Hadits

Terjemahan Kitab Muhktarul Ahadits

HURUF KHAA’

  1. Jadikan hamba-hamba Allah cinta kepada Allah, niscaya Allah mencintai kamu. (Hadits riwayat Thabarani dari Abi Umamah).
  1. Neraka ditutupi dengan berbagai macam kesenangan nafsu (yang terlarang) dan surga ditutupi dengan hal-hal yang tidak disenangi. (Hadits riwayat Abu Hurairah).
  1. Diharamkan atas api neraka setiap orang yang ringan, lunak, mudah dan dekat terhadap semua orang. (Hadits riwayat Ahmad).
  1. Cukuplah sifat kikir pada seseorang bila ia mengatakan: Aku ambil hakku seluruhnya dan aku tidak meninggalkan darinya sedikit pun.

(Hadits riwayat Ad-Dailami dari Abi Umamah).

  1. Perkataan: “Hasbiyallahu wa ni’mal wakiil (cukuplah Allah sebagai penolongku dan Dia sebaik-baik pelindung) adalah pelindung bagi setiap orang yang takut. (Hadits riwayat Ad-Dailami).
  1. Bentengilah hartamu dengan zakat, obatilah orang-orang sakit di antara kamu dengan sodagoh dan siapkan doa untuk menghadapi bencana. (Hadits riwayat Al-Khatib dari ibnu Mas’ud).
  1. Malaikat maut menghadiri seorang lelaki yang meninggal dunia. Ia membedah anggota-anggota tubuhnya, tetapi tidak menemukannya melakukan amal kebaikan, kemudian membedah hatinya, tetapi tidak menemukan kebaikan di dalamnya. Maka ia membuka mulutnya dan mendapati ujung lidahnya menempel pada bagian atas mulutnya mengucapkan: Laa ilaha illallahu. Kemudian ia diampuni dengan kalimatil Ikhlash itu. (Hadits riwayat ibnu Abi Dunya dari Abi Hurairah).
  1. Wajib atas Allah untuk merendahkan setiap sesuatu yang naik dari dunia ini. (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Hak orang muslim pada orang muslim lainnya ada enam: Apabila berjumpa dengannya, berilah salam kepadanya. Apabila mengundangmu, penuhilah undangannya. Apabila ia meminta nasihatmu, nasihatilah dia. Apabila ia bersin dan memuji Allah, doakanlah dia. Apabila ia sakit, jenguklah dia. Apabila ia meninggal, antarkanlah jenazahnya. (Hadits riwayat Bukhari dari Abi Hurairah).
  1. Hak suami pada istrinya ialah istri tidak menghalanginya untuk menggaulinya, walaupun di atas pelana unta. Istri tidak boleh berpuasa sehari kecuali dengan izinnya, kecuali puasa wajib. Jika ia tetap melakukannya, maka ia berdosa dan tidak diterima puasanya. Istri tidak boleh memberikan sesuatu dari rumahnya, kecuali dengan izinnya. Jika ia lakukan, maka suami mendapat pahalanya dan istri menanggung dosanya. Istri tidak boleh keluar dari rumahnya, kecuali dengan izinnya. Jika ia melakukannya, maka Allah dan para malaikat amarah melaknatnya hingga ia bertaubat atau kembali, meskipun suaminya seorang yang zalim. (Hadits riwayat Ath-Thayalisi dari ibnu Umar).
  1. Hak suami pada istri ialah istri tidak boleh menjauhi tempat tidurnya dan ia penuhi sumpah suaminya, menaati perintahnya dan tidak keluar, kecuali dengan izinnya dan tidak memasukkan kepadanya orang yang tidak disukai suaminya. (Hadits riwayat Thabarani dari Tamim Ad-Daariy).
  1. Hak perempuan pada suami ialah suami memberinya makan apabila dia makan dan memberinya pakaian apabila dia memakai pakaian dan tidak boleh memukul wajah dan tidak menjelekkan dan tidak menjauhinya, kecuali di dalam rumah. (Hadits riwayat Al-Hakiim).
  1. Hak tetangga ialah engkau menjenguknya jika ia sakit dan engkau antar jenazahnya jika ia meninggal. Jika ia minta pinjaman darimu, engkau pinjami dia. Jika tampak auratnya, engkau tutupi dia. Jika ia mendapat kebaikan (kesenangan), engkau ucapkan selamat kepadanya. Jika ia mengalami musibah, engkau menghiburnya. Janganlah engkau tinggikan bangunanmu di atas bangunannya sehingga menghalangi angin di atasnya dan janganlah mengganggunya dengan bau makanan dalam pancimu, kecuali engkau menciduk baginya dari panci itu. (Hadits riwayat Thabarani).
  1. Hak saudara yang besar atas saudara yang kecil adalah seperti hak ayah pada anaknya. (Hadits riwayat Baihagi).
  1. Hak anak pada bapaknya ialah bapak harus memberinya nama dan pendidikan yang baik dan mengajarinya menulis, berenang dan memanah dan tidak memberinya rezeki, kecuali yang baik, dan mengawinkannya apabila sudah baligh. (Hadits riwayat Al-Hakiim).
  1. Patutlah bagi manusia mempunyai majelis-majelis di mana ia menyendiri dan mengingat dosa-dosanya, lalu ia meminta ampun kepada Allah atas dosa-dosa itu. (Hadits riwayat Baihagi).
  1. Wajib atas setiap muslim mandi sehari dalam setiap tujuh hari di mana ia membasuh kepala dan tubuhnya. (Hadits riwayat Abu Hurairah).
  1. Membawa tongkat adalah tanda orang mukmin dan sunnah para nabi. (Hadits riwayat Ad-Dailami).
  1. Seorang lelaki dari umat sebelum kalian dihisab. Ternyata tidak ditemukan baginya kebaikan sedikit pun, kecuali bahwa ia seorang lelaki yang kaya dan bergaul dengan orang banyak. Ia menyuruh pegawai-pegawainya untuk memaafkan orang yang sulit membayar. Maka Allah azza wa jalla berkata kepada para malaikat-Nya: “Kita lebih patut melakukan itu daripada dia. Maafkanlah dia!” (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Telagaku berjarak perjalanan sebulan dan sudutsudutnya (panjang dan lebarnya sama), airnya lebih putih daripada susu, baunya lebih harum daripada misik, gelas-gelasnya seperti bintang di langit, siapa yang minum darinya tidak akan haus selamanya. (Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim) dari ibnu Umar).
  1. Berbekam (cantuk) bermanfaat untuk (menyembuhkan) setiap penyakit, maka berbekamlah kamu sekalian. (Hadits riwayat Ad-Dailami).
  1. Orang-orang yang menunaikan haji dan menunaikan umrah adalah utusan Allah. Dia memberi mereka apa yang mereka minta dan mengabulkan doa mereka dan mengganti nafkah yang mereka keluarkan, satu dirham dengan satu juta dirham. (Hadits riwayat Baihagi).
  1. Al-Hajarul Aswad berasal dari batu-batu surga dan tidak ada di bumi dari surga selainnya. Ia dulu berwarna putih seperti air. Kalau saja tidak disentuh oleh kotoran jahiliah, tidaklah ja disentuh orang yang sakit, melainkan ia sembuh. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Abbas).
  1. Al-Hajarul Aswad yagut putih dari yagut surga. Yang membuatnya hitam adalah dosa-dosa kaum musyrikin. Ia dikirim pada hari kiamat seperti gunung Uhud dan bersaksi bagi siapa yang menyentuh dan menciumnya dari penghuni dunia. (Hadits riwayat ibnu Khuzaimah dari ibnu Umar).
  1. Kekerasan menimpa orang-orang baik dari umatku. (Hadits riwayat Thabarani ibnu Abbas).
  1. Sifat dengki memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar dan sodagoh memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api. Shalat adalah cahaya orang mukmin dan puasa adalah perisai terhadap api neraka. (Hadits riwayat ibnu Majah).
  1. Hikmah adalah milik orang mukmin yang hilang. (Hadits riwayat Al-Oudha’iy).
  1. Perang adalah tipu daya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Jabir).
  1. Rasa malu tidaklah mendatangkan, kecuali kebaikan. (Hadits riwayat Syaikhain dari Imran bin Hushain).
  1. Hikmah menambah kemuliaan bagi orang yang mulia dan mengangkat budak yang dimiliki hingga mendudukkannya di majelis raja-raja. (Hadits riwayat ibnu Adiy dari Anas).
  1. Perkara yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas dan di antara keduanya ada hal-hal yang tersamar, tidak banyak orang yang mengetahuinya. Maka barangsiapa menghindari hal-hal yang syubhat, ia pun telah membersihkan diri bagi agama dan kehormatannya. Dan siapa yang masuk dalam perkara-perkara yang tersamar, ia pun masuk dalam perkara yang haram seperti penggembala yang menggembala di sekitar tempat terlarang dan hampir masuk di dalamnya. Ketahuilah, bahwa setiap raja mempunyai tempat terlarang. Ketahuilah, sesungguhnya tempat larangan Allah di bumi-Nya adalah perkara-perkara yang diharamkan-Nya. Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging. Apabila daging itu baik, maka seluruh tubuh menjadi baik. Apabila daging itu rusak, maka seluruh tubuh menjadi rusak. Ketahuilah, sesungguhnya daging itu adalah hati.

(Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim)).

  1. Sumpah itu melariskan barang dagangan tetapi menghilangkan keberkahan dan keuntungan. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
  1. Demam itu merupakan imbas dari panas Jahanam, maka dinginkanlah panasnya dengan air. (Hadits riwayat Ahmad dari ibnu Abbas).
  1. Pujian kepada Allah atas nikmat mengamankan dari kehilangannya. (Hadits riwayat Ad-Dailami).
  1. Sifat malu dan iman bergandengan. Apabila salah satunya diangkat, maka yang lain diangkat pula. (Hadits riwayat Abu Nu’aim dari ibnu Umar).
  1. Sifat malu adalah kebaikan seluruhnya. (Hadits riwayat Muslim dari Imran bin Hushain).
  1. Sifat malu adalah perhiasan dan takwa adalah kemurahan hati, sebaik-baik kendaraan adalah kesabaran dan menunggu kebebasan dari Allah azza wa jalla adalah ibadah. (Hadits riwayat Al-Hakiim dari Jabir).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker