HURUF TAA’
- Senyummu di depan saudaramu adalah sodagoh bagimu, menyuruh berbuat kebaikan dan melarang berbuat kemungkaran adalah sodagoh bagimu, membimbing orang di negeri kesesatan adalah sodagoh bagimu, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan adalah sodagoh bagimu. (Hadits riwayat Bukhari).
- Kalian dapati manusia terdiri dari bermacam-macam asal. Orang-orang baik dari mereka di zaman jahiliah adalah orangorang yang baik pula dalam Islam apabila mereka mengerti agama dan kalian dapati sebaik-baik manusia dalam urusan ini orang yang paling keras membencinya sebelum ia masuk di dalamnya.
Dan kalian dapati seburuk-buruk manusia pada hari kiamat di sisi Allah ialah orang yang mempunyai dua muka, yaitu orang yang mendatangi kelompok ini dengan satu muka dan mendatangi kelompok ini dengan muka lain. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
- Neraka dan surga berdebat. Neraka berkata: Aky diutamakan dengan orang-orang yang sombong dan sewenang. wenang. Surga berkata: Mengapa tidak masuk kepadaku selain orang-orang yang lemah, orang-orang yang rendah dan orang-orang yang tidak berdaya? Maka Allah azza wa jalla berkata kepada surga: “Sesungguhnya engkau adalah rahmat-Ku, Aku rahmati denganmu siapa yang Aku kehendaki dari hamba-hamba-Ku.” Dan Allah berkata kepada neraka: “Sesungguhnya engkau adalah siksa-Ku, Aku menyiksa denganmu siapa yang aku kehendaki dari hambahamba-Ku dan masing-masing dari kamu berdua diisi penuh. Adapun neraka tidak menjadi penuh hingga Allah menginjaknya hingga neraka berkata: Cukuplah, cukuplah. Ketika itu neraka menjadi penuh dan sebagiannya merapat kepada sebagian lainnya dan Allah tidak menzalimi seorang pun dari makhluk-Nya. Adapun surga, maka sesungguhnya Allah menciptakan makhluk baginya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).
- Carilah malam Qadar di antara malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
- Berobatlah, hai hamba-hamba Allah, karena Allah Ta’ala tidak mengadakan penyakit, melainkan Dia mengadakan obat baginya, kecuali satu penyakit, yaitu: masa tua. (Hadits riwayat Al-Imam Ahmad).
- Engkau lihat kaum mukminin dalam hal saling menyayangi, saling mencintai dan saling mengasihi di antara mereka seperti tubuh. Apabila satu anggota sakit, seluruh tubuhnya tidak bisa tidur dan merasa demam. (Hadits riwayat Bukhari).
- Kawinlah kamu sekalian dan jangan mentalak, karena talak menyebabkan Arsy berguncang. (Hadits riwayat ibnu Adiy).
- Hendaklah kalian makan sahur, karena dalam makanan sahur terdapat barokah. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas).
- Keluarkanlah sedekah, karena akan datang kepada kalian suatu zaman di mana orang berjalan membawa sedekahnya, lalu orang yang akan diberinya berkata: Andaikata engkau datang membawanya kemarin, niscaya aku menerimanya. Adapun sekarang, aku tidak membutuhkannya. Maka orang itu tidak menemukan orang yang menerimanya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Haritsah bin Wahab).
- Engkau beri makan dan engkau ucapkan salam kepada orang yang engkau kenal maupun orang yang tidak engkau kenal. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Amru).
- Kenalkan dirimu kepada Allah dalam keadaan sejahtera, niscaya Dia mengenalmu dalam keadaan sulit. Ketahuilah, bahwa sesuatu yang luput darimu tidak akan mengenaimu dan yang mengenaimu tidak akan luput darimu, dan pertolongan datang bersama kesabaran, kebebasan datang bersama kesusahan dan kemudahan datang bersama kesulitan. (Muttafaq alaihi).
- Amal-amal ditunjukkan kepada Allah Ta’ala pada hari Senin dan Kamis dan ditunjukkan kepada para nabi, bapak-bapak dan ibu-ibu pada hari Jum’at. Maka mereka gembira dengan kebaikan-kebaikan mereka dan wajah-wajah mereka bertambah putih dan semakin berseri-seri. Maka takutlah kalian kepada Allah dan jangan mengganggu orang-orang mati di antara kalian. (Hadits riwayat Al-Hakiim dari ayah Abdul Aziz).
- Berlindunglah kalian kepada Allah dari cobaan yang berat, kesengsaraan yang sangat, takdir yang buruk dan kegembiraan musuh. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).
- Belajarlah ilmu dan belajarlah ketenangan dan kesopanan dalam menuntut ilmu dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang kalian belajar darinya. (Hadits riwayat Abu Nu’aim dari Umar).
- Belajarlah ilmu apa saja yang kamu inginkan. Demi Allah, kalian tidak diberi pahala karena mengumpulkan ilmu hingga kalian mengamalkannya. (Hadits riwayat Abul Hasan ibnul Akhzam dari Anas).
- Pintu-pintu langit dibuka dan doa dikabulkan dalam empat keadaan: barisan-barisan bertemu (bertempur) di jalan Allah, ketika turun hujan, ketika igamat shalat dan ketika melihat Ka’bah. (Hadits riwayat Thabarani dari Abi Umamah).
- Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka diampunilah dalam kedua hari itu setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, kecuali orang yang terdapat permusuhan antara dia dan saudaranya. Maka dikatakan: Tunggulah kedua orang ini hingga keduanya berdamai. (Hadits riwayat Tirmidzi).
- Selesaikanlah urusan dunia sesuai kemampuanmu, karena siapa yang dunia merupakan keinginannya yang terbesar, maka Allah Ta’ala memperbanyak urusan penghidupannya dan menjadikan kemiskinannya di antara kedua matanya. Dan siapa yang keinginannya yang terbesar adalah akhirat, Allah Ta’ala menyatukan urusannya dan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Tidaklah seorang hamba menghadapkan hatinya kepada Allah Ta’ala, melainkan Allah menjadikan hati orang-orang mukmin datang kepadanya dengan cinta dan kasih sayang dan Allah Ta’ala lebih cepat membalas setiap kebaikan kepada-Nya. (Hadits riwayat Thabarani dari Abi Darda”).
- Allah menjamin bagi siapa yang berhijrah di jalan-Nya dan tidak mengeluarkannya dari rumahnya, kecuali jihad di jalanNya dan membenarkan kalimat-kalimat-Nya — dengan memasukkannya ke dalam surga atau mengembalikannya ke tempat tinggalnya dari mana ia keluar di samping mendapat pahala atau ghanimah (rampasan perang). (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
- Pikirkanlah tentang ciptaan Allah dan jangan memikirkan tentang Allah sehingga kamu binasa. (Hadits riwayat Abu Asy-Syeikh).
- Wanita dinikahi karena empat perkara: yaitu karena hartanya, asal keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka carilah wanita yang mengamalkan agama atau kamu melarat. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).
- Hendaklah kalian saling menikahi supaya kalian menjadi banyak, karena aku akan membanggakan kamu kepada umat-umat pada hari kiamat. (Hadits riwayat Abdur Razzaq).
- Hendaklah kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian saling mencintai. Dan hendaklah kalian saling berjabatan tangan, niscaya hilanglah kedengkian dari kalian. (Hadits riwayat ibnu Asakir).
- Pedagang yang jujur berada di bawah naungan Arsy pada hari kiamat. (Hadits riwayat Ad-Dailami).
- Orang yang bertaubat adalah seperti orang yang tidak ada dosanya. Dan orang yang meminta ampun dari dosa, tetapi tetap melakukan dosa itu adalah seperti orang yang mengejek Tuhannya. (Hadits riwayat Baihagi).
- Menyebut-nyebut nikmat Allah adalah wujud rasa syukur dan meninggalkannya adalah kufur (nikmat). Barangsiapa tidak mensyukuri yang sedikit, ia pun tidak mensyukuri yang banyak. Dan siapa yang tidak mensyukuri manusia, ia pun tidak bersyukur kepada Allah. (Hadits riwayat Baihagi).
- Sikap rendah hati tidak menambah hamba, kecuali kemuliaan. Maka bersikaplah rendah hati, niscaya Allah Ta’ala mengangkat derajatmu. Maaf tidak menambah hamba, kecuali kemuliaan. Maka berilah maaf, niscaya Allah memuliakanmu. Sodagoh tidak menambah harta, kecuali semakin banyak. Maka bersedekahlah, niscaya Allah memberi rahmat kepadamu. (Hadits riwayat ibnu Abi Dunya).
- Mengerjakan segala sesuatu dengan pelan-pelan adalah baik, kecuali dalam amal akhirat. (Hadits riwayat Abu Dawud).
- Pedagang yang jujur dan berkata benar bersama para nabi, para Shiddiq, syuhada dan orang-orang shaleh. (Hadits riwayat Tirmidzi).
- Menguap (ketika mengantuk) adalah dari syaitan. Maka apabila seseorang dari kamu menguap hendaklah ia menolaknya sedapat mungkin, karena apabila seseorang di antara kamu bersuara “haa”, syaitan menertawakannya. (Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim)).




One Comment