PASAL YANG KEDUA PENCIPTAAN BINTANG-BINTANG YANG BERGERAK
Bintang-bintang diciptakan Allah juga pada hari Ahad. Firman Allah:
Artinya: ‘Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut…”. (QS. Al An’aam:97)
Allah menjadikan bintang-bintang itu dalam tiga rupa:
- Pertama: Bintang yang dinamakan Tsawabit (bintang tetap), yaitu bintang-bintang yang tidak bergerak dan tidak terbenam.
- Ketua: bintang-bintang yang terbit dan terbenam.
- Ketika: bintang-bintang yang beredar di tempat edarnya.
Dari ketiga macam bintang ini, ada 7 yang paling besar, yaitu: Zuhal, Musytari, Marykh, Syamsu, Zahro, Athorid dan Qhomar.
Masing-masing bintang yang besar-besar itu mempunyai tempat edarnya sendiri-sendiri.Qhomar pada falak pertama, Athorid pada falak kedua, zahro pada falak ketiga, Syamsuu pada falak keempat, Marikh pada falak kelima, Musyitari pada falak keenam, Zuhal pada falak ketujuh.
Dengan demikian Allah telah menetapkan 7 falak di langit sebagai tempat edar bagi 7 planet tersebut. Dan setiap bintang itu beredar tiap-tiap seribu tahun satu kali.
Demikian, pula halnya tujuh diantara para anbiya’ adalah yang paling agung dan mulia. Mereka ialah: Syits, Idris, Ibrohim, Musa, Daud, Isa dan Muhammad shallallahu alaihi wasallam ajma’iin. Allah memberikan kepada masing-masing mereka itu shuhuf-shuhuf dan kitab-kitab. Nabi Syits mendapat 50 Syahifah.
Nabi Idris mendapat 30 Shahifah, Nabi Ibrahim mendapat 20 shahifah. Nabi Musa mendapat kitab taurat. Nabi Daud mendapat kitab Zabur. Nabi Isa mendapat kitab Injil dan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam mendapat kitab Alquran.
Allah berfirman:
Artinya: “Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut…”. (QS. Al An’aam : 97)
Ketujuh bintang yang disebutkan di atas tadi, tidak sama dalam peredarannya. Setiap Qomar, iya terbit pada falak pertama, dan tinggal pada setiap buruj selama dua setengah hari, sedangkan peredarannya mengelilingi falak seluruhnya dalam masa 1 bulan.
Athorid, terbit pada falak kedua, iya tinggal pada setiap buruj selama 15 hari, sedangkan peredarannya mengelilingi falak seluruhnya dalam masa 6 bulan. Zahro, terbit pada valak ketiga, dan tinggal selama 25 hari pada setiap buruj dan peredarannya mengelilingi falak seluruhnya dalam masa 10 bulan. Syamsu, terbit pada falak ke-4 tinggal pada setiap buruj selama sebulan, dan beredar mengelilingi falak seluruhnya ditempuh dalam jangka 1 tahun. Mariikh, terbit pada falak kelima, selama 50 hari ia tinggal pada setiap buruj, dan beredar mengelilingi falak seluruhnya ditempuh dalam jangka 18 bulan.
Musytari, terbit pada falak ke-6, dan tinggal pada setiap buruj selama 30 bulan, dan mengelilingi Falak seluruhnya selama 13 tahun. Zuhal, terbit pada falak ke-7, tinggal selama 2 tahun pada setiap buruj, dan mengelilingi Falak seluruhnya dalam jangka 30 tahun.
(Kesimpulan) : begitu pula dengan umat Muhammad shallallahu alaihi wasallam pun terbagi atas 7 golongan yaitu: Shiddiquun, ‘Aamiliun, Budalaa, Syuhadaa’, Hujjaaj, Muthiiuun, dan ‘Aashuun.
Adapun Shiddiquun kelak akan melintasi sirotol mustaqim seperti kilat, ‘Aamiliun akan melintasinya seperti angin,Budalaa seperti burung dalam waktu yang pendek, Syuhadaa’ akan melintasinya seperti kuda yang kencang larinya, Hujjaaj akan melintasinya dalam jangka 1 hari, Muthiiuun akan melintasinya dalam jangka 1 bulan, sedang ‘Aashuun setiap kali meletakkan kaki pada sirot itu maka dosa-dosa yang dipikulnya menyebabkannya hampir tergelincir ke dalam neraka, sedang api neraka sudah akan membakarnya, namun cahaya iman yang memancar dari hatinya berhasil mengusir kobaran api neraka itu sehingga api itu berkata: berlalulah wahai mukmin, karena cahayamu telah memadamkan api dan nyalaku!.






One Comment