Seorang perempuan masuk neraka karena mengikat seekor kucing dan tidak memberinya makan dan tidak membiarkannya makan dari serangga di bumi hingga mati. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).
Tinggalkan apa yang membuatmu ragu kepada apa yang tidak membuatmu ragu. Sesungguhnya berkata benar menimbulkan ketenangan dan berdusta menimbulkan kegelisahan. (Hadits riwayat Ahmad, Nasa’iy dan lainnya).
Doa orang muslim mustajab untuk saudaranya tanpa diketahuinya, di dekat kepalanya ada seorang malaikat yang ditugaskan baginya. Setiap kali ia mendoakan kebaikan bagi saudaranya, malaikat itu mengucapkan: Amin dan bagimu seperti itu. (Hadits riwayat Ahmad dari Abi Darda).
Doa-doa orang susah: “Ya Allah, aku harapkan rahmatMu, maka janganlah serahkan aku kepada diriku sekejap mata pun, dan perbaiki urusanku seluruhnya, tiada Tuhan selain Engkau. (Hadits riwayat Bukhari).
Doa “Dzinnun (Nabi Yunus a.s.) ketiak berdoa dengannya sewaktu berada dalam perut ikan: “Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau sesungguhnya aku termasuk orangorang yang zalim.” Tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu kesulitan, melainkan Allah Ta’ala mengabulkan doanya. (Hadits riwayat Al-Hakiim dari Said).
Tinggalkan kabar yang tidak jelas, banyak bertanya dan penghamburan harta. (Hadits riwayat Thabarani).
Doa tidak ditolak antara adzan dan igamat. (Hadits riwayat Ahmad).
Doa orang yang dizalimi mustajab, walaupun ia seorang fajir (fasik). Kefasikannya adalah atas dirinya sendiri. (Hadits riwayat Ath-Thayalisi dari Abi Hurairah).
Biarkan aku selama aku membiarkan kalian, Sesungguhnya umat-umat sebelum kalian binasa karena banyak bertanya dan berselisih terhadap nabi-nabi mereka. Maka apabila aku melarang kalian melakukan sesuatu, jauhilah perbuatan itu dan apabila aku menyuruh kalian melakukan sesuatu, maka lakukanlah sesuai kemampuanmu. (Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim)).
Biarkan dunia bagi ahlinya. Barangsiapa mengambil dari kesenangan dunia lebih dari yang mencukupinya, ia pun telah mengambil kematiannya, sedangkan ia tidak merasa. (Hadits riwayat ibnu Laal).
Orang yang menunjukkan kebaikan adalah seperti pelakunya dan Allah suka menolong orang yang susah. (Hadits riwayat ibnu Abi Dunya).
Doa bermanfaat mencegah musibah yang menimpa dan yang belum menimpa, maka hendaklah kalian berdoa, wahai hamba-hamba Allah. (Hadits riwayat Al-Hakim dari ibnu Umar).
Dunia itu manis dan indah. Barangsiapa memperoleh harta di dunia dari jalan yang halal dan menafkahkannya di jalan yang benar, maka Allah memberinya pahala atasnya dan memasukkannya ke dalam surga-Nya. Dan barangsiapa memperoleh harta di dunia dari jalan yang tidak halal dan menafkahkannya di jalan yang tidak benar, maka Allah memasukkannya ke dalam negeri kehinaan. Bisa terjadi orang yang mengurusi harta Allah dan rasul-Nya akan masuk neraka pada hari kiamat. (Hadits riwayat Baihagi dari ibnu Umar).
Dunia adalah kesenangan yang sekarang, orang baik dan orang fasik makan darinya. Sedangkan akhirat adalah janji yang benar. Seorang raja yang adil (yakni Allah Ta’ala) memerintah di sana, Dia menetapkan yang hak dan membatalkan yang batil. Maka jadilah kalian anak-anak akhrat dan jangan menjadi anak-anak dunia, karena setiap ibu diikuti oleh anaknya. (Hadits riwayat Muslim).
Dunia adalah negeri orang yang tidak mempunyai negeri, harta bagi orang yang tidak mempunyai harta dan untuk dunia ini dikumpulkan apa saja oleh orang yang tidak berakal. (Hadits riwayat Ahmad dari Sayyidah Aisyah).
Dunia itu seluruhnya adalah kesenangan dan sebaikbaik kesenangan dunia adalah istri yang shalehah (baik). (Hadits riwayat Nasa’iy).
Dunia itu terkutuk dan terkutuk pula segala yang terdapat di dalamnya, kecuali dzikrullah (menyebut Allah) dan segala yang dicintai-Nya, dan seorang alim atau pelajar. (Hadits riwayat Thabarani dari ibnu Mas’ud). m
Dunia tidak nyaman bagi seorang mukmin. Bagaimana bisa nyaman, sedangkan dunia adalah penjara dan cobaannya ? Dan ja adalah surga orang kafir. (Hadits riwayat ibnu Laal dari Anas).
Diwan (catatan dosa) ada tiga macam, yaitu diwan yang Allah tidak mengampuni sesuatu darinya, diwan yang Allah tidak memperdulikannya dan diwan yang Allah tidak meninggalkan sesuatu darinya. Adapun diwan yang Allah tidak mengampuni sesuatu darinya ialah menyekutukan Allah. Adapun diwan yang Allah tidak memperdulikannya ialah kezaliman hamba terhadap dirinya mengenai hubungan antara dia dan Tuhannya seperti meninggalkan puasa sehari atau meninggalkan satu shalat, karena Allah Ta’ala mengampuni dosa itu jika Dia menghendaki dan memaafkannya. Adapun diwan yang Allah tidak meninggalkan sesuatu darinya ialah kezaliman di antara sesama hamba yang wajib dikenakan gisas. (Hadits riwayat Ahmad dari Sayyidah Aisyah).
Agama itu mudah dan tidaklah seseorang memberatkan agama, melainkan ia tidak sanggup mengamalkannya. (Hadits riwayat Abu Hurairah).
Dinar ditukar dengan dinar, dirham dengan dirham, satu sha” gandum dengan satu sha’ gandum, satu sha” sya’ir dengan satu sha” sya’ir, satu sha’ garam dengan satu sha’ garam, tiada kelebihan antara sesuatu dari itu. (Hadits riwayat Abu Usaid As-Sa’idi).
One Comment