Hadits

Terjemahan Kitab Muhktarul Ahadits

  1. Sesungguhnya setiap nabi mempunyai doa yang telah diucapkannya mengenai umatnya dan dikabulkan baginya, sedangkan aku menyembunyikan doaku berupa syafa’at bagi umatku pada hari kiamat. (Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim) dari Anas).
  1. Sesungguhnya kunci-kunci pembuka rezeki menghadap ke arah Arsy, kemudian Allah Ta’ala menurunkan rezeki kepada manusia sesuai dengan kadar nafkah mereka. Barangsiapa yang banyak nafkahnya, ia pun diberi rezeki yang banyak. Dan siapa yang sedikit nafkahnya, ia pun diberi rezeki sedikit. (Hadits riwayat Daraguthni dari Anas).
  1. Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus oleh shalat, puasa, haji dan umrah, tetapi bisa dihapus oleh kesusahan dalam mencari penghidupan. (Hadits riwayat ibnu Asakir).
  1. Sesungguhnya termasuk tanda-tanda kiamat ialah ilmu diangkat, muncul kebodohan, zina tersebar, banyak khamar diminum, kaum lelaki habis dan tersisa kaum wanita hingga ada satu orang lelaki untuk lima puluh perempuan. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas).
  1. Sesungguhnya yang masuk surga adalah orang yang mengharapkannya dan yang dijauhkan dari api neraka ialah orang yang takut kepadanya dan sesungguhnya Allah Ta’ala menyayangi orang yang menyayangi sesamanya. (Hadits riwayat Baihagi dari ibnu Umar).
  1. Sesungguhnya orang yang memakai baju sutera di dunia adalah orang yang tidak mendapat bagian di akhirat. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari ibnu Umar).
  1. Apabila terdapat kesialan pada sesuatu, maka kesialan itu adalah pada rumah, perempuan dan kuda. (Maksudnya bila terdapat hal-hal yang menimbulkan kesialan itu: pen.). (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
  1. Jika kalian ingin dicintai oleh Allah Ta’ala dan rasulNya, maka tunaikan amanat yang dipercayakan kepadamu dan berkatalah benar jika kamu berbicara dan bergaullah secara baik dengan tetanggamu. (Hadits riwayat Thabarani).
  1. Jika kalian sanggup memperbanyak istighfar, maka lakukanlah, Karena tiada sesuatu yang lebih berhasil di Sisi Allay Ta’ala dan lebih disukai-Nya daripada istighfar. (Hadits riwayat Al-Hakiim).
  1. Jika kalian mau, aku beritahukan kepada kalian apa perkataan pertama yang dikatakan Allah Ta’ala kepada kaum mukminin pada hari kiamat dan apa perkataan pertama yang mereka katakan kepadanya: Sesungguhnya Allah Ta’ala berkata kepada kaum mukminin: Apakah kalian suka berjumpa dengan-Ku? Mereka menjawab: Ya, wahai Tuhan kami. Maka Allah berkata: Mengapa?

Mereka menjawab: Kami mengharapkan maaf dan ampunan-Mu. Maka Allah berkata: Aku telah mewajibkan bagimu maaf dan ampunan-Ku. (Hadits riwayat Thabarani dari Mu’adz).

  1. Sesungguhnya pembicaraan yang paling baik adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad dan seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan dan sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian pasti akan datang dan kalian sekali-kali tidak akan sanggup menolaknya. (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Sesungguhnya Allah Ta’ala mewajibkan berbuat baik terhadap segala sesuatu. Apabila kalian membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik. Dan apabila kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik dan hendaklah seseorang dari kamu menajamkan pisaunya dan menenangkan sembelihannya. (Hadits riwayat Muslim).
  1. Sesungguhnya termasuk dosa terbesar adalah bilamana orang lelaki melaknat kedua orang tuanya. Ada yang berkata: Ya rasulallah bagaimana orang lelaki melaknat kedua orang tuanya? Beliau menjawab: Orang itu memaki bapak orang lain, lalu ia memaki bapaknya dan memaki ibunya. (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Sesungguhnya seburuk-buruk manusia kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah siapa yang ditinggalkan orangorang untuk menghindari perkataannya yang keji. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah).
  1. Sesungguhnya Allah Ta’ala adalah yang memberi kesejahteraan. Maka apabila seseorang dari kamu duduk dalam shalat, hendaklah ia katakan: “Segala penghormatan dan shalat dan hal-hal yang baik itu untuk Allah. Salam (kesejahteraan) semoga selalu dilimpahkan kepadamu wahai nabi dan rahmat Allah serta barokah-Nya. Salam semoga selalu dilimpahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang shaleh. Sesungguhnya apabila kalian mengucapkan perkataan itu, maka akan mengenai setiap hamba Allah yang shaleh di langit dan bumi. (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya). Kemudian ia boleh memilih permintaan apa saja yang diinginkannya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari ibnu Mas’ud).
  1. Sesungguhnya rahim mengeluh kepada Ar-Rahman. Maka Allah Ta’ala berkata: Siapa yang menyambungmu, Aku menyambungnya. Dan siapa yang memutusmu, Aku pun memutusnya. (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana, karena kematian seseorang maupun kehidupannya, tetapi Allah memperingatkan hamba-hamba-Nya dengan kedua tanda itu. Apabila kalian melihat itu, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah dan shalatlah serta bersedekahlah hingga lenyap gerhana yang menimpa kalian. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah).
  1. Sesungguhnya kebenaran itu menuntun kepada kebajikan dan kebajikan menuntun ke surga. Ada orang yang selalu berkata benar hingga ditulis sebagai Shiddig di sisi Allah. Dan perkataan dusta menuntun kepada kefasikan, dan kefasikan menuntun ke neraka. Ada orang yang suka berdusta hingga ditulis di sisi Allah sebagai pendusta. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari ibnu Mas’ud).
  1. Sesungguhnya ketaatan itu dalam perbuatan baik. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
  1. Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan pada hari kiamat sebagai orang-orang fasik, kecuali siapa yang takut kepada Allah dan berbuat kebajikan dan berkata benar. (Hadits riwayat Tirmidzi).
  1. Sesungguhnya sumpah itu membuat laris barang dagangan, tetapi menghilangkan keberkahan penghasilan. (Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim)).
  1. Sesungguhnya termasuk kebaikan yang paling baik jalah bila seseorang menyambung hubungan dengan orang yang dicintai bapaknya setelah bapaknya meninggal. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Mughirah).
  1. Sesungguhnya dusta terhadapku bukan seperti dusta terhadap seseorang. Barangsiapa yang berdusta terhadapku dengan sengaja, biarlah ia menduduki tempatnya di neraka. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Mughirah).
  1. Sesungguhnya keindahan bahasa itu bisa mempesona akal dan sesungguhnya syair itu ada yang mengandung hikmah. (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah ada yang andaikata dia bersumpah, niscaya Allah memenuhi sumpahnya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
  1. Sesungguhnya yang dipahami manusia dari perkataan kenabian pertama ialah: “Apabila engkau tidak merasa malu, lakukanlah apa saja yang engkau inginkan.” (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Sesungguhnya api ini adalah musuh bagi kalian, maka apabila kalian tidur, padamkanlah api itu dari kalian. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Musa).
  1. Sesungguhnya Allah Ta’ala dan rasul-Nya mengharamkan penjualan khamar, bangkai, babi dan patung. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
  1. Sesungguhnya termasuk akhlak orang mukmin ialah kekuatan dalam agama dan ketegasan dalam kelembutan, iman dalam keyakinan, kemauan besar dalam ilmu, kasih sayang dalam cinta, kecerdasan dalam ilmu, tidak berlebihan dalam kekayaan, berhias dalam kemiskinan, menahan diri dari ketamakan, mencari penghasilan yang halal, berbuat kebajikan dalam istigamah, giat dalam kebenaran, mencegah diri dari hawa nafsu, menyayangi orang lemah. Sesungguhnya orang mukmin di antara hamba-hamba Allah tidak menzalimi orang yang membencinya dan tidak berbuat dosa terhadap orang yang mencintainya dan tidak menyia-nyiakan apa yang dititipkan padanya, tidak mendengki, tidak suka mencela dan tidak suka melaknat, mengakui kebenaran, meskipun tidak ada yang menyaksikannya dan tidak saling memanggil dengan julukan yang buruk, khusyu’ dalam shalat, cepat memunaikan zakat, tenang dalam kesulitan, bersyukur dalam kesejahteraan. Ia merasa puas dengan apa yang dimilikinya, tidak mengaku apa yang tidak ada padanya, tidak berlebihan ketika marah, sifat kikir tidak bisa mengalahkannya untuk berbuat kebaikan yang diinginkannya. Ia bergaul dengan orang banyak supaya dia tahu, ia berbicara dengan mereka supaya paham dan jika dizalimi dan dianiaya, ia pun bersabar hingga Ar-Rahman (Tuhan yang Maha Pengasih) menjadi pembelanya. (Hadits riwayat Al-Hakiim dari Al-Jundub).
  1. Sesungguhnya bagi Allah Ta’ala apa yang diambil-Nya dan bagi-Nya apa yang diberikan-Nya dan segala sesuatu di sisiNya dengan masa tertentu. (Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim) dari Usamah bin Zaid).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker