6. KISAH SEORANG LAKI-LAKI YANG JUJUR
Rasulullah saw. bercerita tentang seorang laki-laki dari Bani Israel yang minta dipinjami 1000 dinar oleh seorang yang lain dari Bani Israel juga. Orang itu berkata: “Berilah aku saksisaksi, agar mereka menyaksikannya.” Orang itu berkata: “Cukuplah Allah menjadi saksi.” Pemilik uang itu berkata: “Berilah aku penjamin.” Orang itu berkata: “Cukup Allah sebagai penjamin.” Pemilik uang itu berkata: “Engkau benar”. Kemudian dia menyerahkan uang tersebut kepadanya hingga waktu tertentu, lalu peminjam itu berlayar dan menyelesaikan keperluannya. Setelah itu, dia mencari kapal untuk dinaikinya menuju pemilik uang, guna melunasi hutangnya dalam waktu yang telah ditentukan.
Namun, dia tidak mendapatkan kapal. Maka, dia pun mengambil sepotong kayu dan melubanginya, kemudian memasukkan uang 1000 dinar dan selembar surat kepada temannya. Lalu dia mengatur letaknya dan membawa kayu . itu ke laut seraya berkata: :
“Wahai Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa aku meminjam uang 1000 dinar dari si Fulan, oleh karena itu, aku mohon penjamin. Maka aku berkata: “Cukuplah Allah sebagai penjamin.’ Dia pun setuju dengan-Mu. Dia minta saksi dariku, lalu aku katakan: “Cukup Allah sebagai saksi.” Maka dia pun setuju dengan-Mu. Aku telah berusaha mendapatkan sebuah kapal untuk mengirimkan uang miliknya. Namun, aku tidak mampu. Sekarang aku titipkan uang itu kepada-Mu.” Kemudian dia melemparkannya ke laut hingga terapung-apung di atasnya. Kemudian orang itu pergi, sementara dia mencari sebuah kapal untuk berlayar menuju negerinya.
Orang yang meminjami uang keluar ke tepi laut untuk melihat, barangkali ada sebuah kapal datang membawa uangnya. Tiba-tiba, datanglah sepotong kayu yang di dalamnya berisi uang. Maka, dia pun mengambilnya sebagai kayu bakar buat keluarganya. Ketika dia menggergajinya, ia menemukan uang dan surat.
Tidak lama, datang orang yang meminjam uang darinya. Dia membawa 1000 dinar. Orang itu berkata: “Demi Allah, aku tetap berusaha mencari sebuah kapal untuk membawa uang kepadamu. Namun aku tidak menemukan kapal sebelum waktu keberangkatanku kemari.” Pemilik uang itu berkata: “Apakah kamu telah mengirimkan sesuatu kepadaku?” Peminjam uang itu berkata: “Kuberitahukan kepadamu, bahwa aku tidak menemukan kapal sebelum waktu keberangkatanku kemari.” Pemilik uang itu berkata: “Sesungguhnya Allah telah menyampaikan uangmu yang kamu kirimkan di dalam sepotong kayu. Pergilah dengan uang 1000 dinar itu dengan benar.” (H.R. Bukhari).





One Comment