Nahwu & Sharaf

Terjemah Kitab Mutammimah Al Jurumiyah

TAMYIZ

Definisi Tamyiz

Tamyiz ialah isim (nakirah) yang dibaca nashab, yang menjelaskan dzat atau nisbat yang masih samar.

Tamyiz Dzat

Dzat yang masih mubham (samar), yang perlu diberi tamyiz itu ada empat, yaitu:

  1. Adad (bilangan). Contoh: :

– Saya telah membeli dua puluh pelayan.

– Saya memiliki sembilan puluh kambing.

Kata dan dalam dua kalimat di atas adalah ‘adad (bilangan), yang masih perlu penjelasan. Agar maksud ‘adad tersebut jelas, maka didatangkan isim sesudahnya, yang disebut tamyiz. Kata yang menjadi tamyiz dalam kalimat pertama adalah . Sedangkan dalam kalimat kedua adalah . Tamyiz Dzat yang menjelaskan bilangan seperti ini disebut Tamyiz “Adad.

  1. Takaran atau ukuran, Contoh:

-Saya telah membeli segenggam gandum.

– Saya telah membeli dua kati samin.

– Saya telah membeli sejengkal tanah.

Kata  . (segenggam),   (dua kati) dan   (sejengkal), semuanya menunjukkan arti takaran dan ukuran yang perlu penjelasan. Agar maksud kata-kata yang masih samar tersebut jelas, maka perlu adanya kata yang menjelaskan, yang disebut Tamyiz.

Tamyiz dalam kalimat pertama adalah   , Tamyiz dalam kalimat kedua adalah dan tamyiz dalam kalimat ketiga adalah 

  1. Serupa takaran (timbangan). Contoh:

– Seberat dzarrah, berupa kebaikan.

Kata   (seberat dzarrah) menunjukkan arti serupa takaran (timbangan), yang juga perlu penjelasan. Agar maksud kata tersebut jelas, maka diperlukan tamyiz. Tamyiz dalam kalimat tersebut berupa kata:   :

  1. Cabang Tamyiz. Contoh:

– Ini adalah cincin besi.

– Ini adalah pintu jati.

– Ini adalah jubah sutera.

Tamyiz Nisbat

Tamyiz yang menjelaskan ketidakjelasan nisbat itu adakalanya muhawwal (pindahan dari sesuatu) dan adakalanya ghairu muhawwal (tidak pindahan dari apa pun).

Tamyiz nisbat yang muhawwal (pindahan) itu adakalanya pindahan dari:

  1. Fail. Contoh:

– Zaid bercucuran keringatnya.

Kata dalam kalimat di atas asalnya adalah dibaca rafa’, berkedudukan sebagai fail. Kemudian dipindah (diubah) menjadi Tamyiz. 

Asal kalimat di atas adalah

– (Tubuh) Bakar penuh lemak.  

Kata   dalam kalimat di atas asalnya adalah dibaca rafa’, berkedudukan sebagai fail, kemudian dipindah (diubah) menjadi tamyiz.

Asal kalimat di atas adalah  

 – Muhammad baik jiwanya.

Kata  dalam kalimat di atas:  asalnya dibaca rafa’ menjadi fail, kemudian dipindah (diubah) menjadi Tamyiz. Asal kalimat di atas   adalah 

– Dan kepalaku penuh uban.

  1. Maf’ul. Contoh:

Dan Kami jadikan bumi memancarkan mataairnya.

Kata dalam contoh di atas asalnya berkedudukan menjadi maf’ul bih, kemudian dipindah (diubah) menjadi tamyiz. Kalimat itu asalnya 

  1. Selain fail dan maf’ul. Contoh:

– Saya lebih banyak daripada kamu hartanya.

Kata dalam kalimat di atas berkedudukan sebagai tamnyiz, pindahan dari mubrada’. Susunan asalnya adalah  .

– Zaid lebih mulia daripada ayahnya.

Asal kalimat di atas adalah:

– Ayah Zaid lebih mulia daripadamu

– Zaid lebih tampan daripadamu wajahnya.

Asal kalimat di atas adalah:

– Wajah Zaid lebih tampan daripadamu.

Contoh tamyiz yang tidak berasal dari apa pun (bukan pindahan) dari suatu, ialah:

– Bejana itu penuh airnya.

– Betapa baik dia menunggang kuda.

Syarat-syarat Tamyiz

Tamyiz itu harus terdiri dari Isim Nakirah dan harus jatuh sesudah kalimat yang sempurna. Sebagaimana haal, seperti yang telah diterangkan pada haal.

Amil yang Menashabkan Tamyiz

Amil yang menashabkan Tamyiz Dzat adalah dzat yang di-tamyizi itu sendiri. Sedangkan yang menashabkan Tamyiz Nisbar ialah fiil yang disandari, yang berada sebelumnya. Contoh:

Dalam contoh di atas, yang menashabkan kata yang menjadi tamyiz (   ) adalah lafal   (yang berkedudukan sebagai dzar yang ditamyizi). 

Dalam contoh di atas, yang menashabkan kata yang menjadi tamyiz (  ) adalah fiil   .

Posisi Tarnyiz dalam Kalimat

Tamyiz itu tidak boleh mendahului amil-nya secara mutlak, baik amilnya berupa fiil mutasharrif atau jamid. Tidak boleh membuat susunan sebagai berikut:

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker