HURUF MIIM
- Air Zam-zam diniatkan bagi keperluan orang yang meminumnya. Barangsiapa meminumnya untuk kesembuhan dari penyakit, maka Allah menyembuhkannya atau untuk menghilangkan lapar, maka Allah mengenyangkannya atau untuk melaksanakan suatu hajat, maka Allah melaksanakannya. (Hadits riwayat Al-Mustaghfiri dari Jabir).
- Air Zam-zam menyembuhkan dari segala penyakit. (Hadits riwayat Ad-Dailami).
- Tidaklah beriman kepadaku orang yang tidur malam dalam kedaan kenyang, sedangkan tetangganya lapar di sampingnya dan dia tahu keadaannya. (Hadits riwayat Al-Bazzar dari Anas).
- Tidaklah sekelompok orang berkumpul di rumah Allah membaca Kitabullah dan bergantian membacanya di antara mereka, melainkan turun ketenangan di atas mereka dan mereka diliputi rahmat serta dikelilingi para malaikat dan Allah menyebut mereka di antara para malaikat di sisi-Nya. (Hadits riwayat Abu Dawud).
- Tidaklah sekelompok orang berkumpul, lalu bubar tanpa menyebut Allah dan tanpa bershalawat untuk Nabi SAW, melainkan seakan-akan mereka bubar dari bangkai keledai dan majelis itu menimbulkan penyesalan pada mereka.
(Hadits riwayat Ahmad dari Abi Hurairah).
- Tidaklah cinta kepadaku masuk dalam hati seorang hamba, melainkan Allah mengharamkan jasadnya atas api neraka. (Hadits riwayat Abu Nu’aim dari ibnu Umar). »
- Tidaklah seorang lelaki semakin dekat kepada penguasa, melainkan ia semakin jauh dari Allah. Dan tidaklah pengikutnya menjadi banyak, melainkan syaitannya menjadi banyak. Dan tidaklah hartanya menjadi banyak, melainkan hisabnya semakin ketat. (Hadits riwayat Hanad dari Ubaid bin Umair secara mursal).
- Tidaklah orang mukmin memiliki sesuatu setelah takwa kepada Allah azza wa jalla yang lebih baik daripada istri yang shalihah. Jika ia menyuruhnya, istri menaatinya. Jika ia memandang kepadanya, istri menyenangkannya. Jika suami bersumpah agar istri melakukan sesuatu, ia penuhi sumpahnya. Jika suami pergi darinya, istrinya setia kepadanya mengenai dirinya dan harta suaminya. (Hadits riwayat ibnu Majah).
- Tidaklah Allah mengutus seorang nabi dan tidak mengangkat seorang khalifah, melainkan dia mempunyai dua pembantu: pembantu yang satu menyuruhnya dan mendorongnya berbuat kebaikan dan pembantu yang lain menyuruhnya dan mendorongnya berbuat kejelekan, sedangkan yang terpelihara ialah siapa yang dilindungi Allah Ta’ala. (Hadits riwayat Bukhari).
- Di antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu taman surga dan mimbarku berada di atas telagaku. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).
- Tidaklah tetap berdosa siapa yang meminta ampun (dengan taubat), walaupun kembali berbuat dosa dalam sehari tujuh puluh kali.
(Hadits riwayat Tirmidzi dari Abu Bakar).
- Di antara dua tiupan sangkakala (pada hari kiamat) berselang 40 (tahun), kemudian Allah menurunkan air dari langit. Maka mereka tumbuh seperti tumbuhnya tanaman dan tidak ada satu bagian pun dari manusia, melainkan hancur, kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor. Dari tulang itu manusia dibentuk pada hari kiamat.
(Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).
- Tidaklah seorang hamba ditimpa cobaan setelah kehilangan agamanya yang lebih berat daripada kehilangan penglihatannya. Dan tidaklah lenyap penglihatan seorang hamba (manusia) sedangkan ia sabar, melainkan ia masuk surga.
(Hadits riwayat Al-Khatib dari Buraidah).
- Tidaklah seorang hamba menghormati orang tua karena umurnya, melainkan Allah menakdirkan baginya orang yang menghormatinya ketika ia mencapai usia orang itu.
(Hadits riwayat Tirmidzi dari Anas).
- Tidaklah seseorang memakan makanannya yang lebih baik daripada makan dari hasil pekerjaan tangannya. Sesungguhnya nabi Allah Dawud dulu makan dari hasil pekerjaan tangannya.
(Hadits riwayat Bukhari dari Al-Migdam).
- Tidaklah seorang hamba menoleh dalam shalatnya, melainkan Tuhannya berkata kepadanya: Ke mana engkau menoleh, hai anak Adam? Aku lebih baik daripada apa yang engkau menoleh kepadanya. (Hadits riwayat Baihagi dari Abi Hurairah).
- Tidaklah Allah Ta’ala memberi nikmat kepada seorang hamba, lalu ia mengucapakan: “Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)”, melainkan ia menyampaikan syukur atas nikmat itu, Jika ia mengucapkannya untuk kedua kalinya, Allah memperbarui pahalanya bagi orang itu. Jika ia mengucapkannya untuk ketiga kalinya, maka Allah mengampuni dosa-dosanya.
(Hadits riwayat Baihagi dari Jabir).
- Apa yang dinafkahkan orang lelaki di rumahnya dan kepada istrinya, anak dan pelayannya adalah sodagoh baginya. (Hadits riwayat Thabarani dari Abi Umamah).
- Tidaklah orang muslim memberi hadiah kepada saudaranya yang lebih baik dari kata berhikmah yang Allah tambahkan petunjuk dengannya atau mencegahnya dari kebinasaan.
(Hadits riwayat Baihagi dari Amru).
- Tidaklah orang muslim ditimpa kepayahan, penyakit, kesusahan dan kesedihan, gangguan dan keresahan, bahkan duri yang mengenainya, melainkan Allah menghapus dosa-dosanya dengan sebabnya.
(Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Said Al-Khudri dan Abi Hurairah).
- Tidaklah dua orang saling mencintai karena Allah Ta’ala, melainkan yang lebih baik di antara keduanya ialah yang lebih banyak cintanya kepada temannya. (Hadits riwayat Bukhari dari Anas).
- Tidaklah aku tinggalkan setelah aku meninggal, cobaan pada manusia yang lebih membahayakan orang lelaki daripada perempuan. | (Hadits riwayat Tirmidzi dari Usamah).
- Tidaklah dua orang lelaki saling mencintai karena Allah Ta’ala, melainkan Allah meletakkan bagi keduanya sebuah kursi dan keduanya didudukkan di atasnya hingga Allah selesai dari menghisab. (Hadits riwayat Thabarani dari Mu’adz).
- Tidaklah Jibril datang kepadaku, melainkan dia membaca dua doa ini: “Ya Allah, berilah aku rezeki yang baik (halal) dan jadikan aku orang yang beramal baik.” (Hadits riwayat Al-Hakiim dari Handhalah).
- Tidaklah sekelompok orang duduk berdzikir kepada Allah Ta’ala, melainkan seorang juru bicara (malaikat) memanggil mereka dari langit: “Berdirilah kalian dalam keadaan diampuni dosamu.” (Hadits riwayat Adh-Dhiya” dari Anas).
- Tidaklah dikumpulkan sesuatu dengan sesuatu yang lebih baik daripada ilmu dengan kecerdasan. (Hadits riwayat Thabarani).
- Tidaklah hak seorang muslim yang mempunyai sesuatu untuk diwasiatkan bermalam dua malam, melainkan wasiatnya tertulis di sisinya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar).
- Tidaklah sia-sia siapa yang beristikharah dan tidaklah menyesal siapa yang bermusyawarah dan tidaklah menjadi miskin siapa yang berhemat. (Hadits riwayat Thabarani dari Anas).
- Tidaklah seorang lelaki keluar dari rumahnya mencari ilmu, melainkan Allah memudahkan baginya jalan ke surga. (Hadits Thabarani dari Sayyidah Aisyah).
- Pekerjaan yang engkau ringankan dari pelayanmu adalah pahala bagimu dalam timbangan amalmu pada hari kiamat. (Hadits riwayat Baihagi).
- Tidaklah Allah menciptakan di bumi sesuatu yang lebih sedikit daripada akal dan sesungguhnya akal di bumi lebih sedikit dari pada belerang merah. (Hadits riwayat ibnu Asakir dari Mu’adz).
1049Tidaklah Allah menghiasi hamba dengan perhiasan yang lebih baik dari kezuhudan terhadap kesenangan dunia dan kebersihan diri mengenai perut dan kemaluannya. (Hadits riwayat Abu Nu’aim dari ibnu Umar).
- Jibril selalu berwasiat kepadaku mengenai tetangga hingga aku mengira dia akan menjadikannya sebagai pewaris. (Hadits riwayat Syaikhain dari Sayyidah Aisyah). .
- Aku tidak menyerupakan keluarnya orang mukmin dari dunia, melainkan seperti keluarnya bayi dari ibunya dari mulut (rahim) itu dan kegelapan menuju kelapangan dunia. (Hadits riwayat Al-Hakiim).
- Tidaklah membahayakan seseorang dari kalian, andaikata di rumahnya ada satu orang bernama Muhammad dan dua orang bernama Muhammad dan tiga orang bernama Muhammad. (Hadits riwayat ibnu Sa’ad dari Utsman Al-Umari secara mursal).
- Tidaklah menjadi besar nikmat Allah atas seorang hamba, melainkan beban orang lain menjadi berat atasnya. Barangsiapa yang tidak menanggung beban itu, ia pun telah menjadikan nikmat itu sasaran untuk lenyap.
(Hadits riwayat ibnu Abi Dunya dari Sayyidah Aisyah).
- Tidaklah Allah mengetahui penyesalan pada seorang hamba atas suatu dosa, melainkan Allah mengampuninya sebelum ia meminta ampun kepada-Nya.
(Hadits riwayat Al-Hakim dari Aisyah).
- Tidaklah sifat lembut ada pada sesuatu, melainkan ia menghiasinya. Dan tidaklah sifat itu dicabut dari sesuatu, melainkan akan menjelekkannya.
(Hadits riwayat Adh-Dhiya’ dari Anas).
- Apa yang engkau tidak suka dilihat oleh orang lain darimu, janganlah engkau melakukannya bila engkau berada sendirian.
(Hadits riwayat ibnu Hibban dari Usamah bin Syarik).
- Apa urusanku dengan dunia? Tidaklah aku di dunia, melainkan seperti pengendara yang berteduh di bawah sebatang pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya.
(Hadits riwayat Tirmidzi dari ibnu Mas’ud).
- Tidaklah seseorang berdoa dengan suatu doa, melainkan Allah memberinya apa yang dimintanya atau mencegahnya dari gangguan seperti itu selama ia tidak berdoa dengan perbuatan dosa atau pemutusan hubungan kerabat. (Hadits riwayat Ahmad).
- Tidaklah seseorang dijadikan pemimpin atas sepuluh orang atau lebih, melainkan ia datang pada hari kiamat dalam ikatan rantai dan belenggu.
(Hadits riwayat Abu Hurairah). Dalam riwayat lain:
Tidaklah seseorang memimpin sepuluh orang, melainkan ia datang pada hari kiamat dalam keadaan terbelenggu tangannya pada lehernya. Ia dibebaskan oleh keadilannya atau dibinasakan oleh kezalimannya.
(Hadits riwayat Ma’qil bin Yasar).
1060 Tidak ada orang yang masuk surga ingin kembali ke dunia, kecuali orang yang mati syahid. Ia berharap bisa kembali ke dunia, kemudian terbunuh sepuluh kali karena melihat kemuliaannya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik).
- Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah dengan tulus dari hatinya, melainkan Allah mengharamkannya atas api neraka. Mu’adz bin Jabal berkata: Ya Rasulallah, apakah aku boleh mengabarkannya kepada orang-orang supaya mereka gembira? Nabi SAW menjawab: Kalau begitu, mereka berpasrah diri. (Hadits riwayat Syaikhain).
- Tidaklah manusia memenuhi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan yang menegakkan sulbinya. Jika ia harus melakukannya, maka sepertiga bagi makanannya, sepertiga bagi minumannya dan sepertiga bagi nafasnya. (Hadits riwayat Tirmidzi).
- Tidaklah seseorang memimpin urusan umat dan tidak berbuat adil di antara mereka, melainkan Allah Ta’ala memasukkannya dalam neraka. (Hadits Ma’gil bin Sinan).
- Tidaklah menelan sesuatu yang lebih disukai Allah Ta’ala daripada menelan kemarahan yang ditahan oleh seorang hamba (manusia). Tidaklah seorang hamba menahannya, melainkan Allah Ta’ala memenuhi perutnya dengan iman.
(Hadits riwayat ibnu Abbas).
- Tiada doa yang diucapkan hamba yang lebih baik daripada: “Allahumma innii as’alukal mu’aafaata fid dunya wal akhirat (Ya Allah, aku mohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan di akhirat).”
(Hadits riwayat ibnu Majah dari Abi Hurairah).
- Tiada dosa yang lebih patut disegerakan hukumannya oleh Allah Ta’ala bagi pelakunya di dunia di samping yang disimpan-Nya bagi pelakunya di akhirat daripada pemutusan hubungan kerabat, khianat dan dusta. Sesungguhnya ketaatan yang paling cepat pahalanya adalah silaturrahim, bahkan ada penghuni rumah yang fasik, tetapi harta mereka tumbuh dan jumlah mereka menjadi banyak apabila mereka saling bersilaturrahim.
(Hadits riwayat Thabarani).
- Tidak ada suatu dosa, melainkan ia mempunyai taubat di sisi Allah, kecuali akhlak yang buruk, karena tidaklah ia bertaubat dari suatu dosa, melainkan ia kembali kepada yang lebih buruk darinya. (Hadits riwayat Sayyidah Aisyah).
- Tidaklah seorang lelaki menanam tanaman, melainkan Allah menetapkan pahala baginya sebanyak yang keluar dari buah tanaman itu. (Hadits riwayat Al-Imam Ahmad dari Abi Ayyub).
- Tidaklah seorang lelaki mendatangi suatu kaum dan mereka memberi tempat yang lapang baginya hingga ia senang, melainkan Allah wajib ridha kepada mereka.
(Hadits riwayat Thabarani dari Abi Musa).
- Tidaklah seorang pemimpin memimpin rakyat muslimin, lalu ia mati sedang ia berkhianat kepada mereka, melainkan Allah mengharamkan surga atasnya.
(Hadits riwayat Syaikhain dari Ma’qil bin Yasar Al-Muzani).
- Tidaklah seorang hamba mempunyai niat untuk melunasi utangnya, melainkan ia akan dibantu oleh Allah. (Hadits riwayat Ahmad dari Aisyah).
- Tidaklah Allah menjadikan seseorang sebagai pemimpin rakyat dan tidak berbuat baik kepada mereka, melainkan ia tidak mencium bau surga. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Ma’qil bin Yasar Al-Muzani).
- Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang aku diutus Allah dengannya adalah seperti hujan yang banyak turun ke bumi. Ada tanah yang bersih dapat menerima air sehingga menumbuhkan tanaman dan rumput yang banyak. Ada pula tanah tandus yang menyerap air dan Allah memberi manusia manfaat dengannya, maka mereka minum, memberi minum dan menanam. Hujan itu turun juga di tanah yang lain. Sesungguhnya tanah itu datar tidak menyerap air dan tidak menumbuhkan tanaman. Itulah perumpamaan orang yang memahami agama Allah dan bermanfaat baginya petunjuk yang aku diutus dengannya. Maka ia mengetahuinya dan mengajarkannya. Dan perumpamaan orang yang tidak mengangkat kepala dengan itu dan tidak menerima petunjuk Allah yang aku diutus dengannya. (Hadits riwayat Syaikhain dan Nasa’iy dari Abi Musa).
- Tidaklah seorang lelaki memandang kepada wajah kedua orang tuanya dengan pandangan kasih sayang, melainkan Allah menetapkan baginya dengan pandangan itu (pahala) haji yang diterima dan mabrur. (Hadits riwayat Ar-Rafi’i).
- Tidaklah para hamba memasuki waktu pagi, melainkan seorang malaikat berseru: “Hai para makhluk, bertasbihlah kepada Raja Yang Maha Suci.” (Hadits riwayat ibnu Sunni dari Az-Zubair).
- Tidaklah seorang hamba melewati kuburan seorang lelaki yang dikenalnya di dunia, lalu ia memberi salam kepadanya, melainkan penghuni kubur itu mengenalnya dan membalas salamnya. (Hadits riwayat Al-Khathib dari Abi Hurairah).
- Tidaklah seorang hamba meninggal karena sakit, g g melainkan Allah membangkitkannya dari kematian itu dalam keadaan suci. (Hadits riwayat Thabarani dari Abi Umamah).
- Tidaklah seorang hamba dari umatku bershalawat untukku sekali dengan tulus dari pihak dirinya, melainkan Allah Ta’ala bershalawat (memberikan rahmat) untuknya sepuluh kali shalawat dan menetapkan baginya dengan shalawat itu sepuluh kebaikan dan menghapus darinya sepuluh dosa.
(Hadits riwayat Abu Nu’aim).
- Tidaklah seorang hamba ingin naik satu derajat di dunia hingga ia naik, melainkan Allah Ta’ala merendahkannya di akhirat satu derajat yang lebih besar dan lebih panjang darinya.
(Hadits riwayat Thabarani).
- Tidaklah seorang hamba bershalawat untukku, melainkan para malaikat bershalawat untuknya selama ia bershalawat untukku, maka biarlah hamba bershalawat sedikit atau memperbanyak shalawatnya.
(Hadits riwayat Ahmad dari Amir bin Rabi’ah).
- Tidaklah seornag hamba muslim mendoakan saudaranya tanpa diketahuinya, melainkan malaikat berkata: “Bagimu yang seperti itu.”
(Hadits riwayat Muslim dan Abu Dawud).
- Setiap hakim dari kaum muslimin disertai dua malaikat yang mengarahkannya kepada kebenaran selama ia tidak menginginkan selain itu. Apabila ia menginginkan selain itu dengan sengaja, maka dua malaikat itu berlepas diri darinya dan menyerahkannya kepada dirinya.
(Hadits riwayat Thabarani dari Imran).
- Setiap hari di mana para hamba memasuki waktu pagi turun dua malaikat. Yang satu berkata: Ya Allah, berikan ganti bagi orang yang menafkahkan (menyedekahkan) hartanya. Yang lain berkata: Ya Allah, timpakan kebinasaan bagi orang yang kikir.
(Hadits riwayat Muslim dan Bukhari dari Abi Hurairah).
- Perumpamaan orang yang berjihad di jalan Allah — dan Allah lebih tahu siapa yang berjihad di jalan-Nya — seperti orang yang puasa (sunnah) dan bangun malam (untuk shalat).
Allah menjamin bagi orang yang berjihad di jalan-Nya dengan mematikannya, yaitu memasukkannya ke dalam surga atau mengembalikannya dengan selamat dengan mendapat pahala atau ghanimah (rampasan perang).
(Hadits riwayat Syaikhain).
- Tidaklah sekelompok orang bangkit dari suatu majelis tanpa menyebut nama Allah Ta’ala di dalamnya, melainkan mereka bangkit seperti meninggalkan bangkai keledai dan majelis itu akan menimbulkan penyesalan bagi mereka pada hari kiamat.
(Hadits riwayat Abu Dawud dari Abi Hurairah).
- Tidaklah suatu kaum berdzikir kepada Allah, melainkan mereka dikelilingi para malaikat dan diliputi rahmat dan turun ketenangan di atas mereka dan Allah menyebut mereka di antara para malaikat di sisi-Nya.
(Hadits riwayat ibnu Majah dari Abi Said).
- Tidaklah setiap orang mukmin, melainkan ia mempunyai dua pintu, yaitu pintu dari mana amalnya naik dan pintu dari mana turun rezekinya. Apabila ia meninggal, kedua pintu itu menangisinya. (Hadits riwayat Tirmidzi dari Anas).
- Tidaklah seorang mukmin menghibur saudaranya yang mengalami musibah, melainkan Allah memberinya pakaian kemuliaan pada hari kiamat. (Hadits riwayat ibnu Majah dari Amru bin Hazmin).
- Tidaklah seorang muslim melihat kepada seorang perempuan dengan sekali pandang, kemudian memejamkan matanya, melainkan Allah Ta’ala menjadikan baginya ibadah yang ja rasakan kenikmatannya dalam hatinya. (Hadits riwayat Ahmad).
- Tidaklah seorang muslim menaburkan benih atau menanam tanaman, kemudian dimakan oleh burung atau manusia atau binatang, melainkan menjadi sodagoh baginya.
(Hadits riwayat Syaikhain dari Anas).
- Tidaklah seorang muslim ditimpa gangguan berupa duri dan yang lebih berat dari itu, melainkan Allah Ta’ala menghapus dosa-dosanya seperti pohon yang merontokkan daunnya. (Hadits riwayat Syaikhain dari ibnu Mas’ud).
- Tidaklah seorang muslim tumbuh ubannya dalam Islam, melainkan Allah menetapkan satu kebaikan dengannya dan menghapus darinya satu dosa. (Hadits riwayat Abu Dawud dari ibnu Umar).
- Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci). Adalah kedua orang tuanya yang menjadikannya (beragama) Yahudi atau menjadikannya Nasrani atau menjadikannya Majusi. Sebagaimana binatang yang melahirkan anak, apakah kalian merasa ada yang cacat padanya? (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).
- Tidaklah seorang muslim mengalami gangguan penyakit dan selain itu, melainkan Allah menghapus dosa-dosanya seperti pohon merontokkan daunnya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud).
- Tidaklah seorang muslim memberikan baju kepada seorang muslim, melainkan ia berada dalam lindungan Allah Ta’ala selama baju itu masih melekat padanya. (Hadits riwayat Tirmidzi dari ibnu Abbas).
- Tidaklah seorang muslim menderita sakit pada tubuhnya, melainkan Allah Ta’ala menyuruh para malaikat pencatat: Tulislah bagi hamba-Ku dalam sehari semalam kebaikan yang dulu dikerjakannya selama ia terkurung dalam ikatan-Ku.
(Hadits riwayat Al-Hakiim dari ibnu Umar).
- Tidaklah seorang muslim mati pada hari Jum’at atau malam Jum’at, melainkan Allah melindunginya dari ujian kubur. (Hadits riwayat Ahmad dari ibnu Amru).
- Setiap orang yang mengerjakan shalat didampingi oleh seorang malaikat di sebelah kanannya dan seorang malaikat di sebelah kirinya. Jika ia menyempurnakannya, kedua malaikat itu naik membawanya. Jika ia tidak menyempurnakannya, maka kedua malaikat itu memukulkan shalat itu pada wajahnya.
(Hadits riwayat Daraguthni dari Umar).
- Tidaklah orang muslim ditimpa musibah, melainkan Allah menghapus dosanya dengan musibah itu, bahkan duri yang mengenainya. (Hadits riwayat Syaikhain dari Aisyah).
- Tidaklah seorang ayah memberi anaknya sesuatu yang lebih baik daripada adab yang baik. (Hadits riwayat Al-Hakim).
- Perumpamaan rumah yang banyak disebut nama Allah Ta’ala di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya adalah seperti orang hidup dan orang mati. (Hadits riwayat Syaikhain dari Abu Musa Al-Asy’ari).
- Perumpamaan orang alim yang mengajarkan kebaikan kepada orang banyak dan melupakan dirinya adalah seperti pelita (lilin) yang menerangi orang banyak dan membakar dirinya.
(Hadits riwayat Thabarani dari Jundub).
- Kebaikan yang aku miliki tidak akan aku simpan dari kalian. Barangsiapa yang ingin memelihara diri, niscaya Allah menjadikannya terpelihara. Siapa yang ingin dirinya cukup, Allah memberinya kecukupan dan siapa yang berusaha untuk sabar, Allah memberinya kesabaran. Tidaklah seseorang diberi pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.
(Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Said Al-Khudri).
- Seorang lelaki melewati sepotong ranting pohon di tengah jalan. Kemudian ia berkata: Demi Allah, aku akan singkirkan ranting ini dari kaum muslimin supaya tidak mengganggu mereka. Maka ia pun dimasukkan ke dalam surga.
(Hadits riwayat Muslim).
- Pengajar kebaikan dimintakan ampunan oleh segala sesuatu hingga ikan-ikan di lautan. (Hadits riwayat Jabir).
- Perumpamaan orang mukmin yang membaca AlQur’an seperti Utrujjah, baunya harum dan rasanya enak, dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti kurma yang tidak berbau dan rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an seperti handhalah yang tidak berbau dan rasanya pahit. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Musa).
- Akhlak mulia ada sepuluh yang terdapat pada orang lelaki dan tidak terdapat pada putranya, terdapat pada anak lelaki dan tidak terdapat pada bapaknya, terdapat pada budak dan tidak terdapat pada tuannya. Allah membaginya bagi siapa yang Dia inginkan kebahagiaan baginya, yaitu bicara benar, keteguhan dalam perang, memberi peminta, membalas dengan berbuat baik, memelihara amanat, menyambung hubungan dengan kerabat, menjaga kehormatan tetangga, menjaga kehormatan teman, menjamu tamu dan yang paling utama dari semua itu adalah rasa malu.
(Hadits riwayat Al-Hakiim dari Sayyidah Aisyah).
- Barangsiapa ingin memutuskan perkara dan bertanya kepada orang lain untuk membantunya, maka urusan itu diserahkan kepadanya. Dan siapa yang dipaksa melakukannya, Allah menurunkan kepadanya seorang malaikat yang membimbingnya.
(Hadits riwayat Tirmidzi dari Anas).
- Barangsiapa diuji dan bersabar, diberi sesuatu dan bersyukur, dizalimi dan mengampuni, menzalimi orang lain lalu memohon ampun, mereka mendapat keamanan dan mereka itulah orang-orang yang mengikuti petunjuk.
(Hadits riwayat Baihagi dari Sakhirah).
- Barangsiapa diuji dengan memutuskan perkara di antara kaum muslimin, hendaklah ia berbuat adil di antara mereka dalam pandangan dan isyaratnya, tempat duduk dan majelisnya.
(Hadits riwayat Daraguthni).
- Barangsiapa berbuat kebaikan kepadamu, balaslah dia. Jika kamu tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, maka doakanlah dia.
(Hadits riwayat Thabarani dari Al-Hakiim bin Umair).
- Barangsiapa mengikuti Kibatullah, Allah memberinya petunjuk dari kesesatan dan melindunginya dari hisab yang buruk pada hari kiamat.
(Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa bertakwa kepada Allah, ia pun hidup dalam keadaan kuat dan berjalan dengan aman di negerinya. (Hadits riwayat Abu Nu’aim dari All).
- Barangsiapa yang Allah memberi seorang muslim kebebasan dari kesulitan melalui kedua tangannya, maka Allah singkirkan darinya kesulitan-kesulitan di dunia dan akhirat.
(Hadits riwayat Al-Khathib dari Al-Hasan bin Ali).
- Barangsiapa menjauhi empat perkara, ia pun masuk surga, yaitu penumpahan darah, perampasan harta, berzina dan minum khamar.
(Hadits riwayat Al-Bazzar).
- Barangsiapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, mencegah karena Allah, ia pun telah menyempurnakan imannya.
(Hadits riwayat Abu Dawud dari Abi Umamah).
- Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung hubungan abatnya. dengan Kerabatnya (Hadits riwayat Bukhari).
- Barangsiapa mencintai dunianya, ia pun membahayakan akhiratnya. Dan siapa yang mencintai akhiratnya, ia pun membahayakan dunianya. Maka utamakanlah yang kekal daripada yang fana. (Hadits riwayat Al-Hakim dari Abi Musa).
- Barangsiapa ingin orang-orang berdiri menyambutnya, biarlah ia menduduki tempatnya di neraka. (Hadits riwayat Ahmad dari Mu’awiyah). –
- Barangsiapa mengelola tanah yang tidak dimiliki oleh Seseorang, ia pun lebih berhak atasnya. (Hadits riwayat Bukhari).
- Barangsiapa ingin menyambung hubungan dengan bapaknya dalam kuburnya, hendaklah ia menyambung hubungan dengan saudara-saudara bapaknya sesudahnya.
(Hadits riwayat Abu Ya’la dari ibnu Umar).
- Barangsiapa ingin disenangkan oleh lembaran catatan amalnya, hendaklah ia memperbanyak istighfar dalam lembaran itu. (Hadits riwayat Baihagi dari Az-Zubair).
- Barangsiapa menimbun makanan kaum muslimin, Allah akan menimpakan hukumannya dengan penyakit lepra dan kebangkrutan. , (Hadits riwayat Ahmad).
- Barangsiapa berbuat baik kepada seorang anak yatim lelaki atau seorang anak yatim perempuan, aku dan dia di surga seperti kedua jari ini.
(Hadits riwayat Al-Hakiim dari Anas).
- Barangsiapa berbuat baik antara dia dan Allah, maka Allah mencukupinya antara dia dan manusia. Dan siapa yang memperbaiki batinnya, Allah memperbaiki keadaan terangnya.
(Hadits riwayat Al-Hakim dari ibnu Umar).
- Barangsiapa menghidupkan sunnahku, ia pun telah mencintaiku. Dan siapa mencintaiku, ia pun bersama aku di surga. (Hadits riwayat As-Sajazi dari Anas).
- Barangsiapa mengambil harta orang lain dan ingin mengembalikannya, maka Allah membantu mengembalikannya. Dan siapa yang mengambilnya, sedangkan ia ingin menghabiskannya, maka Allah membinasakannya.
(Hadits riwayat Bukhari dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa mengeluarkan gangguan (kotoran) dari masjid, Allah membangun baginya sebuah rumah di surga. (Hadits riwayat ibnu Majah dari Abi Said).
- Barangsiapa yang ada orang mukmin dihinakan di dekatnya, tetapi ia tidak menolongnya sedangkan ia sanggup menolongnya, Allah akan menghinakannya di hadapan orang banyak pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ahmad dari Sahal bin Hunaif).
- Barangsiapa menyerukan adzan selama tujuh tahun dengan mengharap pahala, Allah menetapkan baginya kebebasan dari api neraka. (Hadits riwayat Tirmidzi dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa berbuat dosa sambil tertawa, ia pun masuk neraka sambil menangis. (Hadits riwayat Abu Nu’aim).
- Barangsiipa ingin mengetahui apa yang didapatkannya di sisi Allah, hendaklah ia melihat apa yang didapatkan Allah padanya. (Hadits riwayat dari Anas).
1139 Barangsiapa ingin mengerjakan suatu urusan, lalu bermusyawarah dengan seorang muslim mengenainya, maka Allah memberinya taufik bagi urusannya yang terbaik. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa membuat ridha kedua orang tuanya, ia pun telah membuat Allah ridha. Dan siapa yang membuat marah kedua orang tuanya, ia pun telah membuat Allah marah. (Hadits riwayat Bukhari dari Anas).
- Barangsiapa memohon ampun kepada Allah dalam setiap hari 70 kali, ia pun tidak ditulis sebagai pendusta dan siapa yang memohon ampun kepada Allah dalam setiap malam 70 kali, ia pun tidak ditulis sebagai orang yang lalai.
(Hadits riwayat ibnu Sunni dari Sayyidah Aisyah).
- Barangsiapa memohon ampun bagi kaum mukminin dan mukminat, Allah menetapkan baginya dengan setiap orang mukmin dan mukminat satu kebaikan.
(Hadits riwayat Thabarani dari Ubadah).
- Barangsiapa memulai awal siangnya dengan kebaikan dan mengakhirinya dengan kebaikan. Allah berkata kepada para malaikatnya: “Janganlah kalian menulis dosa-dosanya di antara waktu-waktu itu.”
(Hadits riwayat Thabarani).
- Barangsiapa mendengarkan satu ayat dari Kitabullah, Allah menetapkan baginya kebaikan berlipat ganda. Dan siapa yang membaca satu ayat dari Kitabullah, ayat itu menjadi cahaya baginya pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ahmad dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa meminta perlindungan kepadamu demi Allah, maka lindungilah dia. Barangsiapa yang meminta sesuatu kepadamu demi Allah, maka berilah dia dan siapa yang mengundangmu, penuhilah undangannya. Dan siapa yang berbuat kebaikan kepadamu, maka balaslah dia. Jika kalian tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, doakanlah dia hingga kalian berpendapat bahwa kalian telah membalasnya. (Hadits riwayat Ahmad).
- Barangsiapa merindukan surga, ia pun segera melakukan kebaikan-kebaikan. Siapa yang takut neraka, ia pun menjauhi keinginan hawa nafsunya. Siapa yang menunggu kematian, remehlah kenikmatan-kenikmatan baginya. Siapa yang tidak menyukai kesenangan dunia, maka musibah-musibah menjadi ringan baginya.
(Hadits riwayat Baihagi dari Ali).
- Barangsiapa taat kepada Allah mengenai kedua orang tuanya, ia pun mempunyai dua pintu terbuka dari surga. Jika seorang saja, maka hanya satu pintu.
(Hadits riwayat ibnu Asakir dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa ditimpa musibah pada hartanya atau tubuhnya dan menyembunyikannya dan tidak mengeluhkannya kepada orang-orang, wajiblah Allah untuk mengampuninya. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa memberi makan seorang muslim yang lapar, Allah memberinya makan dari buah-buahan surga. (Hadits riwayat Abu Nu’aim). “
- Barangsiapa memberi makan orang sakit sesuai keinginannya, Allah memberinya makan dari buah-buahan surga. (Hadits riwayat Thabarani).
- Barangsiapa menjelekkan saudaranya karena suatu dosa, ia pun tidak mati hingga mengerjakannya. (Hadits riwayat Tirmidzi).
- Barangsiapa membantu seorang zalim untuk membatalkan suatu hak dengan kebatilannya, ia pun tidak mendapat jaminan Allah dan jaminan rasul-Nya.
(Hadits riwayat Al-Hakim dari ibnu Abbas).
1159 Barangsiapa menolong seorang yang susah, Allah menetapkan 73 ampunan baginya, yang satu di antaranya adalah kebaikan semua urusannya dan yang tujuh puluh dua adalah derajat-derajat baginya pada hari kiamat.
(Hadits riwayat Bukhari dari Anas).
- Barangsiapa melihat saudaranya digunjingkan di dekatnya dan tidak membelanya sedangkan ia sanggup membelanya, maka Allah menghinakannya di dunia dan akhirat.
(Hadits riwayat ibnu Abi Dunya dari Anas).
- Barangsiapa mandi pada hari Jum’at, ia pun dalam keadaan suci hingga hari Jum’at berikutnya. (Hadits riwayat Al-Hakim).
- Barangsiapa berfatwa tanpa ilmu, ia pun dilaknat oleh para malaikat di langit dan bumi. (Hadits riwayat ibnu Asakir).
- Barangsiapa merampas tanah secara zalim, ia pun berjumpa Allah, sedang Allah marah kepadanya. (Hadits riwayat ibnu Majah dari ibnu Umar).
- Barangsiapa banyak beristighfar, Allah memberinya kebebasan dari setiap kesusahan dan jalan keluar dari setiap kesulitan dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak disangkanya. (Hadits riwayat Ahmad).
- Barangsiapa banyak menyebut Allah, maka Ailah Ta’ala mencintainya. (Hadits riwayat Ad-Dailami dari Aisyah).
- Barangsiapa makan hingga kenyang dan minum hingga kenyang, lalu mengucapkan: Segala puji bagi Allah yang memberiku makan dan mengenyangkan aku dan memberiku minum dan mengenyangkan aku, ia pun keluar dari dosa-dosanya seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya. (Hadits riwayat ibnu Sunni dari Abi Musa Al-Asy’ari).
- Barangsiapa menyingkirkan gangguan dari jalan kaum muslimin, ditulis baginya satu kebaikan dan siapa yang diterima kebaikan darinya, ia pun masuk surga. (Hadits riwayat Bukhari dari Ma’gil bin Yasar).
- Barangsiapa memasuki waktu sore dalam keadaan payah dari pekerjaan kedua tangannya, ia pun diampuni dosanya. (Hadits riwayat dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa memegangi sanggurdi kendaraan saudaranya yang muslim, tidak mengharapkannya dan tidak mengkhawatirkannya, ia pun diampuni dosanya. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa menangguhkan tempo orang yang mengalami kesulitan membayar utang atau menghapus utangnya, Allah menaunginya dalam naungan-Nya pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. (Hadits riwayat Ahmad dari Abi Al-Yusri).
1171Barangsiapa mengalami suatu kenikmatan, hendaklah ia memuji Allah. Barangsiapa menganggap lambat rezekinya, hendaklah ia meminta ampun kepada Allah. Dan siapa yang merasa sedih karena suatu hal, hendaklah ia mengucapkan: “Laa haula wa laa guwwata illaa billah (tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah).”
(Hadits riwayat Ali).
- Barangsiapa yang diberi nikmat oleh Allah dan ingin nikmat itu kekal padanya, hendaklah ia banyak mengucapkan: “Laa haula wa laa guwwata illaa billah (tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah).”
(Hadits riwayat Thabarani dari Ugbah bin Amir).
- Barangsiapa bermalam dalam keadaan payah dari mencari rezeki yang halal, ia pun diampuni dosanya. (Hadits riwayat ibnu Asakir).
- Barangsiapa memulai dengan bicara sebelum salam, janganlah kalian menjawabnya. (Hadits riwayat Abu Nu’aim).
- Barangsiapa berbakti kepada kedua orang tuanya, beruntunglah dia dan Allah menambah umurnya. (Hadits riwayat Bukhari).
- Barangsiapa mambangun masjid untuk Allah, maka Allah membangun baginya sebuah rumah di surga. (Hadits riwayat ibnu Majah).
- Barangsiapa membangun bangunan lebih banyak daripada yang dibutuhkannya, ia pun akan menanggung akibat yang buruk pada hari kiamat. (Hadits riwayat Baihagi dari Anas).
- Barangsiapa memelihara anjing kecuali anjing untuk menjaga ternak atau berburu atau menjaga tanaman, pahalanya berkurang setiap hari satu girath. (Muttafaq alaihi).
- Barangsiapa membangun lebih dari sepuluh hasta, seorang juru bicara (malaikat) dari langit berseru kepadanya: Hai musuh Allah, hendak ke mana kamu?
(Hadits riwayat Thabarani dari Anas).
- Barangsiapa menjual kulit hewan kurbannya, tiada kurban baginya. (Hadits riwayat Baihagi).
- Barangsiapa menjual rumah dan tidak menggunakan harganya untuk membeli rumah, maka ia pun tidak diberkati pada uangnya.
(Hadits riwayat ibnu Majah).
- Termasuk pengamalan Islam yang baik oleh manusia ialah meninggalkan urusan yang tidak perlu baginya. (Hadits riwayat Tirmidzi dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa melangkahi pundak orang-orang pada hari Jum’at, ia pun telah mengadakan jembatan ke jahannam. (Hadits riwayat Ahmad).
- Barangsiapa memelihara empat raka’at sebelum shalat Dhuhur dan empat raka’at sesudahnya, ia pun diharamkan atas api neraka. (Hadits riwayat empat imam hadits dan Al-Hakim).
- Barangsiapa menjatuhkan diri dari gunung hingga membunuh dirinya, ia pun masuk neraka jahannam terjatuh di dalamnya kekal di situ untuk selamanya Dan siapa yang menenggak racun hingga membunuh dirinya, maka racunnya berada di tangannya dan ia menenggaknya di neraka jahannam kekal di situ untuk selamanya. Dan siapa yang membunuh dirinya dengan sepotong besi, maka besinya berada di tangannya dan ia menusukkannya dalam perutnya di neraka jahannam kekal di situ untuk selamanya.
(Hadits riwayat Bukhari dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa berhias dengan amalan akhirat sedang ia tidak menginginkannya dan tidak mencarinya, ia pun dilaknat di langit dan bumi.
(Hadits riwayat Thabarani dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa membanggakan dirinya dan congkak ketika berjalan, ia pun berjumpa Allah sedang Allah marah kepadanya.
(Hadits riwayat Bukhari dari ibnu Umar).
- Barangsiapa berpegang pada sunnah, ia pun masuk surga. (Hadits riwayat Daraguthni dari Sayyidah Aisyah).
- Barangsiapa bersumpah dengan suatu sumpah, lalu ia melihat selain itu yang lebih baik darinya, hendaklah ia menebus sumpahnya dan melakukan yang lebih baik. (Hadits riwayat Ahmad).
- Barangsiapa pergi haji untuk kedua orang tuanya atau membayar utang untuk kedua orang tuanya, Allah membangkitkannya pada hari kiamat bersama orang-orang shaleh. (Hadits riwayat Daraguthni dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa menyebut Allah hingga Mengalir matanya karena takut kepada Allah hingga air matanya jatuh di bumi, Allah tidak menyiksanya pada hari kiamat.
(Hadits riwayat Al-Hakim).
- Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Jika ia tidak sanggup, maka dengan lidahnya. Jika ia tidak sanggup, maka dengan hatinya dan itu adalah iman yang paling lemah. (Hadits riwayat Muslim).
- Barangsiapa melihatku dalam mimpi, ia melihatku dengan sebenarnya, karena syaitan tidak bisa Menyerupai aku (Hadits riwayat Ahmad dari Anas).
- Barangsiapa melihatku dalam mimpi, ia pun akan melihatku dalam keadaan terjaga dan syaitan tidak bisa menyerupai aku. (Hadits riwayat Syaikhain dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa membela kehormatan saudaranya tanpa diketahuinya, Allah menjauhkan api neraka dari wajahnya pada hari kiamat.
(Hadits riwayat Ahmad dari Abi Darda” dan diriwayatkan oleh Tirmidzi).
- Barangsiapa ridha dengan rezeki yang sedikit dari Allah, maka Allah ridha terhadapnya dengan sedikit amal. (Hadits riwayat Baihagi).
- Barangsiapa menziarahi aku di Madinah dengan mengharap pahala, maka aku menjadi saksi dan memberi syafa’at baginya pada hari kiamat.
(Hadits riwayat Baihagi dari Anas).
- Barangsiapa menziarahi kuburan kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya pada hari Jum’at dan membaca di situ surah Yaasiin, maka dosanya diampuni.
(Hadits riwayat ibnu Adiy dari Abu Bakar).
- Barangsiapa menziarahi kuburan ibu bapaknya atau salah satu dari keduanya dalam setiap Jum’at sekali, diampunilah dosanya dan ia pun ditulis sebagai anak yang berbakti.
(Hadits riwayat Al-Hakiim dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa berzina atau minum khamar, Allah mencabut iman darinya sebagaimana manusia melepas baju dari lainya. kepadanya (Hadits riwayat Al-Hakiim dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa berzina, ia pun dizinahi, walaupun di balik dinding rumahnya. (Hadits riwayat ibnu Najjar).
- Barangsiapa melihat seorang yang mendapat cobaan (sakit), lalu mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang menyelamatkan aku dari cobaan yang ditimpakan-Nya kepadamu dan melebihkan aku di atas banyak makhluk-Nya”, ia pun tidak ditimpa cobaan itu.
(Hadits riwayat Tirmidzi).
- Barangsiapa bersikap zuhud terhadap dunia, Allah mengajarinya tanpa belajar dan memberinya petunjuk tanpa meminta petunjuk dan menjadikan dia melihat (kebenaran) dan menyingkirkan darinya kebutaan (kesesatan). (Hadits riwayat Abu Nu’aim dari Ali).
- Barangsiapa ingin menjadi manusia yang paling kuat, hendaklah ia bertawakkal kepada Allah. (Hadits riwayat ibnu Abi Dunya dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa ingin Allah mengabulkan doanya di kala mengalami kesulitan dan kesusahan, hendaklah ia banyak berdoa di kala sejahtera.
(Hadits riwayat Tirmidzi dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa memohon surga tiga kali, surga berkata: “Ya Allah, masukkan dia ke dalam surga” dan siapa memohon perlindungan dari api neraka tiga kali, neraka berkata: “Ya Allah, lindungilah dia dari api neraka.” (Hadits riwayat Tirmidzi).
- Barangsiapa berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka ja telah berpuasa seluruh tahun. (Hadits riwayat Ahmad).
1215Barangsiapa berpuasa Ramadhan dan ia menambahnya dengan enam hari dari bulan Syawwal, maka ia seperti berpuasa setahun. (Hadits riwayat Muslim).
- Barangsiapa mengerjakan shalat Isya? dalam jama’ah, seakan-akan ia mengerjakan shalat setengah malam dan siapa yang mengerjakan shalat Subuh dalam jama’ah, seakan-akan ia mengerjakan shalat malam seluruhnya. (Hadits riwayat Muslim).
- Barangsiapa bershalawat untukku sekali, Allah bershalawat untuknya sepuluh shalawat dan menghapus darinya sepuluh dosa dan mengangkat baginya sepuluh derajat.
(Hadits riwayat Bukhari).
- Barangsiapa membahayakan orang muslim, Allah akan membahayakannya dan siapa menyulitkan orang muslim, maka Allah akan menyulitkannya.
(Hadits riwayat Tirmidzi).
- Barangsiapa memaafkan ketika dia mampu membalas, Allah memaafkannya pada hari kesulitan. (Hadits riwayat Thabarani).
- Barangsiapa menggantungkan tamimah (sejenis jimat), ia pun telah berbuat syirik.
(Hadits riwayat Ahmad dari Abi Darda”).
- Barangsiapa menanam tanaman, lalu dimakan oleh manusia atau makhluk di antara para makhluk Allah, maka tanaman itu menjadi sodagoh baginya.
(Hadits riwayat Ahmad dari Abi Darda”).
- Barangsiapa memandikan mayit, Allah menutupinya dari dosa-dosa. Dan siapa yang mengkafaninya, Allah memberinya pakaian dari kain sundus.
(Hadits riwayat Thabarani dari Abi Umamah).
- Barangsiapa melakukan thawaf di Ka’bah lima puluh kali, ia pun keluar dari dosa-dosanya seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya.
(Hadits riwayat Tirmidzi).
- Barangsiapa memberi makanan untuk berbuka kepada orang yang puasa, ia pun mendapat pahala seperti pahalanya tanpa mengurangi pahala orang yang puasa sedikit pun.
(Hadits riwayat Ahmad).
- Barangsiapa menggambar lukisan-lukisan, maka Allah menyiksanya hingga ia tiupkan roh di dalamnya dan ia tidak bisa meniupkan roh di dalamnya untuk selamanya.
(Hadits riwayat ibnu Abbas).
- Barangsiapa menuntun orang buta empat puluh langkah, wajiblah surga baginya.
(Hadits riwayat ibnu Adiy).
- Barangsiapa mengucapkan: “Subhanallahi wa bihamdihi (Maha Suci Allah dan dengan segala puji bagi-Nya) dalam setiap hari seratus kali, dihapuskanlah dosa-dosanya, walaupun sebanyak buih air laut.
(Hadits riwayat Syaikhain dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa mengerjakan shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, diampuni dosanya yang terdahulu.
(Hadits riwayat Bukhari).
- Barangsiapa mengerjakan shalat di malam Oadar dengan penuh iman dan mengharap pahala, diampunilah dosanya yang terdahulu. (Hadits riwayat Bukhari).
- Barangsiapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jum’at, ia pun diterangi cahaya di antara dua Jum’at. (Hadits riwayat Baihagi dari Abi Said).
- Barangsiapa membaca surah Al-Bagarah, dipakaikan padanya mahkota di surga. (Hadits riwayat Baihagi).
- Barangsiapa membaca surah Yaasiin pada suatu malam, ia pun diampuni dosanya ketika memasuki waktu pagi. (Hadits riwayat Abu Nu’aim).
- Barangsiapa membaca surah Yaasiin, dengan mengharap ridha Allah, diampunilah dosanya yang terdahulu, maka bacalah surah Yaasiin pada orang mati di antara kalian. (Hadits riwayat Baihagi dari Ma’gil bin Yasar).
- Barangsiapa membaca surah Ad-Dukhan pada setiap malam Jum’at atau hari Jum’at, Allah membangun baginya sebuah rumah di surga. (Hadits riwayat Thabarani dari Abi Umamah).
- Barangsiapa membaca surah Al-Wagi’ah pada setiap malam, ia pun tidak ditimpa kemiskinan untuk selamanya. (Hadits riwayat Baihagi dari ibnu Mas’ud).
- Barangsiapa membaca ketika imam sudah memberi salam pada hari Jum’at, surah Al-Fatihah, Qul huwallahu ahad,Qul a’udzu birabbil falag dan Qul a’udzu birabbin naas tujuh kali tujuh kali, diampunilah dosanya yang terdahulu dan yang kemudian. (Hadits riwayat Abul As’ad Al-Ousyairi dari Anas).
- Barangsiapa membaca Al-Qur’an, hendaklah ia meminta kepada Allah dengannya, karena akan datang kaum yang membaca Al-Qur’an dan meminta kepada orang-orang dengannya. (Hadits riwayat Tirmidzi dari Imran).
- Barangsiapa memenuhi hajat saudaranya yang muslim, ia mendapat pahala seperti orang yang menunaikan haji dan menunaikan umrah.
(Hadits riwayat Al-Khathib dari Anas).
- Siapa yang berperang supaya kalimat Allah itulah yang tertinggi, maka ia pun di jalan Allah.
(Hadits riwayat Abu Musa Al-Asy’ari dan Muttafaq alaihi).
- Barangsiapa mengucapkan ketika mendengar adzan: “Ya Allah, pemilik seruan yang sempurna ini dan shalat yang berdiri, berilah Sayyidina Muhammad wasilah dan keutamaan dan bangkitkan dia dalam kedudukan terpuji yang Engkau janjikan kepadanya”, maka halal baginya syafa’atku pada hari kiamat.
(Hadits riwayat Jabir).
- Barangsiapa mempunyai dua wajah di dunia, ia mempunyai dua lidah dari api pada hari kiamat. (Hadits riwayat Abu Dawud dari Ammar).
- Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya. Dan siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menghormati tamunya. Dan siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. (Hadits riwayat Syaikhain).
1243 Barangsiapa yang mulia asalnya dan baik tempat kelahirannya, maka baik pula tempat kehadirannya. (Hadits riwayat ibnu Najjar).
- Barangsiapa menahan amarah sedangkan ia sanggup melampiaskannya, Allah memenuhi hatinya dengan keamanan dan iman.
(Hadits riwayat ibnu Abi Dunya dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa menanggung kezaliman terhadap saudaranya, hendaklah ia minta dihalalkan oleh saudaranya dari kezaliman itu, karena tidak ada dinar maupun dirham, sebelum diambil kebaikan-kebaikannya untuk diberikan kepada saudaranya.
Jika ia tidak mempunyai kebaikan-kebaikan, diambil dari dosa-dosa saudaranya, lalu dibebankan atasnya. (Hadits riwayat Bukhari).
- Barangsiapa menjilat madu selama tiga waktu pagi dalam setiap bulan, ia pun tidak ditimpa cobaan besar. (Hadits riwayat ibnu Majah dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa tidak dicegah oleh shalatnya dari perbuatan keji dan mungkar, ia pun semakin jauh dari Allah. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa tidak menyayangi anak kecil dan tidak menghargai kedudukan orang tua di antara kita, maka ia bukan dari golongan kami. (Hadits riwayat Bukhari dari ibnu Umar). (
1249 Barangsiapa tidak berwasiat, ia pun tidak diizinkan bicara bersama orang mati. (Hadits riwayat Abu Asy-Syeikh).
- Barangsiapa dari umatku yang mati dan melakukan perbuatan kaum Luth, Allah memindahkannya kepada mereka hingga dibangkitkan bersama mereka. (Hadits riwayat Al-Khathib dari Anas).
- Barangsiapa mati di waktu pagi, maka jangan sampai ia tidur siang, kecuali dalam kuburnya. Dan siapa yang mati di waktu sore, jangna sampai ia bermalam, kecuali di dalam kuburnya. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Umar).
- Barangsiapa mati dan menanggung utang puasa, maka walinya berpuasa untuknya. (Hadits riwayat Abu Dawud).
- Barangsiapa sakit pada suatu malam dan sabar serta ridha kepada Allah dengan keadaannya, ia pun keluar dari dosadosanya seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya. (Hadits riwayat Al-Hakiim dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa bernadzar akan menaati Allah, hendaklah ia menaati-Nya. Dan siapa bernadzar akan mendurhakaiNya, janganlah ia mendurhakai-Nya.
(Hadits riwayat Sayyidah Aisyah).
- Barangsiapa lupa shalat, hendaklah ia kerjakan shalat itu ketika dia ingat. Tidak ada tebusan baginya kecuali itu. (Dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku).
(Hadits riwayat Anas).
- Barangsiapa lupa ketika puasa, lalu makan atau minum, hendaklah ia teruskan puasanya. Sesungguhnya Allah yang memberinya makan dan memberinya minum.
(Hadits riwayat Syaikhain dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa menolong saudaranya tanpa diketahuinya, maka Allah menolongnya di dunia dan akhirat. (Hadits riwayat Baihagi dari Anas).
1258 Barangsiapa memandang saudaranya dengan pandangan kasih sayang, diampunilah dosanya. (Hadits riwayat Al-Hakiim dari ibnu Amru).
- Barangsiapa memberi kelonggaran bagi orang yang berutang padanya atau menghapus utangnya, ia pun berada dalam naungan Arsy pada hari kiamat. (Hadits riwayat Muslim dari Abi Oatadah).
- Barangsiapa memberi kelapangan nafkah kepada anak-anaknya pada hari Asyura, maka Allah memberinya kelapangan rezeki dalam seluruh tahunnya. (Hadits riwayat Baihagi dari Abi Said).
- Barangsiapa yang dilindungi Allah dari keburukan lidahnya (perkataannya) dan keburukan yang di antara kedua kakinya (kemaluannya), ia pun masuk surga. (Hadits riwayat Tirmidzi dari Abi Hurairah).
- Barangsiapa mempunyai tiga anak dan tidak menamai salah seorang dari mereka Muhammad, ia pun telah berbuat bodoh. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Abbas).
- Barangsiapa mendapat anak, lalu menyerukan adzan di telinga kanannya dan menyerukan igamat di telinga kirinya, ia pun tidak bisa diganggu oleh Ummu shibyan (sebangsa jin pengganggu anak kecil). (Hadits riwayat Abu Ya’la dari Al-Hasanain). E
- Barangsiapa dijadikan pemimpin urusan kaum muslimin, Allah tidak memenuhi hajatnya hingga ia memenuhi hajat-hajat mereka. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Umar).
- Barangsiapa datang kepada kalian sedangkan kalian dalam keadaan bersatu, lalu ia ingin memecah belah persatuan kalian, maka bunuhlah dia.
(Hadits riwayat Mu’awiyah).
1266.Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan baginya, Dia jadikan orang itu pandai tentang ilmu agama.
(Hadits riwayat Mu’awiyah).
- Barangsiapa tidak mengasihi manusia, maka Allah tidak mengasihinya. (Hadits riwayat Tirmidzi dari Abi Said).
- Siapa mau menjamin bagiku untuk tidak meminta sesuatu kepada orang-orang dan aku jamin surga baginya? (Hadits riwayat Abu Dawud dari Tsauban).
1269.Barangsiapa merampas sejengkal tanah secara zalim, Allah mengalungkan tanah itu padanya pada hari kiamat dari tujuh lapis bumi (Dari Said bin Zaid dan Muttafaq alaihi). – –
1270.Barangsiapa mengatakan sesuatu terhadapku sedangkan aku tidak mengatakannya, biarlah ia menduduki tempatnya di neraka. (Hadits riwayat ibnu Akwa?).
- Barangsiapa menjadi perantara untuk memberi pertolongan bagi saudaranya, lalu saudaranya memberinya hadiah dan ia menerimanya, maka ia telah melakukan riba yang besar di antara macam-macam riba. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud).
1272.Barangsiapa memenuhi hajat saudaranya, maka Allah memenuhi hajatnya. (Hadits riwayat ibnu Abi Dunya).
- Barangsiapa memudahkan atas seorang yang sulit membayar utang, maka Allah memberinya kemudahan di dunia dan akhirat. (Hadits riwayat ibnu Majah dari Abi Hurairah).
- Para juru adzan adalah orang-orang yang paling panjang leher mereka pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ahmad dari Mu’awiyah).
- Orang mukmin terhadap orang mukmin seperti bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain. (Hadits riwayat Syaikhain dari Abi Musa).
- Orang mukmin saudara orang mukmin tidak meninggalkan nasihatnya dalam setiap keadaan. (Hadits riwayat ibnu Najjar).
- Orang-orang yang saling mencintai karena Allah berada di atas kursi-kursi dari yagut di sekeliling Arsy. (Hadits riwayat Thabarani).
- Orang yang berpegang pada sunnahku ketika umatku rusak mendapat pahala orang yang mati syahid. (Hadits riwayat Thabarani).
- Manusia bersama orang yang dicintainya. (Hadits riwayat Syaikhain dari ibnu Mas’ud).
1280mPenasihat itu diserahi amanat. Maka apabila ia dimintai nasihat, hendaklah ia memberi nasihat yang dia sendiri melakukannya untuk dirinya.
( Hadits riwayat Thabarani dari Ali).
- Orang mukmin itu ialah orang yang tidak suka mengganggu kaum muslimin dengan lidah (ucapan) dan tangannya. Orang mukmin ialah orang yang semua orang merasa aman darinya atas darah dan harta mereka. Adapun muhajir ialah orang yang meninggalkan segala yang dilarang Allah.
(Hadits riwayat Ahmad dari Abi Hurairah).
- Kaum muslimin itu bersaudara, tiada kelebihan bagi seseorang atas seseorang yang lain, kecuali dengan takwa. (Hadits riwayat Thabarani dari Habib bin Kharrasy).
- Perbuatan baik adalah satu di antara pintu-pintu Surga dan ia mencegah kematian buruk. (Hadits riwayat Abu Asy-Syeikh dari ibnu Umar).
- Orang muslim itu saudara orang muslim lainnya. Ia tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh membiarkannya (dizalimi). Siapa yang memenuhi hajat saudaranya, maka Allah memenuhi hajatnya. Siapa yang menghilangkan kesusahan dari seorang muslim, maka Allah menghilangkan darinya kesusahan pada hari kiamat. Dan siapa yang menutupi kejelekan seorang muslim, maka Allah menutupi kejelekannya pada hari kiamat.
(Muttafaq alaihi).
- Air itu suci, kecuali bila berubah bau, rasa dan warnanya karena terkena najasah di dalamnya. (Hadits riwayat Baihagi).









One Comment