Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Nashoihul Ibad

8. Lima Kemuliaan Nabi saw.

Dari jumhur ulama -semoga rahmat Allah dilimpahkan kepada mereka-:

“Sesungguhnya Allah memuliakan Nabi-Nya, yaitu Muhammad saw. dengan lima kemuliaan, yaitu Dia memuliakannya dengan nama, jasmani, pemberian, kesalahan dan keridaan. Kemuliaan dengan nama, ialah Dia menyerunya dengan sebutan Rasul, tidak dengan namanya, sebagaimana Dia menyeru nabi yang lain, seperti Adam, Nuh, Ibrahim dan lain-lainnya. Kemuliaan dengan jasmani, ialah apabila Nabi memohon sesuatu, maka Dia mengabulkannya secara langsung dan hal itu tidak Dia lakukan kepada para nabi lain. Kemuliaan dengan pemberian, ialah Dia memberi kepadanya tanpa permintaan darinya. Kemuliaan dengan kesalahan, ialah Dia telah memaafkannya sebelum berbuat dosa. Dan kemuliaan dengan keridaan, ialah Dia tidak menolak fidyah, sedekah dan nafkahnya, sebagaimana Dia menolak hal itu dari nabi lain.”

Para nabi selain Muhammad, selalu dipanggil dengan menyebut namanya, semacam Nabi Adam, Nuh, Ibrahim dan lainnya. Tapi Muhammad tidak pernah dipanggil namanya, melainkan dengan sebutan Rasul, sebagaimana dalam ayat:

“Wahai, Rasul, tabligkanlah apa-apa yang diturunkan kepadamu.”

Demikian dalam saat turun wahyu. Datam waktu perjuangan pernah beliau dipanggil dengan sebutan namanya, yaitu di kala Mikraj, Allah berfirman:

“Wahai, Muhammad, mintalah engkau pasti akan diberi.”

Kemuliaan dengan jasmani, ialah apabila Nabi saw. memohon sesuatu, maka Allah swt. menjawabnya dengan Zat-Nya dan itu tidak Dia lakukan terhadap para nabi lain, seperti Nabi saw. mengembalikan mata Qatadah setelah matanya itu jatuh ke pipinya, Nabi memohon kepada Allah swt. agar mata Qatadah yang jatuh ke pipinya dikembalikan lagi seperti semula, dan Allah mengabulkan permintaannya itu.

Kemuliaan dengan pemberian, ialah Nabi dikarunia anugerah tanpa memintanya, sebagaimana Allah swt. berfirman:

“Sesungguhnya Kami memberi kepadamu anugerah yang besar.” (Q.S. Al-Kautsar: 1). .

Dalam firman-Nya yang lain:

“Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu hatimu menjadi puas.” : (Q.S. Adh-Dhuha: 5).

Kemuliaan dengan kesalahan, ialah Allah swt. telah memaafkannya sebelum berbuat dosa. Allah telah memaafkan segala sesuatu yang terjadi padanya, yaitu meninggalkan yang lebih utama dan lebih pantas dan bukan dosa seperti yang kita lakukan.-Allah berfirman:

“Allah mengampuni kesalahan darimu. “

Tentang tidak bakal ditolaknya fidyah maupun sedekah dan nafkah Nabi, sebagaimana terbukti pada binatang kurban yang beliau keluarkan atas nama segenap umatnya, juga pernah membayar kafarat untuk umatnya, karena bersetubuh pada siang hari di bulan Ramadan.

9. Lima Bekal Untuk Meraih Kebahagiaan

Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ashr.a.:

“Lima hal, jika dimiliki seseorang, maka ia berbahagia di dunia dan di akhirat, yaitu pertama, menyebut ‘Laa Ilaaha Illallaah Muhammadur Rasuulullaah’ dari waktu ke waktu: kedua, jika diterima bencana, menyebut: ‘Innaa lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun, wa laa haula wa laa guwwata illaa billaa hil ‘aliyyil ‘azhiim: ketiga, jika dianugerahi nikmat, menyebut: ‘Alhamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiin’ sebagai mensyukuri nikmat tersebut: keempat, bila memulai sesuatu, mengucap: ‘Bismillaahir rahmaanir rahiim’: dan kelima, jika terlanjur berbuat dosa, mengucap ‘Astaghfirullaahal ‘azhiim wa atuubu ilaih’.”

Tentang kalimat:

“Tiada Tuhan melamkan Allah Muhammad adalah utusan Allah”,

adalah sebagaimana sabda Nabi saw.:

“Perbanyaklah zikir kepada Allah -Azza wa Jallapada setiap keadaan, karena tidak ada amal yang paling disukai oleh Allah dan lebih dapat menyelematkan hamba dari kejelekan di dunia dan akhirat, selam zikir kepada Allah.”  (H.R. Ibnu Sharshari).

