Campuran

Terjemah Kitab As Sab’iyyat Fi Mawaidzil Bariyyat

PASAL YANG PERTAMA PERNIKAHAN ANTARA ADAM DAN HAWA ALAIHISSALAAM

Pernikahan Nabi Adam dan Siti Hawa alaihissalaam terjadi pada hari Jumat, berdasarkan dalil yang telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah rodliyallaahu anhu, dari Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam, Beliau bersabda : Allah Ta’ala menciptakan Adam alaihissalaam pada hari Jum’at, dan menempatkannya di dalam Surga juga pada hari Jum’at dan la mengeluarkannya dari dalam Surga pun pada hari Jumat, serta memberi tobat kepadanya pada hari Jum’at pula. Maka tidaklah seseorang hamba muslim berdoa kepada Allah pada hari itu, melainkan Allah akan mengabulkannya”.

(Jalan cerita): Bahwasanya tatkala Adam alaihissalaam telah diciptakan Allah Ta’ala, Beliau lalu memandang ke langit dan ke bumi, maka Beliau tidak melihat seorang pun dari jenisnya untuk ia jadikan teman dalam kesunyian. Sebagaimana dikatakan:

“Burung terbang bersama jenisnya maka ia pun merasa sunyi dan rindu kepada jenisnya”.

Pada waktu itu Beliau sedang duduk, tiba-tiba datang rasa kantuk yang sangat sehingga Beliau tertidur. Ketika Adam di antara sadar dan tidak itu, Allah memerintahkan kepada malaikat Jibril agar mengeluarkan tulang rusuk kirinya, sedangkan Adam tidak merasakan sakit sama sekali. Kemudian Allah menciptakan dari tulang rusuk kiri Adam itu seorang wanita, diberi nama Hawa.

Semua keelokan, kecantikan, kebagusan dan keindahan yang ada hingga hari Kiamat diletakkan Allah pada diri Hawa’ itu. Dan semua kesucian dan budi pekerti baik juga diletakkan pada Siti Hawa’. Sedangkan kerinduan, keasyikan, kecintaan dan kasih sayang diletakkan di dalam hati Adam, sehingga Siti Hawa’ menjadi seorang wanita yang paling cantik di seluruh langit dan bumi, sedang Adam menjadi seorang pria yang paling mencinta di seluruh langit dan bumi.

Kemudian Allah memakaikan kepada Siti Hawa tujuh puluh macam perhiasan Surga, dan diberinya pula sebuah mahkota, lalu didudukkan diatas singgasana emas. Setelah itu Allah membangunkan Adam dari tidurnya seraya memperlihatkan Siti Hawa kepadanya.

Adam alaihissalaam menyapa: “Siapakah engkau dan kepunya-an siapakah dirimu?”.

Siti Hawa menjawab: “Aku diciptakan Allah untuk dirimu!”.

“Mari ke sini!”. Kata Adam alaihissalam

Dijawab Siti Hawa: “Tetapi engkaulah yang kemari!”

Adam lalu berdiri dan pergi menemui Siti Hawa. Sejak itulah menjadi tradisi bagi ummat manusia sebagai keturunan Adam, pihak laki-laki mendatangi wanita.

Ketika Adam telah dekat dengan Siti Hawa, Beliau mengulurkan tangannya untuk memegang Siti Hawa, tiba-tiba terdengar suara: “Wahai Adam, tahan! sebab pergaulanmu dengan Hawa tidak dihalalkan kecuali dengan mahar dan nikah”.

Kemudian Allah Ta’ala memerintahkan kepada seluruh penghuni Surga supaya menghias dan mengatur Surga dengan seindah-indahnya.

Setelah itu la memerintahkan kepada semua malaikat di langit agar berkumpul di bawah pohon Thuubaa.

Semua malaikat pun berkumpullah di sana.

Lalu Allah membacakan khutbah sendiri, kata-Nya: “Al Hamdu adalah pujian-Ku, dan keagungan adalah sarung-Ku, dan kesom-bongan adalah selendang-Ku, seluruh makhluk adalah hamba hamba-Ku, Aku menjadikan malaikat-malaikat dan penghuni langit-Ku sebagai saksi, Aku kawinkan Hawa dengan Adam dengan mas kawin dan tasbih serta tahlil atas-Ku!

Kemudian pelayan-pelayan Surga dan para malaikat menaburkan mutiara dan mira delima, lalu Siti Hawa mereka serahkan kepada Adam alaihissalaam. Siti Hawa meminta mas kawinnya kepada Adam.

Maka Adam berkata: “Ilaahii, apakah yang harus aku berikan kepadanya? emas, perak atau permata?”.

Allah menjawab: “Bukan!”.

Adam kembali bertanya: “Apakah aku harus puasa, shalat atau mengucapkan tasbih untuk-Mu?”.

Jawab: “Bukan”.

Tanya: “Ilaahii, apakah yang harus kulakukan?”.

Allah menjawab: “Mas kawin Siti Hawa adalah supaya engkau membaca shalawat sepuluh kali untuk Nabi dan Shofi-Ku Muham-mad penghulu seluruh rasul.

(Renungan): Allah Ta’ala berkata kepada Adam alaihissalaam: Berilah shalawat kepada Muhammad supaya Aku halalkan Hawa bagimu”. Dan kepada ummat Muhammad Allah mengatakan:

Berilah Shalawat dan salam untuknya! Berilah shalawat kepada Muhammad agar Aku haramkan Neraka bagi kalian, dan berilah salam kepadanya, agar Aku halalkan Surga untuk kalian.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56Laman berikutnya
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker