PASAL YANG KETIGA TURUN DALIL TENTANG KE-ESA-AN ALLAH
Turunnya dalil tentang ke-Esa-an Allah terjadi pada hari Senin.
Allah berfirman:
Artinya : “Janganlah kamu menyembah dua Tuhan, sesungguhnya Dia-lah Tuhan yang Esa?. (QS. An Nahl: 51)
Dan firman Allah:
Artinya : “Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan ….. “. (QS. Adz Dzariyaat:49)
Dan firman Allah:
Artinya : ” ….. Dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua ….. “. (QS. An Nisaa’: 11)
Dan firman Allah :
Artinya : “(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan …. “. (QS. Yaasiin : 14)
Dan firman Allah :
Artinya: “… Sepasang dari domba…”. (QS. Al An’aam :143)
Sedangkan Allah maha suci dari kesemuanya itu. Sebagaimana firman Allah:
Dia-lah Tuhan Yang Maha Tunggal, Yang bergantung kepada-Nya segala makhluk, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan tidak ada yang menyerupai-Nya. Dia menjadikan segala sesuatu berpasangan, seperti: Arsy dan Kursi, Jin dan manusia, Surga dan Neraka, Malam dan Siang, Darat dan Laut, Pohon-pohonan dan Sungai-sungai, Lauh dan Qolam, Sehat dan Sakit, Matahari dan Bulan, Langit dan Bumi, Panjang dan Lebar, Sunnah dan Fardlu, Bersambung dan Berpisah, Baik dan Jahat, Manfaat dan Mudlarrat, Mati dan Hidup, Tanah dan Tumbuh-tumbuhan, Cahaya dan Gelap, Teduh dan Panas, Penyakit dan Obat, Laki dan Perempuan, Hati dan Lisan, Dua kaki, Dua tangan, Dua telinga dan Dua Mata. Dia menjadikan semuanya itu berpasangan, tidak lain adalah untuk menunjukkan bahwa hanya Dia-lah Yang Maha Tunggal, Kepada-Nyalah bergantung segala makhluk, tidak ada Tuhan selain Ia.
(Berkata) sebagian Ulama tentang firman Allah: “Janganlah kamu menyembah dua tuhan; sesungguhnya Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa ….. “, adalah sebagai dalil tentang ke-Esa-an Allah Ta’ala yang tampak pada penciptaan (kejadian) langit dan bumi, panjang dan lebar, untung dan rugi, taat dan durhaka, kafir dan iman, azab dan ampunan, benci dan ridla. Maka barangsiapa merenungkan tentang kesemuanya ini, ia akan menyadari bahwa Penciptanya, adalah Zat Yang Maha Tunggal, Yang telah menjadikan segala sesuatu dan mengatur masanya.






One Comment