Hadits

Terjemahan Kitab Muhktarul Ahadits

PELAJARAN KELIMA TENTANG TAWAKKAL KEPADA ALLAH

Allah Ta’ala berfirman: “(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,” maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (Al-Imran: 173-174).

Allah Ta’ala berfirman: “Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup (kekal) yang tidak mati.” (Al-Furqan: 58).

Allah Ta’ala berfirman: “Hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” (Ali Imran: 160).

Allah Ta’ala berfirman: “Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah.” (Ali Imran: 158).

Allah Ta’ala berfirman: “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya).” (Ath-Thalaq: 3).

Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (Al-Anfal: 2).

  1. Rasulullah SAW bersabda: Ditunjukkan kepadaku umat-umat. Maka kulihat Nabi bersama beberapa orang pengikutnya, ada nabi bersama satu orang dan dua orang dan ada nabi yang tidak mempunyai pengikut. Tiba-tiba ditampakkan bagiku bayangan besar. Maka aku mengira mereka adalah umatku. Kemudian dikatakan kepadaku: Ini Musa dan kaumnya, tetapi lihatlah ke cakrawala. Maka aku melihat. Ternyata nampak bayangan besar. Kemudian dikatakan kepadaku: Lihatlah ke cakrawala lainnya. Ternyata nampak bayangan besar.

Kemudian dikatakan kepadaku: Ini umatmu. Bersama mereka ada tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa dihisab dan tidak disiksa. Kemudian Nabi SAW bangkit, lalu masuk rumahnya. Orang-orang membicarakan mereka yang masuk surga tanpa dihisab dan tidak disiksa. Salah seorang dari mereka berkata: Barangkali mereka itu orang-orang yang menemani rasulullah SAW. Seorang lagi berkata: Barangkali mereka adalah orangorang yang dilahirkan dalam Islam dan tidak menyekutukan Allah. Mereka menyebut banyak hal. Kemudian Rasulullah SAW keluar menemui mereka. Beliau berkata: Apa yang kalian bicarakan? Maka mereka mengabarinya. Kemudian beliau berkata: Mereka adalah orang-orang yang tidak mengandalkan rugyah dan tidak minta dilakukan rugyah, tidak mempercayai pertanda buruk dan mereka bertawakkal kepada Tuhan mereka. Kemudian Ukasyah bin Muhson berkata: Doakan kepada Allah agar menjadikan aku dari golongan mereka. Nabi SAW menjawab: Engkau termasuk golongan mereka. Kemudian seorang lainnya berdiri. Ia berkata: Doakan kepada Allah agar menjadikan aku termasuk golongan mereka. Nabi SAW menjawab: Ukasyah telah mendahuluimu dengannya. (Hadits riwayat Syaikhain).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker