و منه الصراط و هو جسر ممدود على متن جهنم يرده الأولون و الأخرون و هو شعرة من شعر هدب سيدنا مالك خازن النيران طوله ثلاثة ألاف سنة كما ورد في رواية و في أخرى طوله خمسة عشر ألف سنة و هو أرق من الشعرة و أحد من السيف طرفه فى أرض القيامة و طرفه الآخر في أرض الجنة
Dan diantara perkara /kabar yang didatangkan Nabi sholla Allahu ‘alaihi wa sallam adalah adanya siroth yaitu jembatan yang memanjang diatas neraka jahannam yang akan dilewati orang-orang dahulu dan orang-orang akhir , jembatan tersebut adalah rambut dari rambut/bulu matanya Sayyiduna Malik malaikat penjaga neraka , panjang jembatan itu perjalanan kaki selama tiga ribu tahun menurut sebuah riwayat , namun dalam riwayat yang lain disebutkan lima belas ribu tahun , jembatan itu lebih tipis (kecil/lembut) dari pada rambut dan lebih tajam daripada pedang , ujung jembatan tersebut di bumi kiamat , sedangkan ujung yang satunya lagi di bumi surga
و منه حوضه صلى الله عليه و سلم و هو حوض عظيم كل جانب من جوانبه الأربع مسافة شهر حافته الذهب و رائحته المسك بل أطيب و حصاه اللؤلؤ وصفه صلى الله عليه و سلم بأن ماءه أشد بياضا من اللبن و أحلى من العسل يصب فيه ميزابان من الكوثر عليه من الأوان عدد نجوم السماء يشرب منه كل من أوفى بعهده من الله و يمنع منه من بدل و غير من شرب منه شربة لا يظمأ بعدها أبدا
Dan diantara perkara /kabar yang didatangkan Nabi sholla Allahu ‘alaihi wa sallam adalah adanya telaga bagi Nabi sholla Allahu ‘alaihi wa sallam yaitu telaga yang besar , tiap pinggiran dari empat pingiran telaga itu masing-masing perjalanan kaki selama sebulan, kelilingnya emas , baunya minyak misik bahkan lebih wangi , kerikilnya mutiara ,Baginda Nabi sholla Allahu ‘alaihi wa sallam mensifati telaganya dengan bahwa sesungguhnya airnya lebih putih daripada air susu dan lebih manis dari pada madu , ditelaga itu terdapat dua pancuran dari telaga kautsar , diatasnya terdapat wadah sebanyak bintang-bintang dilangit , dari telaga itu akan minum setiap orang yang memenuhi janjinya kepada Allah dan dicegah dari meminumnya orang-orang yang mengganti Agama Allah dan merubahnya . Barang siapa minum dari telaga itu sekali saja maka ia sesudah itu tidak akan haus selamanya
و لكل نبي من الأنبياء حوض إلا صالحا فليس له حوض و ضرع ناقته يقوم مقام الحوض له و قال بعضهم ليس فى الموقف حوض إلا حوض نبينا صلى الله عليه و سلم
Setiap Nabi dari para Nabi mempunyai telaga kecuali Nabi Sholih ‘alaih as-salam , Beliau tidak mempunyai telaga , sedangkan puting unta Beliau sebagai gantinya telaga bagi beliau . Sebagian ulama mengatakan : Tidak ada telaga di mauqif kecuali telaga Nabi kita Muhammad sholla Allahu ‘alaihi wa salllam
و منه رؤية المؤمنين لله جل و عز في دار الآخرة من غير كيف و انحصار وهي ثابتة بالكتاب و السنة
Dan diantara perkara /kabar yang didatangkan Nabi sholla Allahu ‘alaihi wa sallam adalah melhatnyaorang-orang mukmin kepada Dzat Allah yang Maha Agung dan Maha Menang diakherat nanti tanpa kaif dan tanpa dibatasi , melihat Dzat Allah ini tetap berdasarkan Al-Qur an dan As-Sunnah.
ZIYADAH: Min ghoiri kaifin wa nhishorin menunjukkan Allah tidak bertempat dialam akherat ataupun disurga.
قال تعالى وجوه يومئذ ناضرة إلى ربها ناظرة وقال صلى الله عليه و سلم إنكم سترون ربكم كما ترون القمر ليلة البدر فيراه المؤمنون قبل دخول الجنة و بعد دخولها فيكشف الله تعالى عن المؤمنين الحجاب انكشافا تاما فيرون ذاته جل و عز خالية عن جهة و مكان و مقابلة و سائر صفات الحوادث
Allah ta’ala berfirman : Wajah-wajah pada hai itu bersinar , kepada Tuhan mereka melihat. Rosulullah sholla Allahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian sebagaimana kalian melihat bulan dimalam purnama”. Maka orang-orang mukmin melihat Allah sebelum masuk surga dan sesudah memasukinya , Allah ta’ala membuka dari mereka hijab / penghalang dengan terbuka yang sempurna , maka mereka melihat Dzatnya Allah yang Maha Agung dan Maha Menang tanpa arah , tempat , berhadap-hadapan dan semua sifat-sifat makhluk.
و إذا رأ ى المؤمنون الله جل و عز تركوا نعيم الجنة لأنه لو اجتمع نعيم أهل الجنة لا يساوي أقل لحظة من رؤيته تعالى فهي أكبر نعم الآخرة كما أن الإيمان أكبر نعم الدنيا روي عن الحسن البصر ي رضي الله عنه أنه قال بينا
أهل الجنة فى الجنة إذ سطع عليهم نور فإذاالرب قد أشرف عليهم فلا يعطون شيئا أقر أعينهم و أثبت لقلوبهم من النظر إلى الله تعالى فإذ احتجب عنهم يبقى نوره و بركته فيهم
Dan ketika orang-orang mukmin melihat Allah Jalla wa ‘Azza maka mereka meninggalkan kenikmatan surga , karena sesungguhnya seandainya semua kenikmatan penduduk surga dikumpulkan niscaya tak akan menyamai sedikit saja dari nikmatnya melihat Allah ta’ala , karena nikmat melihat Allah ta’ala adalah nikmat akherat yang paling besar sebagaimana iman adalah kenikmatan dunia yang paling besar. Di riwayatkan dari Imam Al-Hasan Al-Bashri radliya Allahu ‘anhu bahwasanya beliau mengatakan: Ketika penduduk surga di surga tiba-tiba bersinarlah cahaya , ketika itu Allah menampakkan DzatNya pada mereka , maka tidaklah mereka diberi sesuatu yang lebih menggembirakan dan lebih memantapkan hati mereka daripada melihat kepada Allah , dan ketika Allah menghilang dari pandangan mereka maka tersisalah cahaya dan keberkahan Allah pada mereka.
TAMBAHAN: Ket: Allah bukanlah cahaya karena cahaya adalah makhluk ciptaan Allah , sedangkan Allah bukanlah makhluk dan tidak serupa dengan makhluk . Adapun ayat Al-Qur an yang menyebutkan bahwa Allah cahaya langit dan bumi maksudnya Allah yang menerangi langit dan bumi , bukan menjelaskan bahwa Dzat Allah berupa cahaya , barang siapa meyakini bahwa Dzat Allah berupa cahaya atau serupa dengan cahaya maka sesungguhnya ia telah menyerupakan Allah dengan makhlukNya dan mensifati Allah dengan sifat makhluk , dan barang siapa mensifati Allah dengan sifat makhluk atau menyerupakan Allah dengan makhluk maka ia telah menyekutukan Allah dan ia kafir yang wajib taubat dengan membaca syahadat.
و لم تقع الرؤية يقظة فى الدنيا إلا لنبينا صلى الله عليه و سلم و من ادعى رؤيته فى الدنيا يقظة فلا شك فى كفره
Dan tidaklah terjadi melihat Allah dalam keadaan sadar didunia kecuali bagi Nabi kita Muhammad sholla Allahu ‘alaihi wa sallam , dan barang siapa mengaku melihat Allah didunia dalam keadaan sadar maka tidak ada keraguan akan kufurnya ia
و المؤمنون فى الآخرة متفاوتون فيها فمنهم من يراه كل عام مرة و منهم من يراه كل شهر و منهم من يراه كل جمعة و منهم من يراه كل يوم و منهم من يراه كل ساعة ومنهم من يراه كل لحظة و منهم من يكون مداوم النظر له جل و عز و هذه الحالة أكمل الحالات
Orang-orang mukmin diakherat berbeda-beda dalam masalah melihat Allah , maka diantara mereka ada orang yang melihat Allah setiap tahun sekali , ada yang melihat Allah setiap bulan , ada yang melihat Allah setiap seminggu , ada yang melihat Allah setiap hari , ada yang melihat Allah setiap jam , ada yang melihat Allah setiap kedipan mata dan ada orang yang terus-menerus melihat Allah Jalla wa ‘Azza dan keadaan yang terakhir ini adalah keadaan yang paling sempurna.
اللهم اجعلنا و والدينا و مشايخنا و أحبابنا من أهل ذلك بجاه سيدنا محمد الذي سلك بنا أوضح المسالك صلى الله تعالى عليه و على أله و أصحابه و أزواجه و ذريته و أهل بيته كلما ذكرك و ذكره الذاكرون و غفل عن ذكرك و ذكره الغافلون و آمين .
Ya Allah jadikanlah kami , orang-orang tua kami , guru-guru kami , kekasih-kekasih kami termasuk ahli keadaan yang paling sempurna tersebut dengan barokah Jah/kedudukan penghulu kami Nabi Muhammad sholla Allahu ‘alaihi wa sallam yang telah membimbing kami dijalan yang paling terang , semoga Allah ta’ala melimpahkan rahmat Nya atas Beliau , atas keluarga Beliau , shahabat-shahabat Beliau , istri-istri Beliau , keturunan Beliau dan ahli bait Beliau selama mengingatMu dan mengingat Beliau orang-orang yang ingat dan lupa dari menyebutMu dan menyebut Beliau orang-orang yang lupa. Aamiin , kabulkanlah permohonan kami.
و كان الفراغ من جمعها عصر الخميس لثمان خلت من شهر ذ ى القعدة سنة خمس و ثلاثين و مئتين و ألف من الهجرة النبوية على صاحبها أفضل الصلاة و السلام و غفر الله لنا و لوالدينا و المسلمين أجمعين.
Selesailah pengumpulan Aqidah-aqidah ini pada waktu ‘asharnya hari kamis tanggal delapan bulan Dzul qo’dah tahun ke seribu dua ratus tiga puluh lima (Th 1235 H) terhitung dari hijrah Nabawiyah , semoga atas yang punya hijrah Nabawiyah terlimpahlah seutama-utama sholawat (rahmat) dan keselamatan dan penghormatan , semoga Allah mengampuni kita , orang-orang tua kita dan orang-orang Islam semuanya. Aamiin
TAMMAT , selesailah penulisan kitab AD-DURR AL-FARIID FII ‘AQOOID AHLI AT-TAUHID karangan Syaikh Ahmad An-Nahrowiy , syarah kitab ini bernama kitab FATHUL MAJID FII ‘ILMI AT-TAUHID karya Penghulu ‘Ulama Negeri Hijaz Syaikh Muhammad Nawawiy bin ‘Umar al-Bantaniy al-Jawiy.
Akhirnya af-Faqir mengucapkan terima kasih kepada semua fihak atas do’a , dorongan , perhatian dan bantuan dalam bentuk apapun yang telah diberikan kepada al-Faqir dan jika ada hal-hal yang kurang dari al-Faqir mohon maaf yang sebesar-besarnya .
Semoga tulisan ini bermanfaat dan mendapat ridlo dari Allah subhanahu wa ta’ala.
Wa sholla Allahu ‘alaa Sayyidina wa Maulana Muhammad wa ‘alaa Aalihi wa Shohbihi ajma’iin , walhamdu lillahi Robb al-‘aalamiin.
PISS-KTB Malam Selasa Ba’dal ‘Isyak 3 Romadlon 1435 H / 30 Juni 2014 M.__









One Comment