Hadits

Terjemahan Kitab Muhktarul Ahadits

HURUF KAAF

  1. Allah sudah ada sejak dulu dan tidak ada sesuatu selain Dia dan Arsy-Nya berada di atas air. Dia menulis segala sesuatu dalam Adz-Dzikr dan menciptakan langit dan bumi. (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Adalah khianat yang besar bila engkau menceritakan suatu kabar kepada saudaramu dan ia mempercayaimu, tetapi engkau berdusta kepadanya. (Hadits riwayat Abu Dawud).
  1. Orang yang menyembunyikan ilmu dilaknat oleh segala sesuatu hingga ikan-ikan di laut dan burung-burung di langit. (Hadits riwayat ibnul Jauzi dari Abi Said).
  1. Kitabullah berisi gisas. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
  1. Hampir saja orang yang penyantun menjadi nabi. (Hadits riwayat Al-Khathib dari Anas).
  1. Orang-orang menjenguk Dawud. Mereka menyangka dia sakit, padahal dia tidak sakit, melainkan ditimpa ketakutan yang sangat terhadap Allah Ta’ala. (Hadits riwayat ibnu Asakir dari ibnu Umar).
  1. Ada orang mengutangi orang banyak. Ia berkata kepada pegawainya: Apabila engkau mendatangi seorang yang tidak mampu membayar, maafkanlah dia, mudah-mudahan Allah memaafkan kita. Kemudian ia berjumpa Allah dan Allah memaafkannya. (Hadits riwayat Syaikhain dari Abi Hurairah).
  1. Cukuplah kematian membuat manusia zuhud (menjauhi kenikmatan dunia) dan membuatnya menyukai akhirat. (Hadits riwayat Ahmad).
  1. Cukuplah dosa bagi manusia bahwa jari-jari menunjuk kepadanya. Jika ia seorang yang baik, maka penunjukan itu bisa membuatnya tergelincir, kecuali siapa yang dirahmati Allah. Jika ia seorang yang jahat, maka ia adalah jahat. (Hadits riwayat Baihagi).
  1. Cukuplah dosa bagi manusia bila ia menceritakan semua yang didengarnya. (Hadits riwayat Muslim).
  1. Tebusan majelis ialah hamba mengucapkan “Subhanaka allahumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaha illaa anta wahdaka laa syarika laka astaghfiruka wa atuubu ilaika (Maha Suci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu, Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau sendiri tiada sekutu bagi-Mu, aku mohon ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu). (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Mas’ud).
  1. Setiap dusta ditulis atas anak Adam, kecuali tiga perkara, yaitu orang yang berdusta dalam perang, karena perang itu tipu daya. Orang yang berdusta terhadap istri sehingga membuatnya ridha. Dan orang yang berdusta di antara dua orang lelaki untuk mendamaikan antara keduanya. (Hadits riwayat ibnu Sunni).
  1. Setiap bangunan berakibat buruk atas pemiliknya pada hari kiamat, kecuali masjid. (Hadits riwayat Baihagi).
  1. Setiap dosa mudah-mudahan Allah mengampuninya, kecuali orang yang mati dalam keadaan musyrik atau membunuh seorang mukmin dengan sengaja. (Hadits riwayat Al-Hakim dari Mu’awiyah).
  1. Setiap perbuatan baik adalah sodagoh dan orang yang menunjukkan kebaikan adalah seperti pelakunya dan Allah menyukai pertolongan kepada orang yang susah. (Hadits riwayat Baihagi dari ibnu Abbas).
  1. Setiap anak Adam (manusia) dimakan oleh tanah, kecuali tulang ekor, darinya manusia diciptakan dan darinya manusia dibentuk. (Hadits riwayat Muslim dari Abi Hurairah).
  1. Semua anak Adam diganggu syaitan pada hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya, kecuali Maryam dan putranya (Isa a.s.) (Hadits riwayat Muslim dari Abi Hurairah).
  1. Setiap minuman yang memabukkan adalah khamar dan setiap minuman yang memabukkan adalah haram. Sesungguhnya Allah berjanji bagi siapa yang minum minuman yang memabukkan akan memberinya minum dari thinatil khabaal, yaitu keringat penghuni neraka. (Hadits riwayat Muslim dari Jabir).
  1. Makanlah, minumlah dan pakailah (pakaian) dan bersedekahlah tanpa melampaui batas dan tidak sombong. (Hadits riwayat Al-Imam Ahmad).
  1. Setiap pelukis atau pematung di neraka dan dijadikan baginya dengan setiap lukisan atau patung yang dibuatnya jiwa yang menyiksanya di neraka Jahannam. (Hadits riwayat Muslim dari ibnu Abbas).
  1. Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci) hingga dia bisa bicara. Adalah kedua orang tuanya yang menjadikannya Yahudi atau Nasrani atau Majusi. (Hadits riwayat Al-Aswad bin Sari”).
  1. Kalimat-kalimat kebebasan (dari kesulitan): Laa ilaha illallahu al-haliimul kariimu, laa ilaha illallahu al-“aliyyul adhiim. Laa ilaha illallahu rabbus samaawaatis sab’i wa rabbul “arsyil kariim. (Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Pemurah. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Tiada Tuhan selain Allah Tuhan langit yang tujuh dan Tuhan pemilik Arsy yang mulia). (Hadits riwayat ibnu Abi Dunya dari ibnu Abbas).
  1. Dua kalimat yang ringan diucapkan pada lisan, berat dalam timbangan dan disukai oleh Ar-Rahman (Tuhan yang Maha Pengasih), yaitu Subhanallahi wa bihamdihi, subhanallahil adhiim (Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung). (Hadits riwayat Syaikhain).
  1. Makanlah kurma dalam keadaan belum makan sesuatu, karena ia membunuh cacing. (Hadits riwayat Ad-Dailami dari ibnu Abbas).
  1. Setiap minuman yang memabukkan adalah haram. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
  1. Setiap orang dari kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Imam adalah pemimpin dan ia bertanggung jawab atas rakyatnya. Orang lelaki adalah pemimpin dalam keluarganya dan ia bertanggung jawab atas yang dipimpinnya (keluarganya). Orang perempuan pemimpin di rumah suaminya dan ia bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Pelayan adalah pemimpin mengenai harta tuannya dan ia bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Anak lelaki adalah pemimpin mengenai harta bapaknya dan ia bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Maka masing-masing dari kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya.

(Muttafaq alaihi dari ibnu Umar).

  1. Semua umatku bisa dimaafkan, kecuali orang-orang yang berbuat dosa terang-terangan. Termasuk sifat tak tahu malu ialah orang lelaki yang berbuat maksiat di waktu malam, kemudian di waktu pagi setelah Allah menutupinya, ia berkata: Hai Fulan, tadi malam aku berbuat begini dan begini, padahal semalam Tuhannya menutupinya dan di waktu pagi ia menyingkap tabir Allah darinya.

(Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).

  1. Makanlah kamu bersama-sama dan jangan makan sendiri-sendiri, karena keberkahan itu bersama jama’ah. (Hadits riwayat ibnu Majah).
  1. Setiap orang dimudahkan untuk apa yang diciptakan baginya.

(Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Imran).

  1. Semua dosa diakhirkan Allah Ta’ala hukumannya sekehendak-Nya, hingga hari kiamat, kecuali durhaka kepada kedua orang tua, karena Allah menyegerakannya pada pelakunya, di masa hidup sebelum mati. (Hadits riwayat Thabarani).
  1. Takarlah makananmu, niscaya kamu diberkati padanya. (Hadits riwayat Muslim).
  1. Jadilah kamu di dunia seakan-akan orang asing atau orang yang lewat di jalan. Adalah ibnu Umar berkata: Apabila engkau memasuki waktu sore, janganlah menunggu pagi. Dan apabila engkau memasuki waktu pagi, jangan menunggu sore. Gunakanlah masa sehatmu untuk menghadapi waktu sakitmu dan gunakanlah masa hidupmu untuk menghadapi kematianmu. (Hadits riwayat ibnu Umar).
  1. Jadilah kalian tamu-tamu di dunia dan jadikan masjid-masjid sebagai rumah. Biasakan hatimu bersifat lembut, banyaklah berpikir dan menangis. Janganlah keinginan terhadap dunia menyebabkan kalian berselisih sehingga kalian membangun tempat yang tidak kalian tinggali dan kalian kumpulkan makanan yang tidak kalian makan dan kalian harapkan sesuatu yang kalian tidak bisa memperolehnya.

(Hadits riwayat Abu Nu’aim dari Al-Hakam bin Umair).

  1. Dosa-dosa besar ialah menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh jiwa dan sumpah palsu. Maukah kuberitahukan kepada kalian dosa besar yang terbesar? Para sahabat menjawab: Mau, ya rasulullah.

Nabi SAW menjawab: Kesaksian palsu. (Diriwayatkan dari Anas).

  1. Kata bijak adalah barang hilang milik orang mukmin. Maka di manapun ia menemukannya, dia lebih berhak memilikinya. (Hadits riwayat Abu Hurairah).
  1. Al-Kautsar adalah sebuah sungai di surga. Kedua tepinya dari emas, airnya mengalir di atas mutiara dan yagut. Tanahnya lebih harum baunya daripada misik (kasturi) dan airnya lebih manis daripada madu dan lebih putih daripada salju. (Hadits riwayat ibnu Majah dari ibnu Umar).
  1. Orang yang cerdas ialah orang yang mengoreksi dirinya dan beramal untuk kehidupan sesudah mati, sedangkan orang yang bodoh ialah orang yang menuruti hawa nafsunya dan banyak berangan-angan terhadap Allah. (Hadits riwayat Tirmidzi).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker