BAB PERTAMA : HARI SABTU
Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman :
Artinya : “Dan tanyakanlah kepada bani Israil tenteng negeri yang terlrtak di dekat laut, ketika mereka melanggar aturan pada hari sabtu…” (QS. Al A’roof : 163)
Dari Muslim bin Abdullah daripada Sa’id bin Jubair dari Anas bin Malik r.a., ia berkata : Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang hari ketujuh. Maka Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab : Karena bangsa Quraisy telah melakukan makar di Darunnadwah, Firman Allah :
Artinya : Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu day aitu. Dan Allah-lah sebaik-baik pembalas tipu daya “. (QS. Al Anfaal : 30 )
Ketahuilah, bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidaklah menamakan hari sabtu itu sebagai hari makar dan tipu daya, melainkan pada hari itu telah terjadi tujuh peristiwa makar dan penipuan terhadap tujuh orang oleh tujuh kaum. Pertama Kaum Nuh melakukan makar dan tipu daya terhadap Nabi Nuh alaihissalaam.
Seperti yang difirmankan Allah yang ma’nanya : Dan mereka (Kaum Nuh) melakukan tipudaya yang amat besar. Karena itu mereka patut mendapat azab berupa topan dan mala petaka.
Firman Allah yang Ma’nanya : Dan kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.
Kedua : kaum Sholeh melakukan makar dan tipu daya terhadap Nabi Sholeh alaihissalaam. Seperti yang difirmankan Allah, ma’nanya : Dan merekapun merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula) sementara mereka tidak menyadari. Karena itu mereka patut mendapat kebinasaan dan kehancuran. Firman Allah : yang ma’nanya : Nahwasanya Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya.
Ketiga : Saudara-saudara Yusuf melakukan makar dan tipudaya terhadap Nabi Yusuf alaihissalaam. Seperti yang difirmankan Allah yang ma’nanya : Maka mereka membuat makar (untuk membinasakan) mu. Hal ini karena mereka merasa dengki terhadap Yusuf, setelah mereka mengerti dan memahami akan ta’wil mimpi yusuf, yang mana dalam mimpi itu mereka diibaratkan bintang-bintang yang semuanya merunduk kepada Yusuf alaihissalaam. Atas makar mereka itu, Allah mencela dengan firman-Nya, yang ma’nanya : Apakah kalian mengetahui (kejelekan) apa yang kalian telah lakukan terhadap Yusuf.
Keempat : Kaum Musa nelakukan makar dan tipu daya terhadap Nabi Musa alaihissalaam. Seperti yang di firmankan Allah, ma’nanya : Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris . karena itu mereka patut mendapat kehinaan. Firman Allah, yang ma’nanya : Dan jadilah mereka orang-orang yang hina.
Kelima : Kaum Isa melakukan makar kepada Nabi Isa alaihissalaam.
Seperti di firmankan Allah, ma’nanya : Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, mereka itu, dan Allah sebaik-baik pembalas tipudaya. Karena itu mereka patut mendapatkan pengusiran dan penghinaan. Firman Allah, yang ma’nanya : Telah dilaknati orang-orang kafir dari bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam.
Keenam : Gembong-gembong Quraisy melakukan makar dan tipu daya terhadap Nabi Muhammad Shallallahu alaihi was sallam. Seperti yang di firmankan Allah, Ma’nanya : Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. Karena itu mereka patut mendapatkan azab dan siksa. Firman Allah yang, ma’nanya : Dan sesungguhnya kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (didunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat)
Ketujuh : Kaum Bani Israil melakukan makar dan tipu daya atas larangan Allah. Seperti yang difirmankan Allah, ma’nanya : Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari sabtu. Karena itu mereka patut mendapatkan kutukan. Firman Allah, yang ma’nanya : Atau Kami kutuki mereka sebagaimana Kami telah mengutuki orang-orang (yang berbuat durhaka) pada hari (sabtu).






One Comment