ISIM ALAM DAN MACAMNYA
Isim Alam itu ada dua macam, yaitu:
Pertama: Alam Syakhash, yaitu isim yang dibuat untuk nama sesuatu tertentu secara khusus dan tidak mencakup lainnya, seperti:
– Zaid (nama orang laki-laki).
– Fatimah (nama orang perempuan).
– Mekah (nama kota).
– Syadzqam (nama unta).
– Qaran (nama kabilah).
Kedua: Alam Jenis, yaitu isim yang dibuat untuk nama suatu jenis tertentu di antara beberapa jenis, seperti kata:
– Sebagai nama dari surga.
– Sebagai nama dari musang.
– Sebagai nama dari serigala.
Dalam hal makna, alam jenis ini seperti isim nakirah, karena ia bersifat umum dalam jenisnya. Siapa pun, setiap kali melihat singa , boleh mengungkapkan dengan kalimat:
– Ini Usamah sedang datang.
Pembagian Alam
Alam itu juga terbagi menjadi tiga, yaitu:
- Alam Isim, seperti yang telah disebutkan di atas. Contoh: dan lain-lain.
- Alam Kunyah, yaitu setiap nama yang didahului oleh kata: atau . Contoh:
— Sebutan nama seorang laki-laki.
— Sebutan nama seorang perempuan.
– Sebutan nama singa.
– Sebutan nama kalajengking.
- Alam Laqab, yaitu sebutan atau nama yang mengandung nilai pujian atau pelecehan. Contoh:
– Perhiasan orang-orang ahli ibadah.
– Itik.
– Hidung unta
Dua Alam ketika Berkumpul
Apabila Alam Isim dan Alam Lagab berkumpul, maka menurut pendapat yang benar, alam laqab wajib diakhirkan. Contoh:
(Zaid, Zainul Abidin telah datang).
I’rab alam lagab tersebut mengikuti i’rab alam isim, kecuali jika keduanya mufrad. Apabila keduanya mufrad, maka alam isim wajib dimudhafkan pada alam laqab. Contoh:
Apabila ada Alam Kunyah berkumpul dengan Alam Isim, maka tidak ada aturan harus tertib, begitu juga jika Alam Kunyah berkumpul dengan Alam Laqab. Contoh:
atau
atau
Pembagian Alam dari Segi Bentuk Lafal
Alam dilihat dari segi lafalnya itu terbagi menjadi dua, yaitu Mufrad, seperti: , dan Murakkab.
Murakkab itu ada tiga, yaitu:
- Murakkab Idhafi, seperti: dan.
- Murakkab Maqi, seperti: , , ,
- Murakkab Isnadi, seperti: dan








One Comment