Tentang kalimat:

“Sesungguhnya kita semua milik Allah dan kepadanya kita akan kembali: Tiada daya upaya dan tiada kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung”,

adalah sebagaimana sabda Nabi saw.:

“Janganlah memperbanyak ucapan. selain zikir kepada Allah, karena sesungguhnya banyak ucapan yang bukan zikir kepada Allah itu akan menjadikan hati keras dan sesungguhnya orang yang paling jauh dari Allah adalah orang yang hatinya keras.” (H.R. At-Tirmidzi). .

Tentang kalimat:

“Segala puji bagi Aliah Tuhan semesta alam”, . sebagaimana dinyatakan dalam hadis Nabi saw.:

“Ucapan yang paling disukai Allah ada empat, yaitu: ‘Subhaanallaah’, ‘walhamdu lillaah’, ‘wa laa ilaaha illallaah’, ‘wallaahu akbar’ dan boleh saja kamu mulai membacanya dari mana pun.” (H.R. Muslim dan An-Nasai).

Dalam hadis lain Nabi bersabda:

“Ucapkanlah ‘Laa ilaaha illallaah wallaahu akbar’, ucapkanlah:. ‘Subhaanallaah walhamdu lillaah’ dan ucapkanlah “Tabaarakallaah’.

Maka sesungguhnya kelima kalimat ini tiada sesuatu pun yang menandinginya.” (H.R. Ibnu Sharshari).

Adapun mengucapkan “Bismillaahir rahmaanir rahiim” apabila memulai sesuatu perbuatan, Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda:

“Setiap perkara yang mempunyai tingkah yang baik, jika tidak dimulai dengan menyebut asma Allah, maka perkara itu terputus (tidak membawa berkah).” (H.R. Ibnu Hibban). ‘

Adapun mengucapkan ‘Astaghfirullaahal ‘azhiim wa atuubu ilaihi’, apabila terlanjur berbuat dosa. Anas bin Malik r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda:

“Apakah aku perlu memberitakan kepadamu penyakitmu dan obat ‘ untukmu? Sesungguhnya penyakitmu adalah dosa-dosa, dan obat untukmu adalah istigfar.” | (H.R. Ad-Dailami).

Pada hadis lain, Ibnu Abbas r.a. menyatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda:

“Barangsiapa yang membiasakan istigfar, maka Allah menjadikan baginya keluar dari setiap kesempitan, terbuka dari setiap kesusahan, dan Dia memberi rezeki kepadanya dengan tidak disangka-sangka.” (H.R. Imam Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Dari Abu Bakar r.a. juga, dari Nabi saw., beliau bersabda:

“Kamu harus selalu membaca ‘Laa ilaaha illallaah’ dan istigfar, perbanyaklah itu, karena sesungguhnya iblis berkata: Aku telah merusak manusia dengan dosa-dosa, namun mereka telah merusakku dengan ‘Laa ilaaha illallaah’ dan istigfar, ketika aku melihat hal itu, maka aku merusak mereka dengan keinginan-keinginan nafsunya, dan mereka menduga bahwa mereka mendapatkan petunjuk.” (H.R: Imam Ahmad dan Abu Ya’!a).

Al-Faqiih Abu Laits berkata: “Barangsiapa yang memelihara tujuh kalimat, maka di sisi Allah dan para malaikat-Nya, dia adalah orang yang mulia, dan Allah mengampuni dosa-dosanya, walaupun keadaan dosa itu laksana buih lautan, dia akan menemukan manisnya taat, dan keadaan hidup serta matinya menjadi kebaikan.” Kalimat tersebut adalah:

1.Ketika memulai sesuatu dia membaca Basmalah.

2.Ketika selesai melakukan sesuatu, dia membaca Hamdalah.

3.Ketika terlanjur mengucapkan perkataan yang tidak berguna, dia membaca Astaghfirullah.

4.Jika dia ingin melakukan sesuatu, dia mengucapkan insya Allah.

  1. Jika dia ditimpa suatu perbuatan yang tidak disukai, dia mengucapkan ‘Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim’.
  2. Manakala terkena musibah, dia mengucapkan ‘Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun’.
  3. Pada waktu malam dan siang, lisannya senantiasa membaca kalimat ‘Laa ilaaha illallaah Muhammadur rasuulullaah’.

10. Lima Nasihat dari Kitab Taurat

Dari Al-Hasan Al-Bashri -semoga Allah memberi rahmat kepadanya-, dia berkata:

“Ditulis dalam kitab Taurat lima huruf, yaitu sesungguhnya kecukupan berada dalam qanaah, sesungguhnya keselamatan berada dalam ‘Uzlah, sesungguhnya kehormatan berada dalam meninggalkan syahwat, sesungguhnya kenikmatan berada dalam hari-hari yang panjang, dan sesungguhnya kesabaran berada dalam hari-hari yang sedikit.”

Qanaah, ialah puas dengan bagian dari Allah, dan tetap seperti itu jika tidak mendapat sesuatu yang diharapkan. Uzlah, ialah sengajz mengasingkan diri dari pergaulan manusia. Sedangkan sabar di sini, ialah ketabahan dalam menanggung beban selagi menunaikan perintah agama, dirundung musibah dan beban selagi menghindari larangan agama.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker