PENUTUP
Sebagai penutup dari buku ini kami cantumkan sejumlah firman Allah dan sunnah Rasulullah saw. serta sejumlah kalimat yang diucapkan oleh kaum salaf saleh yang senantiasa mengikuti jalan petunjuk.
Allah berfirman:
“Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).” (QS. Al-Baqarah: 281)
Diriwayatkan bahwa ayat di atas termasuk ayat yang terakhir yang diturunkan oleh Allah. Setelah diturunkan ayat di atas, maka Rasulullah saw. tidak hidup lebih dari 10 hari. Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali “Imran: 200)
Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benarbenar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS. AnNisaa’: 59)
Allah berfirman:
“Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu, apabila mereka bertakwa serta beriman, dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, kemudian mereka tetap bertakwa dan beriman, kemudian mereka (tetap juga) bertakwa dan
berbuat kebajikan. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Al- Maa’idah: 93)
Allah berfirman:
“Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’raaf: 199)
“Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Qur’an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yunus: 61)
Allah berfirman:
“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.” (QS. Huud: 15)
Allah berfirman:
“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (QS. Yusuf: 53)
Allah berfirman:
“Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Hijr: 88)
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. An-Nahl: 128)
Allah berfirman:
“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.” (QS. Al-Kahfi: 110)
Allah berfirman:
“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS. Thaahaa: 132)
Allah berfirman:
“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al- Mu’minuun: 115)
Allah berfirman:
“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalanjalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar- benar beserta orangorang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ankabuut: 69)
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung- gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir
akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (QS. Al-Ahzab: 72)
Allah berfirman:
“Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. Az-Zumar: 67)
Allah berfirman:
“Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orangorang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu.” (QS. Al-Jaatsiyah: 21)
Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat): dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18) .
Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang- orang mukmin yang bersama dia: sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami: sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. At-Tahrim: 8)
Rasulullah saw. bersabda:
“Wahai manusia, hendaknya kalian selalu bertaubat kepada Allah sebelum kalian menemui kematian. Berlomba-lombalah dalam mengerjakan segala perbuatan baik sebelum kalian sibuk, sambunglah tali hubungan di antara kalian dengan Tuhan kalian dengan memperbanyak dzikir kepada-Nya.”
Nabi saw. juga bersabda:
“Berlomba-lombalah kalian dalam mengerjakan amal-amal kebajikan sebelum terjadinya kegelapan yang mana seorang lelaki di pagi harinya masih beriman tetapi pada sore harinya ia telah menjadi kafir. Adakalanya ia pada sore hari masih beriman tetapi pada pagi harinya ia telah menjadi kafir, karena ia menjual agamanya dengan harga yang paling murah.”
Rasulullah saw. juga bersabda:
“Siapapun yang segera berangkat di malam hari, maka ia akan sampai di rumahnya di pagi harinya. Ketahuilah bahwa barang dagangan Allah sangat mahal. Adapun barang dagangan Allah adalah surga.”
Selain itu, Rasulullah saw. juga bersabda:
“Kebijaksanaan yang paling tinggi adalah merasa takut kepada Allah.”
Rasulullah saw. juga bersabda:
“Sebaik-baik keislaman seorang adalah ketika ia meninggalkan segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan keselamatan dirinya.”
Rasulullah saw. juga bersabda:
“Tinggalkan apa yang meragukan dirimu menuju sesuatu yang tidak meragukan dirimu.”
Nabi saw. juga bersabda:
“Tidak sempurna iman seorang dari kalian sampai ia mencintai saudaranya seperti ketika ia mencintai dirinya sendiri.”
Nabi saw. juga bersabda:
“Sesungguhnya di antara salah satu ucapan seorang nabi adalah jika engkau tidak merasa malu, maka kerjakan apapun sesukamu.”









One Comment