Campuran

Terjemah Kitab As Sab’iyyat Fi Mawaidzil Bariyyat

PASAL YANG KEENAM MAKAR KAUM QURAISY DI DAARUNNADWAH TERHADAP NABI MUHAMMAD SHALLALLAAHU ALAIHI WA SALLAM

  Firman Allah

Artinya: “dan ingatlah, ketika orang-orang kafir Quraisy memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakan atau membunuhmu atau mengusirmu, mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan di budaya itu, dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya “. QS Al Anfal 30

Jalan cerita: bahwasanya di kota Mekah pada masa itu zaman nabi ada suatu tempat yang disebut Darun Nadwah. Apabila ada perkara-perkara penting yang perlu dimusyawarahkan, mereka pemuka-pemuka Quraisy berkumpul di situ. Demikian pula halnya, ketika gembong-kembong Quraisy itu hendak mencari upaya untuk menggagalkan usaha da’wah nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, lima pemuka kaum musyrikin koma, ya itu: kutbah, saibah, abu Jahal, Abulbukhtari dan Al’ aash bin wa’il berkumpul di darunnadwah itu. (Pada riwayat lain, Atsttsa’labi mengatakan bahwa mereka berjumlah 12 orang.)

Ketika mereka memasuki Darun nadwah itu koma, iblis yang menyamar sebagai seorang tua bertongkat ikut masuk. Lalu abu Jahal berkata kepadanya: kami berkumpul untuk merundingkan urusan yang sangat rahasia, maka pulang sajalah tuan!

Iblis menjawab: saya adalah seorang syekh dari negeri Najd, saya telah hidup beberapa masa dan telah mencoba beberapa perkara, saya mengetahui cara menta’wilkan dan menafsirkan yang jitu, karena itu izinkanlah saya masuk bersama kalian, supaya dapatlah kiranya saya membantu untuk menunjukkan mana perkataan yang benar dan mana yang keliru.

Akhirnya mereka membiarkannya masuk bersama-sama ke dalam Darunnadwah itu.

Kemudian mereka mulai bermusyawarah, yang pertama mengusulkan pendapat adalah khutbah alaihilla’nah, iya berkata: maut itu hak, maka bersabarlah kalian sampai Muhammad itu meninggal, dan kita selamat dari kejahatannya!

Iblis berkata : cis, sungguh buruk sekali pendapatmu, engkau tidak cocok, melainkan sebagai penggembala ternak dan keledai. Seandainya kalian bersabar menanti sampai Muhammad meninggal, maka agamanya telah berkembang di timur dan di barat kemudian berkumpullah lasykarnya yang sangat besar lalu memerangi kalian sampai kalian binasa semua!

Mereka semua menjawab: “benarlah apa yang dikatakan oleh syaikh najdi itu”.

Kemudian syaibah alaihilla’nah nah berkata: “saya berpendapat agar Muhammad itu kita penjarakan pada satu rumah dan kita kunci pintunya sampai ia mati kelaparan dan kehausan! “.

Iblis berkata: “ini juga tidak tepat, karena sudah pasti Bani Hasyim akan berkumpul dan membebaskannya dari tangan kalian, kemudian membiarkannya, dan akan timbullah permusuhan yang besar antara kalian dan Bani Hasyim”.

Mereka menjawab serentak: “benarlah apa yang dikatakan oleh syaikh najdi”.

Kemudian Al’aash bin wail berkata: “kita ikat saja Muhammad pada seekor onta, lalu kita lepaskan pada padang belantara, hingga ia mendapatkan kebinasan di sana! “.

Maka berkatalah iblis: “ini juga masih belum tepat, karena Muhammad itu tegap, baik parasnya dan fasilisanya serta manis bicaranya, mungkin ia dijumpai oleh seorang yang akan menunjukkan jalan kepadanya ke suatu kota, dan orang-orang akan membenarkan omongannya, dan ia berhasil mengumpulkan pengikut yang banyak kemudian ia pulang dengan bala tentara yang besar untuk memerangi kalian?! “.

Mereka berseru: “benarlah syaikh Najdi!!”.

Kemudian tiba giliran abu Jahal la’natullah alaih untuk mengutarakan pendapatnya, iya berkata: saya kira sebaiknya setiap kafilah mengeluarkan seorang pemudanya, masing-masing dibekali senjata. Dan bila malam telah menjelang, kita sarang Muhammad secara serentak lalu kita bunuh bersama-sama sehingga tidak ada yang mengetahui siapa pembunuhnya yang sebenarnya. Dan apabila sanak kerabatnya meminta (denda), maka kita dapat mengumpulkan harta dari setiap kabilah dan kita berikan kepada mereka, dengan demikian kita hentikan tuntutan mereka dan kita bebas dari kejahatannya.

Maka berkatalah Iblis la’natullah alaih: “pendapatmu tepat sekali “.

Mereka pun mufakat akan melaksanakan pendapat abu Jahal itu titik mereka berpencar keluar dari Darunnadwah untuk merealisasikan rencana jahat tersebut.

Kemudian turunlah Jibril alaihissalam dengan membawa ayat yang disebutkan pertama-tama tadi, seraya berkata kepada Muhammad Alaihish sholaatu wassalam: “wahai Muhammad Allah Ta’ala berkata: keluarlah dari kota Mekah ke kota Madinah karena dalam urusan itu ada suatu rahasia yang sedang aku rencanakan “.

Artinya: “janganlah gentar sebab setelah kesulitan ada kemudahan pada setiap sesuatu itu ada masa dan aturan. Dan setiap keadaan kita Allah senantiasa memperhatikan di atas rencana kita, Allah jualah yang mentakdirkan “.

Ketika sore menjelang, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mengadakan musyawarah dengan para sahabatnya, beliau berkata: “Siapakah diantara kalian yang akan menemani aku karena Allah telah memerintahkan aku untuk keluar menuju Madinah?”

Abu bakar radhiyallahu Anhu menjawab: “Saya ya Rasulullah! “.

Kemudian Rasulullah memandang ke arah sahabat-sahabatnya, seraya berkata: “Siapakah diantara kalian yang bersedia tidur di atas tempat tidur ku, aku jamin baginya surga?”.

Maka berkatalah Ali karomallahu wajhahu: “saya ya Rasulullah! Saya bersedia mengorbankan nyawaku demi Baginda, karena sayalah saudara Baginda”.

Berkatalah Jabir bin Abdullah radliyallahu anhu: “saya mendengar Ali bin Abi Thalib  rodliyallahu anhu memadahkan syair, sedang Rasulullah mendengarkannya “.

Artinya: “aku saudara Mushthafa, tiada keraguan dalam nasabku nenekku dan nenek Rasulullah adalah satu titik aku membenarkannya sedang manusia dalam kegelapan kesesatan sirik dan kemelaratan titik segala puji bagi Allah tidak ada sekutu baginya yang sangat baik kepada hamba dan kekal sepanjang masa “.

Mendengar bait-bait syair tersebut, Rasulullah tersenyum, seraya berkata: “benarlah engkau wahai Ali!”.

(Kembali kepada cerita semula): “malam itu Ali menginap di rumah titik Rasulullah, di atas tempat tidur Beliau “.

Pada malam itu, orang-orang kafir datang mengepung rumah Nabi Shallallaahu alaihi wasallam mengintai keluarnya Rasulullah. diantara mereka terdapat Iblis la’natullah alaihi, lantas Allah memberikan rasa kantuk dan lalai kepada mereka, sehingga mereka tertidur semua, termasuk juga Iblis alaihila’na yang tidak pernah tidur senyap malam itu.

Maka keluarlah Rasulullah ditemani Abu Bakar. Mereka melihat orang-orang kafir itu tertidur, sedang alat persenjataan mereka berada di samping mereka titik lalu Rasulullah mengambil tanah dan ditaburkannya ke atas kepala mereka.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah membaca surah Yasin ketika akan melewati orang-orang kafir itu, sehingga tidak seorangpun di antara mereka yang dapat melihat beliau, berkat kemuliaan surah Yasin itu.

Ketika Rasulullah telah berlalu, maka Iblis alaihilla’nah terbangun, lalu ia segera membangunkan mereka, seraya berkata: Muhammad telah pergi, tidakkah kalian lihat bahwa ia telah menaburkan tanah ke atas kepala kalian?!

Mereka bangkit dan mencari Rasulullah pada tempat tidur Beliau. Maka tampak oleh mereka Ali Radhiyallahu anhu berbaring di situ, mereka bertanya: “mana Muhammad?! “.

Halim menjawab: “Tuhan Yang Maha Tinggi telah membawa pergi nabi-Nya ke arah yang dikehendaki-Nya. Maka janganlah kalian mencarinya di muka bumi, karena mungkin ia telah berada di Surga yang tinggi “.

(Diriwayatkan) daripada Nabi Shallallaahu alaihi wassallam bahwasanya Allah telah mewahyukan kepada Jibril dan Mikail alaihi wassallam: “aku telah mempersaudarakan antara kalian berdua, dan aku jadikan umur salah seorang diantara kalian lebih panjang dari yang lainnya, maka siapakah diantara kalian berdua yang bersedia memberikan hidupnya kepada saudaranya?”.

Masing-masing menginginkan agar dirinyalah lebih panjang umurnya. Lantas Allah mewahyukan lagi kepada mereka: “tidakkah kalian mau seperti Ali bin Abi Thalib. Aku telah mempersaudarakan antara ia dengan Muhammad, kemudian ia mengorbankan jiwanya untuk saudaranya itu titik maka turunlah kalian berdua ke bumi dan peliharalah ia dari musuh-musuhnya ! “.

Maka turunlah kedua malaikat itu, Jibril ada di arah kepala dan Michael di arah kaki titik Jibril alaihissalam bergumam: “Bagus! Bagus! Siapakah yang dapat menandingimu wahai Ali, Allah telah membanggakan dirimu di hadapan para malaikat di langit”.

