Penutup Umur Ini
Ketahuilah bahwa manusia akan berkumpul di alam Barzah di masa antara dua tiupan sangkakala karena di waktu itu tak ada makhluk yang tersisa kecuali yang tidak mati saat itu, Allah berfirman : “Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa dikehendaki yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang Allah.” (Qs. Az Zumar : 68)
Ini tiupan yang pertama yang mengakibatkan kematian seluruh makhluk yang hidup dan tiada yang tersisa kecuali Allah Yang Maha Hidup lagi Maha berdiri sendiri yang tidak akan mati, inilah kiamat yang pertama, selanjutnya akan terjadi kiamat (tiupan) kedua yang mengakibatkan seluruh makhluk yang mati menjadi hidup kembali atas izin Allah, itulah firman Allah : “Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing masing).” (Qs. Az Zumar : 68)
Masa di antara kedua tiupan ini adalah empat puluh tahun. Adapun yang diperkecualikan oleh Allah dan firman-Nya : “Kecuali siapa yang dikehendaki Allah.” (Qs. An Naml : 87)
Para ulama ahli tafsir berbeda pendapat mengenai mereka, ada yang mengatakan : “Mereka adalah para malaikat.” Ada yang mengatakan : “Para nabi.” Ada yang mengatakan : “Para syuhada’.” Pendapat inilah yang paling dipercaya tetapi ada juga yang berpendapat lain. Nabi saw bersabda : “Kelak Dajjal akan muncul di tengah-tengah umatku selama empat puluh,” si perawi mengatakan : “Aku tidak tahu persis apakah empat puluh hari atau empat puluh bulan atau empat puluh tahun,” kemudian Allah akan mengutus Isa bin Maryam as, ia mirip Urwah bin Mas’ud Ats Tsaqafi ra, beliau akan mencarinya dan membunuhnya.”
Kemudian manusia akan tinggal selama tujuh tahun tanpa ada permusuhan antara satu dengan lainnya.
Lalu Allah akan mengirim angin dingin dari arah Syam, hingga tiada seorangpun di muka bumi yang ada dalam hatinya kebaikan meski sebesar atom, atau keimanan, melainkan angin itu akan mencabut nyawanya, hingga seandainya seorang dari kalian masuk ke dalam lubang gunung ia akan menghampirinya dan mencabut nyawanya, lalu yang tersisa hanyalah orang-orang jahat bagaikan ringannya seekor burung dan buaian binatang buas, mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemunkaran, lalu datanglah setan kepada mereka dalam jelmaan manusia, ia berkata : “Apa kalian tidak mau mengikuti seruanku?” Mereka bertanya : “Lalu apa yang engkau perintahkan pada kami?” Ia menyuruh mereka menyembah berhala dan di saat itu kehidupan mereka di puncak kenikmatan duniawi.
Kemudian ditiuplah sangkakala, maka setiap yang mendengarnya saling berjatuhan satu sama lain, yang pertama kali mendengarnya adalah seseorang yang sedang membetulkan tempat minum air untanya lalu orang-orang pun pada berjatuhan, kemudian Allah mengirim (menurunkan) hujan bagaikan tetesan air sehingga dari tetesan itu tumbuhlah jasad-jasad manusia.
Selanjutnya ditiup kembali sangkakala dan merekapun berdiri sambil melihat, lalu diserukan : “Wahai manusia, segeralah menghadap Tuhan kalian. Tahanlah mereka, sesungguhnya mereka akan ditanyai.”
Kemudian dikatakan : “Keluarkanlah dari mereka yang akan menjadi penghuni neraka,” ditanyakan : “Dari masing masing golongan berapa?” Dijawab : “Dari setiap seribu orang keluarkanlah sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang,” itulah hari yang menyebabkan anak kecil beruban dan itulah hari ditampakkannya betis-betis.
Nabi saw bersabda : “Tidak akan terjadi hari kiamat pada orang yang mengucapkan : “Tiada Tuhan selain Allah.”
Disebutkan dalam hadits lain : “Hingga yang tersisa orang-orang jahat yang berbuat kekacauan di muka bumi seperti kacaunya keledai, hari kiamat akan menimpa mereka.”
Nabi saw bersabda : “Kelak di hari kiamat Allah akan menggegam bumi dan melipat langit dengan tangan kanan-Nya lalu la berkata : “Akulah raja, mana raja-raja dunia?!”
Nabi saw bersabda : “Kelak hari kiamat Allah akan melipat langit langit dan mengambilnya dengan tangan kanan lalu la berkata : “Akulah raja, manakah orang-orang yang kejam? Manakah orang-orang sombong? Lalu Ia melipat bumi dengan tangan kiri dan berkata : “Akulah raja, manakah orang-orang yang kejam? Manakah orang-orang yang sombong?”
Nabi saw bersabda : “Islam akan usang seperti usangnya sebuah baju hingga tidak diketahui apa itu puasa, shalat, ibadah dan sedekah, lalu kitabullah ta’ala akan diangkat dalam semalam hingga tiada tersisa satu ayatpun di muka bumi ini dan yang tersisa segolongan orang saja di antara mereka ada laki-laki dan perempuan tua yang mengatakan : “Kami dapati ayah-ayah kami mengikuti kalimat ini laa ilaaha illallah, dan sekarang kami hanya bisa mengucapkannya.”
Nabi saw bersabda : “Sesungguhnya kalian tidak akan menyaksikan hari kiamat hingga sebelumnya kalian melihat sepuluh tanda-tandanya, pertama matahari terbit dari barat, kemudian munculnya asap, Dajjal, munculnya Dabbah (binatang besar), kemudian tiga kali gerhana, gerhana di ufuk barat, gerhana di ufuk timur dan gerhana di Jazirah Arab, munculnya Isa, munculnya Ya’juj dan Ma’juj, dan yang terakhir timbullah pancaran api dari Yaman dari lembah Aden.”
Ketahuilah bahwa waktu datangnya hari kiamat merupakan perkara yang hanya diketahui oleh Allah swt, tak seorangpun yang mengetahuinya kecuali Dia, sebagaimana firman Allah : “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku, tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.” (Qs. Al A’raaf : 187)
Allah berfirman : “Dan di sisi-Nya-lah pengetahuan tentang hari kiamat.” (Qs. Az-Zukruf : 85)
Pengetahuan makhluk ini hanya terkait pada tanda tandanya yang menunjukkan kiamat telah mendekat, tanda-tandanya banyak sekali seperti yang disebutkan oleh riwayat-riwayat hadits yang shahih, bahkan sudah banyak yang nampak darinya dan hanya tersisa yang akan muncul tanda-tanda yang umum seperti matahari terbit dari ufuk barat, munculnya Dajjal terla’nat, binatang-bintanang bumi, turunnya Isa as dan hal-hal semisalnya.









One Comment