Kitab Tasauf

Terjemah Kitab Fushul Al Ilmiyah Lengkap

Nabi saw. juga bersabda:

“Sesungguhnya Allah telah mewajibkan berbagai kewajiban, maka janganlah kalian meremehkannya. Allah telah mengharamkan sejumlah perkara, maka janganlah kalian melanggarnya dan Allah telah menetapkan berbagai aturan, maka janganlah kalian meremehkannya. Allah mendiamkan sejumlah perkara untuk merahmati kalian dan Allah tidak pernah lupa. Karena itu, janganlah kalian mencari-cari apa yang tidak diwajibkan oleh Allah.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Siapapun yang melihat kemunkaran sedang terjadi, maka cegahlah dengan tangannya (kekuatannya). Jika tidak mampu melakukannya, maka cegahlah dengan lisannya. Tetapi jika ia tidak mampu melakukannya, maka ingkarilah dengan hatinya. Dan itulah selemah-lemahnya iman seorang.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Tidak sempurna iman seorang di antara kalian sampai hawa nafsunya senantiasa mengikuti ajaranku.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Keimanan termasuk tujuh puluh satu cabang, yang paling tinggi adalah ucapan Laa Ilaaha Illaallah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan apapun dari tengah jalan.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Aku tidak pernah melihat seorang yang mencintai Surga tetapi ia selalu menjauhkan dirinya dari surga dan aku tidak pernah melihat seorang yang membenci neraka tetapi ia selalu melalaikannya.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Surga senantiasa diliputi oleh berbagai macam kesulitan dan api neraka senantiasa diliputi oleh berbagai kesenangan.”

Nabi saw. juga bersabda: ”.

“Tidaklah sesuatu yang lebih buruk dipenuhi putra Adam daripada perutnya. Jika seorang membutuhkan makanan, maka cukuplah makanan yang dapat menjadikan ia dapat berdiri dan jika ia ingin memperbanyaknya maka sebaiknya ia membagi sepertiga untuk makannya, sepertiga yang lain untuk minumnya dan sepertiga yang lain untuk bernafas.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Makanlah sebanyak perutmu yang dapat menerimanya dan biasakan tubuhmu dengan kebiasaan yang baik, karena perbuatan semacam itu termasuk sebagian perilaku para nabi atau dari perilaku para nabi.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Ada tiga perkara yang dapat menyelamatkan seorang dan ada tiga perkara yang dapat membinasakan seorang. Adapun tiga perkara yang dapat menyelamatkan seorang adalah merasa takut kepada Allah di waktu sepi dan di waktu terang, merasa puas dengan apa yang diberikan oleh Allah, berkata yang adil ketika senang maupun marah. Adapun tiga perkata yang dapat membinasakan seorang adalah seorang kikir tetapi ia ditaati orang, hawa nafsu yang selalu diikuti kemauannya dan seorang kagum terhadap dirinya sendiri.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Ada tujuh orang yang akan dilindungi oleh Allah dalam lindungan-Nya pada hari yang tidak ada perlindungan kecuali perlindungan-Nya: Pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah, seorang yang hatinya tergantung ke masjid, dua orang yang saling mencintai dan berpisah karena Allah, seorang lelaki yang dirayu oleh wanita yang cantik dan berkedudukan tinggi tetapi ia berkata: ” Sesungguhnya aku takut kepada Allah,” seorang yang bersedekah dengan sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dilakukan dengan tangan kanannya dan seorang yang menyendiri untuk berdzikir kepada Allah sehingga meneteskan air mata.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Seolah-olah kematian hanya ditetapkan bagi orang lain, seoleh-oleh kebenaran hanya diwajibkan bagi orang lain, seolaholah seorang yang ikut mengubur orang mati sebentar lagi akan menyusul kepergiannya dan akan kembali kepada kita, seolaholah kita meninggalkan jasad mereka di dalam kubur dan kami akan mewarisi harta warisnya, seolah-olah kita hidup kekal selamanya, padahal kita telah melalaikan nasihat yang baik dan kita merasa aman dari setiap bencana.”

Nabi saw. bersabda:

“Aku telah meninggalkan dua penasihat bagi kalian, yang satu dapat berbicara dan yang satu hanya diam saja. Adapun yang dapat berbicara adalah kitab Allah dan yang diam adalah kematian.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Tidaklah kedua telapak kaki seorang dapat melangkah pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang lima perkara: tentang usianya digunakan untuk apa, tentang masa mudanya digunakan untuk apa, tentang hartanya darimana ia memperolehnya dan untuk apa ia habiskan dan tentang ilmunya apa yang ia perbuat dengannya.”

Nabi saw. juga bersabda:

“Jika di kalangan manusia terjadi sembilan perkara, maka akan terjadi pula sembilan perkara: jika perzinahan menyebar, maka akan terjadi kematian yang mendadak dalam jumlah yang banyak. Jika mereka menahan mengeluarkan zakat, maka Allah tidak akan menurunkan air hujan kepada mereka. Jika mereka suka menQur’angi timbangan, maka mereka akan dilanda masa kekeringan dalam waktu yang panjang. Jika mereka telah melanggar hukum, maka kezaliman dan permusuhan akan terjadi di antara umat manusia. Jika mereka telah melanggar perjanjian, maka Allah akan menghukum mereka dengan memenangkan musuh mereka. Jika mereka meninggalkan amar ma’ruf, maka Allah akan mengacaukan urusan mereka. Jika mereka meninggalkan larangan yang mungkar, maka Allah akan menjadikan orang- orang jahat sebagai pemimpin mereka. Jika mereka telah memutuskan silaturrahim, maka Allah akan menjadikan harta mereka berada di tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jika mereka senantiasa melakukan perbuatan dosa, maka Allah akan mendatangkan bencana mendadak kepada mereka.”

Ali ra. berkata: “Andaikata hijab telah terbuka, maka keyakinanku tidak akan bertambah sedikitpun.”

Alli ra. juga berkata: “Anggaplah bahwa Allah telah mengampuni orang-orang yang telah berbuat dosa. Apakah perbuatan baik mereka bertambah banyak?”

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker