Hadits

Terjemahan Kitab Muhktarul Ahadits

HURUF BAA’

  1. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad bin Abdillah dan rasul-Nya kepada Heraclius pembesar Romawi. Salam atas siapa yang mengikuti petunjuk.

Amma ba’du, aku menyeru kepadamu dengan seruan Islam. Masuklah ke dalam Islam, niscaya engkau selamat dan Allah akan memberimu pahalamu dua kali. Jika engkau menolak, maka engkau menanggung dosa Arisiyyin (yakni rakyatnya).

Katakanlah: “Hai Ahlil kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu apa pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling, maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” Ali-Imran: 64. (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abi Sufyan).

  1. Bai’atlah aku untuk tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun dan janganlah kalian mencuri, jangan berzina dan jangan membunuh anak-anakmu, janganlah kamu melakukan dusta yang kamu ada-adakan di antara tangan-tanganmu dan kakikakimu, janganlah mendurhaka mengenai kebaikan. Barangsiapa menepati di antara kalian, maka pahalanya ditanggung oleh Allah. Dan siapa yang berbuat suatu dari larangan itu, lalu ia dihukum dengannya di dunia, maka hukuman itu merupakan tebusan baginya dan menyucikannya. Dan siapa yang berbuat sesuatu dari larangan itu, kemudian Allah menutupinya, maka keputusannya terserah kepada Allah. Jika Dia menghendaki, Dia memaafkannya dan jika Dia menghendaki, Dia menghukumnya. (Hadits riwayat Ubadah bin Shamit).
  1. Dua macam dosa disegerakan hukumannya di dunia, yaitu kezaliman dan durhaka kepada kedua orang tua. (Hadits riwayat Al-Hakiim).
  1. Keluarlah di awal pagi untuk mencari rezeki dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan, karena keluar di waktu pagi itu menimbulkan keberkahan dan keberhasilan. (Hadits riwayat ibnu Adiy dari Aisyah).
  1. Aku diutus dengan membawa kata-kata ringkas yang bermakna luas dan aku ditolong dengan menimbulkan ketakutan (pada musuh). Ketika aku sedang tidur, aku diberi kunci-kunci pembuka perbendaharaan bumi, lalu diletakkan di tanganku. (Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim) dari Abi Hurairah).
  1. Di saat seekor anjing mengelilingi sebuah sumur dan hampir mati kehausan, tiba-tiba seorang pelacur bani Israel melihatnya dan mencabut sepatu khufnya lalu mengambil air baginya dan memberi minum anjing itu, maka Allah mengampuninya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah).
  1. Dinginkan makananmu, niscaya kamu diberkati dalam makananmu. (Hadits riwayat ibnu Adiy).
  1. Berbaktilah kepada bapak-bapakmu, maka anakanakmu akan berbakti kepadamu. Janganlah kamu mengganggu para wanita, niscaya wanita-wanitamu akan terpelihara. Dan siapa yang dimintai maaf, tetapi tidak memberinya, ia tidak akan mendatangi telagaku. (Hadits riwayat Al-Hakiim dari Jabir).
  1. Islam didirikan di atas lima perkara: yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah rasul (utusan) Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, pergi haji ke Baitullah (Ka’bah) dan berpuasa di bulan Ramadhan. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari ibnu Umar).
  1. Di saat seorang lelaki sedang berjalan di jalan, ia menemukan ranting berduri di jalan itu, lalu menyingkirkannya. Maka Allah bersyukur kepadanya dan mengampuninya. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari ibnu Umar).
  1. Di antara hamba dan surga ada tujuh hambatan, yang paling ringan adalah kematian dan paling sulit adalah berdiri di hadapan Allah Ta’ala, apabila orang-orang dizalimi menuntut orang-orang yang zalim. (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Di saat seorang lelaki berjalan di jalan, ia merasa sangat haus. Kemudian ia menemukan sebuah sumur, lalu turun di situ dan minum darinya, kemudian keluar. Tiba-tiba muncul seekor anjing menjulurkan lidahnya memakan tanah karena haus. Orang itu berkata: Anjing ini merasa haus seperti yang aku rasakan. Kemudian ia turun di dalam sumur, lalu mengisi sepatunya dengan air, kemudian menahannya dengan mulutnya, kemudian naik dan memberi minum anjing itu. Maka Allah bersyukur kepadanya dan mengampuninya. Kemudian Nabi SAW ditanya. Beliau menjawab: Dalam setiap makhluk bernyawa terdapat pahala. (Hadits riwayat Muslim).
  1. Di saat aku sedang berbaring di Al-Hathim tiba-tiba datang seseorang, lalu membelah antara bagian ini hingga bagian ini dan mengeluarkan hatiku. Kemudian didatangkan sebuah bejana dari emas yang penuh dengan iman. Kemudian hatiku dicuci dengan air zam-zam, kemudian dikembalikan lagi seperti semula. Kemudian didatangkan seekor hewan yang bentuknya di bawah bagai dan di atas keledai berwarna putih yang dinamai Burag. Ia meletakkan kakinya sejauh penglihatannya. Kemudian aku diangkut di atasnya. Jibril pergi membawaku hingga ia mendatangi langit terdekat dan minta dibukakan. Dikatakan kepadanya: Siapa ini? Jibril menjawab: Jibril. Dikatakan kepadanya: Siapa yang bersamamu? Jibril menjawab: Muhammad. Dikatakan kepadanya: Apakah ia sudah diangkat menjadi nabi? Jibril menjawab: Ya. Dikatakan kepadanya: Sebaik-baik pendatang telah datang. Maka dibukalah pintu baginya. Ketika aku sudah masuk. Ternyata di situ ada Adam. Jibril berkata: Ini bapakmu Adam, berilah salam kepadanya. Maka aku memberi salam kepadanya dan ia menjawab salamku. Kemudian ia berkata: Selamat datang nabi yang shaleh dan putra yang shaleh. Kemudian Jibril menaikkan aku hingga tiba di langit kedua, lalu minta dibukakan. Dikatakan kepadanya: Siapa ini? Jibril menjawab: Jibril. Dikatakan kepadanya: Siapa yang bersamamu? Jibril menjawab: Muhammad. Dikatakan kepadanya: Apakah ia sudah diangkat menjadi nabi? Jibril menjawab: Ya. Dikatakan kepadanya: Selamat datang baginya. Sebaik-baik pendatang telah datang. Kemudian dibukakan pintu. Ketika aku masuk, ternyata di situ ada Yahya dan Isa. Keduanya adalah putra bibi (sepupu). Jibril berkata: Ini Yahya dan Isa. Berilah salam kepada keduanya. Maka aku memberi salam dan keduanya menjawab salamku. Keduanya berkata: Selamat datang saudara yang shaleh dan nabi yang shaleh. Kemudian Jibril menaikkan aku ke langit ketiga, lalu minta dibukakan pintu. Dikatakan kepadanya: Siapa ini? Jibril menjawab: Jibril. Dikatakan kepadanya: Siapa yang bersamamu? Jibril menjawab: Muhammad. Dikatakan kepadanya: Apakah ia sudah diangkat menjadi nabi? Jibril menjawab: Ya. Dikatakan kepadanya: Selamat datang baginya. Sebaik-baik pendatang telah datang. Kemudian dibukakan pintu. Ketika aku masuk, ternyata ada Yusuf di situ. Jibril berkata: Ini Yusuf. Berilah salam kepadanya. Maka aku memberi salam kepadanya dan ia menjawab salamku. Kemudian Yusuf berkata: Selamat datang saudara yang shaleh dan nabi yang shaleh. Kemudian Jibril menaikkan aku hingga tiba di langit keempat, lalu minta dibukakan pintu. Dikatakan kepadanya: Siapa ini? Jibril menjawab: Jibril. Dikatakan kepadanya: Siapa yang bersamamu? Jibril menjawab: Muhammad. Dikatakan kepadanya: Apakah ia sudah diangkat menjadi nabi? Jibril menjawab: Ya. Dikatakan kepadanya: Selamat datang baginya. Sebaik-baik pendatang telah datang, lalu pintu dibuka. Ketika aku masuk, ternyata di situ ada Idris. Jibril berkata: Ini Idris, berilah salam kepadanya. Maka aku memberi salam kepadanya dan ia menjawab salamku. Kemudian Idris berkata: Selamat datang saudara yang shaleh dan nabi yang shaleh. Kemudian Jibril menaikkan aku ke langit kelima, lalu minta dibukakan pintu. Dikatakan kepadanya: Siapa ini? Jibril menjawab: Jibril. Dikatakan kepadanya: Siapa yang bersamamu? Jibril menjawab: Muhammad. Dikatakan kepadanya: Apakah ia sudah diangkat menjadi nabi? Jibril menjawab: Ya. Dikatakan kepadanya: Selamat datang baginya. Sebaik-baik pendatang telah datang. Ketika aku masuk ternyata di situ ada Harun. Jibril berkata: Ini Harun. Berilah salam kepadanya. Maka aku memberi salam kepadanya dan ia menjawab salamku, Kemudian Harun berkata: Selamat datang saudara yang shaleh dan nabi yang shaleh. Kemudian Jibril menaikkan aku ke langit keenam, lalu minta dibukakan pintu. Dikatakan kepadanya: Siapa ini? Jibril menjawab: Jibril. Dikatakan kepadanya: Siapa yang bersamamu? Jibril menjawab: Muhammad. Dikatakan kepadanya: Apakah ia sudah diangkat menjadi nabi? Jibril menjawab: Ya. Dikatakan kepadanya: Selamat datang baginya. Sebaik-baik pendatang telah datang. Ketika aku masuk ternyata di situ ada Musa. Jibril berkata: Ini Musa. Berilah salam kepadanya. Maka aku memberi salam kepadanya dan ia menjawab salamku. Kemudian Musa berkata: Selamat datang saudara yang shaleh dan nabi yang shaleh. Ketika aku pergi, ia menangis. Dikatakan kepadanya: Apa sebabnya engkau menangis? Musa menjawab: Aku menangis, karena ada anak muda yang diutus sesudah aku dan umatnya lebih banyak masuk surga daripada umatku. Kemudian Jibril menaikkan aku ke langit ketujuh, Jalu minta dibukakan pintu. Dikatakan kepadanya: Siapa ini? Jibril menjawab: Jibril. Dikatakan kepadanya: Siapa yang bersamamu? Jibril menjawab: Muhammad. Dikatakan kepadanya: Apakah ia sudah diangkat menjadi nabi? Jibril menjawab: Ya. Dikatakan kepadanya: Selamat datang baginya. Sebaik-baik pendatang telah datang. Ketika aku masuk ternyata di situ ada Ibrahim. Jibril berkata: Ini bapakmu Ibrahim. Berilah salam kepadanya. Maka aku memberi salam kepadanya dan ia menjawab salamku. Ibrahim berkata: Selamat datang putra yang shaleh dan nabi yang shaleh. Kemudian ditunjukkan bagiku Sidratul Muntaha. Buahnya seperti gentong Hajar dan daunnya seperti telinga gajah. Jibril berkata: Ini Sidratul Muntaha. Ternyata ada empat sungai, dua sungai batin dan dua sungai lahir. Aku katakan: Apa maksudnya dua sungai batin ini, hai Jibril? Jibril menjawab: Adapun dua sungai batin adalah dua sungai di surga, sedangkan dua sungai lahir adalah Nil dan Furat. Kemudian ditunjukkan kepadaku Al-Baitul ma’ mur. Maka aku berkata: Hai Jibril, apakah ini? Jibril menjawab: Ini adalah Al-Baitul ma’mur. Setiap hari tujuh puluh ribu malaikat memasukinya. Apabila mereka keluar dari situ, mereka tidak kembali kepadanya. Kemudian didatangkan kepadaku wadah berisi khamar, wadah berisi susu dan wadah berisi madu. Maka aku mengambil wadah berisi susu. Jibril berkata: Itulah fitrah yang engkau dan umatmu menjalaninya. Kemudian diwajibkan atasku lima puluh shalat setiap hari. Maka aku kembali dan melewati Musa. la berkata: Apa yang diperintahkan kepadamu? Aku menjawab: Aku diperintah mengerjakan shalat 50 shalat setiap hari. Musa berkata: Sesungguhnya umatmu tidak mampu mengerjakan 50 shalat setiap hari. Demi Allah, sungguh aku telah mencoba orangorang sebelum engkau dan aku memperlakukan bani Israel dengan sekeras-kerasnya. Maka kembalilah kepada Tuhanmu dan mintalah keringanan bagi umatmu. Kemudian aku kembali kepada Musa dan Allah mengurangi dariku sepuluh shalat. Kemudian aku kembali kepada Musa dan ia mengatakan seperti itu. Maka aku kembali dan Allah mengurangi dariku sepuluh shalat. Kemudian aku kembali kepada Musa dan ia mengatakan seperti itu. Maka aku kembali dan Allah mengurangi dariku sepuluh shalat, Kemudian aku kembali kepada Musa dan ia mengatakan seperti itu. Maka aku kembali dan Allah mengurangi dariku sepuluh shalat sehingga aku diperintah mengerjakan sepuluh shalat setiap hari. Maka Musa mengatakan seperti itu. Kemudian aku kembali dan aku diperintah mengerjakan lima shalat setiap hari. Aku kembali kepada Musa. Ia berkata: Apa yang diperintahkan kepadamu? Aku menjawab: Aku diperintah mengerjakan lima shalat setiap hari. Musa berkata: Sesungguhnya umatmu tidak mampu mengerjakan lima shalat setiap hari. Aku telah mencoba orang-orang sebelum engkau dan memperlakukan bani Israel dengan sekeras-kerasnya. Kembalilah kepada Tuhanmu dan mintalah peringanan kepada-Nya bagi umatmu. Aku katakan: Aku telah memohon kepada Tuhanku hingga aku merasa malu kepada-Nya. Akan tetapi aku rela dan menerima. Ketika aku lewat, seorang juru bicara berseru: Aku telah menetapkan kewajiban-Ku dan Aku ringankan dari hamba-hambaKu.

(Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Malik bin Sha’sha’ah).

  1. Penjual dan pembeli boleh memilih sebelum keduanya berpisah. Jika keduanya berkata benar dan menjelaskan, diberkatilah keduanya dalam jual belinya. Jika keduanya menyembunyikan dan berdusta, dihilangkanlah keberkahan jual belinya. (Hadits riwayat Bukhari).
  1. Seburuk-buruk makanan adalah makanan walimah, orang-orang kaya diundang kepadanya dan orang-orang miskin ditinggalkan dan siapa yang meninggalkan undangan itu, ia pun telah mendurhakai Allah dan rasul-Nya. (Hadits riwayat Syaikhain (Bukhari dan Muslim)).
  1. Kebajikan itu adalah akhlak yang baik dan dosa adalah sesuatu yang meresahkan di dalam dadamu dan engkau tidak suka orang-orang mengetahuinya. (Hadits riwayat Muslim).
  1. Orang yang pelit ialah orang yang ketika aku disebut di dekatnya dia tidak bershalawat untukku. (Hadits riwayat Ahmad).
  1. Kebajikan itu tidak akan usang dan dosa tidak bisa dilupakan dan Tuhan yang Maha Membalas tidak bisa mati. Kerjakanlah apa saja yang engkau inginkan, maka engkau akan dibalas sesuai dengan amalmu. (Hadits riwayat Baihagi).
  1. Bencana itu bergantung pada ucapan. Andaikata seorang laki-laki menjelekkan seorang lelaki lainnya karena orang itu menyusu pada seekor anjing betina, niscaya ia sendiri akan menyusu padanya. (Hadits riwayat Al-Khathib dari ibnu Mas’ud).
  1. Negeri-negeri itu adalah negeri-negeri Allah dan hamba-hamba itu adalah hamba Allah. Maka di mana pun kamu berada, tinggallah di situ. (Hadits riwayat Ahmad dari Az-Zubair).
  1. Bukti harus diajukan oleh pendakwa dan sumpah diucapkan oleh orang yang mengingkari. (Hadits riwayat jama’ah).
  1. Keberkahan terdapat pada jambul-jambul kuda. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas).
  1. Meludah dalam masjid itu dosa dan tebusannya adalah memendam ludah itu. (Hadits riwayat Syaikhain).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker