PASAL YANG KEENAM PENCIPTAAN 7 ANGGOTA TUBUH MANUSIA
Tujuh anggota tubuh manusia, yaitu: kedua belah tangan, kedua kaki, kedua lutut, dan satu muka, semuanya adalah anggota sujud.
Sebagian ulama mengatakan bahwa tujuh anggota tubuh manusia itu adalah: pertama otak, kedua urat, ketiga urat saraf, keempat tulang-tulang, kelima daging, keenam darah, ketujuh kulit.
Firman Allah:
Artinya: “sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan)”. (QS. Al Insyiqoq : 19)
Berkata ahli Isyarat: ” Allah telah menciptakan manusia atas tujuh anggota badan, dan Allah menciptakan padanya apa-apa yang ia ciptakan di langit dan di bumi, jadi diri manusia itu yang lahir dan yang batin adalah satu alam, dan langit serta bumi itu pun satu alam, diri manusia alam besar, sedang langit dan bumi alam kecil “.
(Di dalam kabar) : diriwayatkan bahwa Allah telah menciptakan kebaikan itu menjadi tujuh bagian, yaitu: kehalusan, keelokan, sinar, cahaya terang kegelapan, kelembutan dan kehalusan.
Ketika Allah menciptakan alam semesta, maka ia bagi bagikan kebaikan di atas pada ciptaan-Nya itu, masing-masing mendapat satu bagian. Kehalusan diberikannya kepada surga. Keelokan diberikan-Nya kepada bidadari. Adldliyaa’ diberikan-Nya kepada matahari. an-nur diberikan-Nya kepada bulan. Sebagaimana firman Allah :
Artinya: “dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya…” (QS. Yunus: 5)
Kegelapan diberikan-Nya kepada malam. Kelembutan diberikan-Nya kepada air. Dan kehalusan diberikan-Nya kepada udara.
Allah telah menghiasi langit dan bumi sebagai alam kecil dan setiap bagian tersebut. Sedangkan Adam dan hawa sebagai alam besar, juga dihiasi Allah dengan bagian-bagian itu. Allah memberikan kehalusan kepada rohnya. Keelokan kepada bibinya. Sinar pada mukanya. Cahaya pada matanya. Kegelapan pada rambutnya. Kelembutan pada hatinya. Dan kehalusan pada sanubarinya.
Manusia adalah ciptakan Allah yang paling kokoh, yang berkumpul pada dirinya semua apa yang terpisah-pisah dari yang lainnya. Jika langit mempunyai ketinggian Maka manusia mempunyai tubuh yang tegak. Jika di angkasa ada matahari dan bulan maka pada diri manusia pun ada dua biji mata. Jika di angkasa ada bintang-bintang, maka pada diri manusia itu ada gigi-gigi. Jika langit mempunyai “Qotroh” (tetesan air), maka pada mata manusia ada “abroh” (air mata). Jika di langit ada suara petir, maka pada diri manusia ada suara bersin (wahing). Jika di bumi ada kestabilan maka pada diri manusia juga ada ketenangan dan kehebatan. Jika di bumi ada sungai-sungai maka pada diri manusia ada urat-urat, sedangkan rambut sebagai ganti dari rumput.
(Renungan): jika di langit ada Arsy, maka kemauan seseorang mukmin itu lebih besar daripadanya. Dan jika di langit ada surga, maka seorang mukmin punya hati yang lebih baik daripadanya, karena surga itu tempat syahwat, sedangkan hati itu tempat makrifah, penjaga surga adalah Ridwan, sedangkan penjaga hati seorang mukmin adalah Ar Rahman.
Telah diriwayatkan bahwa salah seorang nabi bermunajat kepada Tuhannya, iya berkata: “Illahi, setiap raja itu mempunyai perbendaharaan, Maka apakah perbendaharaan-Mu? “.
Allah berfirman: “Aku mempunyai perbendaharaan yang lebih besar dari Arsy, lebih luas dari Kursi, lebih baik dari Surga dan lebih indah dari kerajaan yang amat besar. Hati seorang mukmin, buminya makrifat, langitnya iman, mataharinya rindu, bulannya cinta, bintangnya buah pikiran, tanahnya kemauan, dindingnya keyakinan, awannya akal, hujannya Rohmat, pohonnya taat, buahnya hikmat. Dan ia mempunyai empat tiang, ada tiang berupa tawakal, ada tiang berupa sabar, pada tiang berupa yakin dan ada tiang berupa kemuliaan.
Dan ia juga mempunyai empat pintu, pintu ilmu, pintu santun, pintu ridho dan pintu sabar. Dan atas semuanya ada pikiran. Itulah hati.
(Renungan lainnya) : Allah telah menciptakan di alam tujuh langit, dan ia menciptakan juga pada diri manusia 7 anggota. Dan Allah telah menciptakan di alam semesta, binatang-binatang, pada diri manusia pun ada kutu, kutu anjing dan telur kutu. Iya telah menciptakan di alam semesta matahari. Ia pun telah menciptakan yang serupa itu pada hati manusia, yaitu makrifah, di alam ada bulan, dan serupa dengan itu adalah akal. Di alam semesta ada bintang-bintang, ilmu pun serupa dengan itu. Di alam semesta ada burung-burung, pada diri manusia ada buah pikiran. Di alam semesta ada gunung-gunung, pada diri manusia pun ada tulang-belulang.
Di alam semesta ada 4 macam air tawar, pahit, asin dan busuk maka pada diri manusia pun ada empat macam air pula, yaitu air tawar di mulut, yang pahit di telinga, asin di mata dan busuk di hidung. Seperti mi firman Allah:
Artinya: ” dan pada diri-diri kamu, tidaklah kamu memikirkannya? “.
Ingatlah wahai manusia, akulah yang telah menciptakan kamu, membentukmu atas tujuh anggota badan, atas 70 sendi, 148 tulang, 360 urat dan 124.000 akar rambut, di kedua tangan, kedua kaki, kedua mata, kedua telinga dan di lain-lain anggota badan. Sedangkan kehidupan itu semua hanyalah dengan satu ruh.
Maka demikian pula halnya dengan Arsy, Kursi, Syurga, Neraka, Lauh mahfudh, Qolam, Langit, Bumi, Sungai-sungai, Laut-laut, Para Nabi, Para Malaikat, Jin, Manusia. Dari Arsy ke Bumi ada macam-macam jenis dan rupa, padahal penciptanya hanya satu, yaitu Allah yang Maha Esa, dan Maha Berkuasa.






One Comment