam hal makrifatnya. Menurut ulama Bashrah, isim nakirah itu tidak boleh ditaukidi dengan isim nakirah.









One Comment