PASAL YANG KETIGA PENCIPTAAN API NERAKA PADA HARI AHAD
Allah telah menciptakan api neraka itu pada hari Ahad. Neraka itu mempunyai 7 buah pintu, sebagaimana firman Allah:
Artinya: “jahanam itu mempunyai 7 pintu, tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka…”. (QS. Al Hijr : 44)
Yaitu 7 tingkat:
- Jahanam, firman Allah:
Artinya: “sesungguhnya jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya”. (QS. Al Hij’r : 43)
- Saa’irr, firman Allah:
Artinya: “Dan dia akan masuk ke dalam saa’irr (api neraka yang menyala-nyala)”. (QS. Al Insyiqooq:12)
- Saqor, firman Allah:
Artinya: “Apakah yang memasukkanmu ke dalam Saqor (neraka)”. (QS. Al Muddatstsir : 42).
- Jahiim, firman Allah:
Artinya: ” Dan diperlihatkan dengan jelas neraka jahim kepada orang-orang yang sesat “. (QS. Asy Syu’aroo : 91)
- Huthomah, firman Allah:
Artinya: “Dan tahukah kamu apakah huthomah itu?”. (QS. Al Humazah :5 )
- Ladhoo, firman Allah :
Artinya: “sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak”. (QS. Al Ma’aarij : 15 )
- Haawiyah, firman Allah :
Artinya: “Maka tempat kembalinya adalah neraka hawiyah”. (QS. Al Qoori’ah :9)
- Pada neraka tingkat pertama diteriakkan:
Artinya: “Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan “. (QS. Ath Thuur :11)
- Pada tingkat kedua diteriakkan:
Artinya: “Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat, yaitu orang yang lalai dari salatnya”. (QS. Al Maa’uun : 4-5 )
- Pada tingkat ketiga diteriakkan:
Artinya: “kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela”. (QS. Al Huumazah :1)
- Pada tingkat keempat diteriakkan:
Artinya: “”… Dan kecelakaan besarlah bagi mereka, karena apa yang mereka kerjakan”. (QS. Al Baqoroh :79)
- Pada tingkat kelima di teriakan :
Artinya: “dan kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya”. (QS. Fushshilat :6)
- Dan pada tingkat keenam diteriakkan:
Artinya: “… Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah… “. (QS. Azzumar :22)
- Dan pada tingkat ketujuh diteriakkan:
Artinya: ” kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang (dalam takaran)”. (QS. Al Muthoffifiin :1)
(Renungan) : para penghuni neraka di tingkat ketujuh menyerukan:
Artinya: “… Hai Malik (nama malaikat penjaga neraka), biarlah tuhanmu membunuh kami saja! “. (QS. Az Zukhruf :77)
- Pada tingkat keenam, para penghuninya menyerukan:
Artinya: “Mohonkanlah kepada tuhanmu supaya dia meringankan azab dari kami barang sehari “. (QS. Al Mu’min: 49)
- Para penghuni neraka tingkat kelima menyerukan:
Artinya: “… Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia) kami akan mengerjakan amal saleh. ..”. (QS. As Sajdah : 12)
- Di tingkat keempat para penghuninya menyerukan:
Artinya: “… Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan engkau, dan akan mengikuti rasul-rasul “. (QS. Ibrahim : 44)
- Para penghuni neraka tingkat ketiga berseru:
Artinya: ” Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia) maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran) sesungguhnya kami adalah orang-orang zalim”. (QS. Al Mu’minuun :107)
- Para penghuni neraka tingkat kedua berseru:
Artinya: “ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami…” (QS. Al Mu’minuun :106)
- Para penghuni neraka tingkat pertama berseru:
(Renungan lainnya): Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah bertanya kepada malaikat Jibril alaihissalam tentang penghuni-penghuni setiap tingkat dari neraka, maka Jibril menjawab: “neraka tingkat ke-7 adalah tempat orang-orang munafik. Tingkat keenam tempat orang-orang yang durhaka dan mendakwahkan dirinya sebagai Tuhan. tingkat ke-5 adalah tempat orang-orang yang sombong dan aniaya. Tingkat keempat adalah tempat orang-orang yang sombong dan kafir. Tingkat ketiga adalah tempat orang-orang Yahudi. Tingkat kedua adalah tempat orang-orang Nasrani “.
Lantas Jibril diam, tidak melanjutkan keterangannya. Maka Rasulullah menanyakan tentang penghuni neraka tingkat pertama itu kepada Jibril, akhirnya setelah dipaksa Rasulullah, Jibril pun menjelaskan: ” Penghuni neraka tingkat pertama itu adalah orang-orang durhaka dari umatmu ! “.
Mendengar penjelasan Jibril itu, rasulullah jatuh tak sadarkan diri titik akhirnya setelah sadar kembali, beliau menangis dengan terseduh-sedan, kemudian beliau masuk ke dalam rumahnya dan mengunci pintu. Lalu Beliau bermunajat kepada Tuhannya. Maka turunlah malaikat Jibril membawa kabar gembira yaitu: Syafaat.






One Comment