Selagi Rasulullah Shallallaahu alaihi wassallam sedang berada dalam perjalanan menuju ke Madinah, Allah menurunkan wahyu berkenaan dengan keadaan Ali karromallaahu wajhahu, yaitu:

Artinya: “dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridlaan Allah, dan Allah Maha penyantun kepada hamba-hamba-Nya “.

Dan Ali Radhiyallahu Anhu bermadah, pada saat ia menginap di atas ranjang Rasulullah itu:

Artinya: ” Aku korbankan diriku bagi sebaik-baik manusia.

                        Orang yang bertawaf mengelilingi Baitul atiq dan Hajar Aswad.

                        Rasul ilahi takut diperdaya mereka namun ia diselamatkan Allah dari tipu daya.

Menginaplah Rasulullah di dalam goa dengan aman.

 Dipelihara Allah dengan suatu tirai

Dan aku menginap mengawasi mereka, dan mereka tidak dapat memaksaku.

Aku telah memutuskan untuk mengobarkan diri bagi pembunuh atau perbudakan”.

(Kembali kepada cerita semula) : setelah mereka tidak mendapatkan Rasulullah di dalam rumahnya. Maka mereka mengadakan musyawarah selama 3 hari. Kemudian mereka keluar mencari jejak beliau, mereka mengutus Suroqoh bin Malik ke arah Madinah.

Suroqoh menyusuri jejak Nabi, sampai akhirnya ia mendapatkan Nabi. Iya dilihat oleh Abu  Bakar Radhiallahu anhu, Abu Bakar berkata: “Ya Rasulullah kita didapatkan oleh Suroqohh!”.

Adapun suroko ini adalah termasuk salah seorang pahlawan Arab yang gagah berani. Namun Rasulullah mengatakan: “jangan kuatir!”.

Setelah dekat, suroko berteriak : ” hai Muhammad, Siapakah yang akan membelamu dariku hari ini?! “.

Rasulullah menjawab: “Allah Yang Maha Perkasalah yang akan mencegah niatmu itu”.

Kemudian Jibril turun, sambil berkata: ” ya Muhammad Allah telah berkata untukmu: Aku telah menjadikan bumi itu tunduk kepadamu, maka perintahkanlah ia sesukamu! “.

Lantas Rasulullah berkata : ” hai bumi, benam kan lah iya! “.

Maka bumi pun menelan Suroko hingga ke lututnya, Suroko memacu kudanya, namun tak dapat digerakkan. Kemudian ia berkata: “hai Muhammad, berilah keamanan kepadaku, demi kemuliaan Uzza, jika tuan selamatkan aku, aku akan berpihak kepada tuan”.

Kemudian Rasulullah membebaskannya titik disebutkan dalam sebagian tafsir bahwa Suroko mengulangi perbuatannya itu sampai 7 kali, setiap kali ia mengingkari janji, bumi menelannya.

Akhirnya pada kali ke-8 ia bertobat dengan sungguh-sungguh. kemudian ia mengeluarkan satu anak panah dari dalam kantongnya, lalu diberikannya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam seraya berkata: “Ya Muhammad Aku mempunyai ternak di arah perjalananmu ini, maka hubungilah pengembalanya dan mintalah apa yang Tuan perlukan dari mereka “.

Rasulullah menjawab: “Ya Suroqoh, bila engkau tidak mau memeluk agama Islam, maka aku pun tidak tertarik pada harta dan ternak mu”.

Suroko berkata: “Ya Muhammad, kelak dakwahmu akan muncul ke seluruh alam, dan Tuan akan menguasai manusia maka mari kita membuat perjanjian, bila tiba hari itu, aku akan menyatakan keislamanku “.

Lantas Rasulullah mengambil satu tembikar dan diberikannya kepada Suroko, sambil berkata: “inilah perjanjianku denganmu!”

Suroko berkata: “ya Muhammad, mintalah hajatmu kepadaku!”.

Rasulullah menjawab: “Wahai Suroqoh, permintaanku kepadamu adalah agar engkau suruh kembali pasukan Quraisy itu “.

Kemudian kembalilah Suroqoh, di tengah jalan ia berjumpa dengan Abu Jahal, katanya: “Hai Abu Jahal, Muhammad tidak menempuh jalan ini! “.

Mereka pun kembali pulang.

Abu Jahal berkata kepadanya: “Hai Suroqoh, Aku kira engkau telah bertemu dengan Muhammad, ceritakanlah kepada kami apa yang sebenarnya terjadi”.

Maka bermadahlah Suroqoh:

Artinya:”Hai Abba Hakam, demi Lata, bila tuhan menyaksikan.

Tuan akan tahu, dan tidak akan ragu bahwa Muhammad itu seorang utusan yang membawa bukti nyata, kenapa kita tidak memuliakannya. Hendaklah Tuan memulangkan pasukan darinya, karena aku yakin kemuliaan dan kedudukannya akan muncul suatu hari “.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56Laman berikutnya
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker