Kitab Tauhid

Kitab Fathul Majid Terjemahan Indonesia

9. Ilmu

الصفة التاسعة الواجبة له تعالى العلم و هو صفة له تعالى أزلية موجودة قائمة بذاته تعالى ينكشف له بها كل معلوم أى ما من شأنه أن يعلم و هو كل واجب و كل جائز و كل مستحيل انكشافا تاما لا يحتمل النقيض بوجه فخرج بالتام الظن و الشك و الوهم فكل من تلك الثلاثة مستحيل

عليه تعالى لأنها لا يحصل بها الإنكشاف التام و خرج بقوله لا يحتمل النقيض التقليد فليس الله تعالى مقلدا لغيره لأن التقليد عليه محال لأنه يقبل النقيض بتشكيك مشكك فلا يحصل به الإنكشاف التام

Sifat yang ke sembilan yang wajib bagi Allah ta’ala adalah sifat ‘Ilmu , ia adalah sifat bagi Allah ta’ala , azali , ada , berdiri dengan Dzatnya Allah ta’ala , inkisyaf/terbuka/jelas bagi Allah dengan sifat itu apa-apa yang diketahui yakni sesuatu yang perkaranya diketahui yaitu setiap perkara wajib , jaiz dan mustahil dengan inkisyaf yang sempurna yang tidak mengandung lawannya sama sekali , maka terkecuali dengan sempurna tga perkara yaitu dhonn/prasangka ,syakk/ragu dan waham/ilusi . Maka setiap sesuatu dari tiga perkara tadi adalah mustahil atas Allah ta’ala karena dengan tiga perkara tadi tidak hasil inkisyaf yang sempurna . terkecuali lagi dengan tidak mengandung lawannya adalah taqlid , maka Allah tidaklah taqlid kepada yang lain karena taqlid mustahil atas Allah ta’ala karena taqlid menerima lawannya dengan keraguan yang dibuat oleh orang yang membuat ragu , maka tidak hasil dengan adanya taqlid inkisyaf/jelasnya perkara dengan sempurna

و له تعلق تنجيز ي قديم و هو انكشاف الواجبات و المستحيلات و الجائزات له تعالى فالواجبات كذاته تعالى و صفاته و معنى تعلقه بذاته و صفاته أنه يعلم أنها قديمة واجبة الوجود لا يطر أ عليها العدم و أن ذاته ليست فى مكان و لا يمر عليها زمان و يعلم أن قدرته عامة التصرف

Sifat ‘Ilmu mempunyai ta’alluq tanjiziy qodim yaitu inkisyaf/jelasnya perkara-perkara wajib , perkara-perkara mustahil dan perkara-perkara jaiz bagi Allah ta’ala , perkara-perkara wajib yaitu seperti Dzatnya Allah ta’ala dan sifat-sifatNya , makna ta’alluq/berhubungnya sifat ‘Ilmu dengan Dzat dan sifat-sifat Allah ta’ala adalah sesungguhnya Allah mengetahui bahwa Dzat dan sifat-sifat Allah ta’ala bersifat Qodim/ada tanpa permulaan , waji/pasti adanya , tidak datang kepadaNya sifat tiada dan bahwa sesungguhnya DzatNya tidak bertempat dan Zaman/waktu tidak berlaku atasNya dan Allah mengetahui bahwa qudroh/kuasaNya sumrambah/rata tashorrufnya

و معنى تعلق علمه تعالى بالمستحيلات أنه يعلم أن المستحيل كالشريك لا يتأتى وجوده لأنه لو وجد لترتب عليه فساد عظيم لو كان فيهما آلهة إلا الله لفسدتا

Makna ta’alluq ‘ilmu Allah ta’ala dengan perkara-perkara mustahil adalah bahwa sesungguhnya Allah ta’ala mengetahui bahwa perkara mustahil seperti sekutu bagiNya tidak mungkin ada karena jika perkara mustahil itu maujud maka akan timbul/terjadi kerusakan yang besar , Jika dilangit dan bumi ada tuhan-tuhan selain Allah maka langit dan bumi rusak

و معنى تعلقه بالجائزات أنه يعلم ما يوجد منها و ما لا يوجد

Makna ta’alluq/berhubung sifat ‘Ilmu Allah dengan perkara-perkara jaiz adalah sesungguhnya Allah ta’ala mengetahui apa yang ada dan apa yang tidak ada dari perkara-perkara jaiz

و اعلم أن علمه تعالى يعلم به الكليات و الجزئيات فيعلم ما فى الأرض من جبال و أشجار و نبات و يعلم كم فى الأرض من نملة و رملة و شجرة و ورقة و يعلم ما فى السماء كذالك و من نفى علمه تعالى بالجزئيات فهو كافر

Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya dengan ‘Ilmu Allah diketahui kulliyyat dan juz-iyyat , maka Allah mengetahui apa yang ada dibumi diantaranya gunung-gunung , pepohonan dan tumbuh-tumbuhan , Allah mengetahui berapa jumlahnya sesuatu yang ada dibumi diantaranya jumlahnya semut , pasir , pohon dan daun , Allah mengetahui apa yang ada dilangit sebagaimana Allah mengetahui apa yang ada dibumi , dan barang siapa menafikan/ mentiadakan sifat ‘Ilmu/ mengetahuinya Allah terhadap perkara-perkara juz-iyyat maka ia kafir

و علمه تعالى يعلم به الأشياء قبل وجودها و بعد وجودها فالغائب كالحاضر في حقه تعالى فلا تخفى عليه خافية

Ilmu Allah ta’ala dengannya diketahui sesuatu-sesuatu sebelum wujudnya dan sesudah wujudnya , maka yang ghoib seperti yang hadir pada haqq Allah ta’ala , maka tidaklah samar atas Allah perkara yang samar (atas makhluk)

و لا يقال في علمه تعالى كسبي و لا بديهي و لا نظري و لا ضروري لأن ذالك يستلزم سبق الجهل و الله تعالى منزه عنه

dan tidaklah dikatakan pada ‘ilmunya Allah “ilmu Allah itu kasbiy (diusahakan) , ” ‘ilmu Allah itu badihiyy (seketika wujud/ada) , ” ilmu Allah itu nadhoriy (hasil berfikir) dan ” ‘ilmu Allah itu dloruriy ( umumnya orang mengetahui) karena semua itu menetapkan dahulunya tidak tahu sedangkan Allah ta’ala maha suci/dibersihkan dari didahului tidak tahu

و الدليل على ثبوت العلم له تعالى وجود العالم

Dalil atas tetapnya sifat Ilmu bagi Allah ta’ala adalah wujud/adanya alam semesta

و تركيبه أن تقول إذا لم يكن عالما لكان جاهلا و لو كان جاهلا لانتفت عنه القدرة و الإرادة و لو انتفيا عنه لم يوجد شيء من العالم لكنْ عدم وجود شيء من العالم باطل لأنه خلاف الحس و العيان فبطل ما أد ى إليه و هو انتفاؤهما عنه و ثبتا له لأن المريد القادر لا بد أن يكون عالما و إذا ثبت له تعالى العلم استحال عليه الجهل الذ ي هو ضد العلم

Susunan dalinya adalah dapat kamu ucapkan : Jika Allah tidak maha mengetahui maka Allah bodoh/tidak tahu , jika Allah bodoh maka tiadalah dariNya sifat qudroh/kuasa dan sifat irodah/berkehendak , jika hilang/tiada dariNya sifat qudroh dan irodah maka tidak ditemukan sesuatu apapun dari alam semesta ini , akan tetapi tiadanya sesuatu dari alam semesta ini batal karena menyelisihi perasaan dan kenyataan , maka batallah apa yang menyampaikan kepadanya (batal) yaitu tiadanya sifat qudroh dan irodah dariNya dan tetaplah bagiNya kedua sifat itu karena yang berkehendak lagi berkuasa pasti maha mengetahui , jika telah tetap bagi Allah ta’ala sifat ‘ilmu maka mustahil atas Allah sifat bodoh/tidak tahu yang mana sifat bodoh ini lawannya sifat ‘ilmu

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker